alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Berharap Jalur Sepeda Ditambah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bersepeda atau gowes seakan menjadi tren baru dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi jelang akhir pekan. Mereka yang berolahraga dengan mengayuh sepeda ini kerap ditemui di sejumlah lokasi.

Menjamurnya peminat dan penghobi sepeda tentu dapat memberikan dampak positif. Namun, masih ada problem akut yang belum terselesaikan. Mulai dari keterbatasan jalur khusus sepeda hingga aturan yang digunakan. “Peminat semakin tinggi, jalur itu bisa semakin ditambah,” ucap Buang Susanto, pengamat yang juga sekaligus kolektor 23 jenis sepeda di Jember.

Buang mengungkapkan, jalur sepeda di Jember saat ini memang terbilang baru. Bahkan, di tingkat Jawa Timur, hanya tiga kota dan kabupaten yang punya. Yakni Surabaya, Kota Blitar, dan Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, pria yang juga pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Cabang Jember itu menilai, tingginya peminat sepeda saat ini kurang diimbangi dengan perlakuan khusus untuk pesepeda. Seperti keberadaan jalur sepeda misalnya. “Jalur sepeda sekitar kota itu banyak dipakai motor mobil. Eman,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bersepeda atau gowes seakan menjadi tren baru dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi jelang akhir pekan. Mereka yang berolahraga dengan mengayuh sepeda ini kerap ditemui di sejumlah lokasi.

Menjamurnya peminat dan penghobi sepeda tentu dapat memberikan dampak positif. Namun, masih ada problem akut yang belum terselesaikan. Mulai dari keterbatasan jalur khusus sepeda hingga aturan yang digunakan. “Peminat semakin tinggi, jalur itu bisa semakin ditambah,” ucap Buang Susanto, pengamat yang juga sekaligus kolektor 23 jenis sepeda di Jember.

Buang mengungkapkan, jalur sepeda di Jember saat ini memang terbilang baru. Bahkan, di tingkat Jawa Timur, hanya tiga kota dan kabupaten yang punya. Yakni Surabaya, Kota Blitar, dan Jember.

Namun, pria yang juga pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Cabang Jember itu menilai, tingginya peminat sepeda saat ini kurang diimbangi dengan perlakuan khusus untuk pesepeda. Seperti keberadaan jalur sepeda misalnya. “Jalur sepeda sekitar kota itu banyak dipakai motor mobil. Eman,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bersepeda atau gowes seakan menjadi tren baru dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi jelang akhir pekan. Mereka yang berolahraga dengan mengayuh sepeda ini kerap ditemui di sejumlah lokasi.

Menjamurnya peminat dan penghobi sepeda tentu dapat memberikan dampak positif. Namun, masih ada problem akut yang belum terselesaikan. Mulai dari keterbatasan jalur khusus sepeda hingga aturan yang digunakan. “Peminat semakin tinggi, jalur itu bisa semakin ditambah,” ucap Buang Susanto, pengamat yang juga sekaligus kolektor 23 jenis sepeda di Jember.

Buang mengungkapkan, jalur sepeda di Jember saat ini memang terbilang baru. Bahkan, di tingkat Jawa Timur, hanya tiga kota dan kabupaten yang punya. Yakni Surabaya, Kota Blitar, dan Jember.

Namun, pria yang juga pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Cabang Jember itu menilai, tingginya peminat sepeda saat ini kurang diimbangi dengan perlakuan khusus untuk pesepeda. Seperti keberadaan jalur sepeda misalnya. “Jalur sepeda sekitar kota itu banyak dipakai motor mobil. Eman,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/