alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Naik Kursi Roda demi Naik Haji

- Tekad Bulat 8 Warga Asal Jember

- Dapat Pendampingan Khusus

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, Radar Jember – Tekad bulat dan niat yang tulus tak bisa dimiliki oleh semua orang. Banyak warga yang mampu, namun tak semuanya bisa sampai menginjakkan kaki ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Beruntunglah bagi delapan warga yang tetap berangkat meski dengan dibantu kursi roda.

BACA JUGA : Lutfi Diperiksa Kejaksaan Agang Terkait Mafia Migor 

Delapan warga yang menggunakan kursi roda itu merupakan calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26. Mereka telah sampai di Asrama Haji Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dan terbang ke menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nah, dari kloter 26 yang berjumlah 442 jamaah itu terdapat 8 jamaah yang berangkat menggunakan kursi roda. Dengan begitu, delapan CJH membutuhkan pelayanan tambahan karena kondisi fisik yang lemah. Beruntung, mereka masih dinyatakan layak berangkat dengan bantuan kursi roda.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember Mohammad mengatakan, setiap kloter telah disediakan tenaga kesehatan untuk menjaga CJH dari kemungkinan sakit saat perjalanan maupun ketika proses ibadah. “Untuk persediaan kesehatan sudah aman. Masing-masing kloter telah disediakan. Jadi, jamaah tidak perlu khawatir tidak mendapat perawatan,” katanya.

- Advertisement -

SURABAYA, Radar Jember – Tekad bulat dan niat yang tulus tak bisa dimiliki oleh semua orang. Banyak warga yang mampu, namun tak semuanya bisa sampai menginjakkan kaki ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Beruntunglah bagi delapan warga yang tetap berangkat meski dengan dibantu kursi roda.

BACA JUGA : Lutfi Diperiksa Kejaksaan Agang Terkait Mafia Migor 

Delapan warga yang menggunakan kursi roda itu merupakan calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26. Mereka telah sampai di Asrama Haji Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dan terbang ke menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

Nah, dari kloter 26 yang berjumlah 442 jamaah itu terdapat 8 jamaah yang berangkat menggunakan kursi roda. Dengan begitu, delapan CJH membutuhkan pelayanan tambahan karena kondisi fisik yang lemah. Beruntung, mereka masih dinyatakan layak berangkat dengan bantuan kursi roda.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember Mohammad mengatakan, setiap kloter telah disediakan tenaga kesehatan untuk menjaga CJH dari kemungkinan sakit saat perjalanan maupun ketika proses ibadah. “Untuk persediaan kesehatan sudah aman. Masing-masing kloter telah disediakan. Jadi, jamaah tidak perlu khawatir tidak mendapat perawatan,” katanya.

SURABAYA, Radar Jember – Tekad bulat dan niat yang tulus tak bisa dimiliki oleh semua orang. Banyak warga yang mampu, namun tak semuanya bisa sampai menginjakkan kaki ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Beruntunglah bagi delapan warga yang tetap berangkat meski dengan dibantu kursi roda.

BACA JUGA : Lutfi Diperiksa Kejaksaan Agang Terkait Mafia Migor 

Delapan warga yang menggunakan kursi roda itu merupakan calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26. Mereka telah sampai di Asrama Haji Kecamatan Sukolilo, Surabaya, dan terbang ke menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

Nah, dari kloter 26 yang berjumlah 442 jamaah itu terdapat 8 jamaah yang berangkat menggunakan kursi roda. Dengan begitu, delapan CJH membutuhkan pelayanan tambahan karena kondisi fisik yang lemah. Beruntung, mereka masih dinyatakan layak berangkat dengan bantuan kursi roda.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jember Mohammad mengatakan, setiap kloter telah disediakan tenaga kesehatan untuk menjaga CJH dari kemungkinan sakit saat perjalanan maupun ketika proses ibadah. “Untuk persediaan kesehatan sudah aman. Masing-masing kloter telah disediakan. Jadi, jamaah tidak perlu khawatir tidak mendapat perawatan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/