alexametrics
23.8 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Hujan Datang, Awas Jeglongan

Banyak Pengendara Motor Terjatuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan di wilayah Jember semakin parah. Hal ini karena Jember dan wilayah pinggiran terus diguyur hujan selama beberapa hari belakangan. Genangan air yang memenuhi kubangan jalan rupanya tak hanya membuat kerusakan embong kian bertambah. Namun, juga menyebabkan pengendara motor kecelakaan. Apalagi hingga kini jalan yang rusak belum ada perbaikan sama sekali.

Seperti kerusakan di Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Di kawasan itu, kerusakan jalan semakin menjadi-jadi. Bahkan, jalan yang awalnya ditutup dengan batu, kini sudah menganga lagi. Sampai-sampai, pinggiran jalan aspal yang dicor semen itu juga mrotol akibat tergerus air.

Karena banyak jalan berlubang dan digenangi air, banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan. Mahmud Effendi, 50, warga Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, mengungkapkan, jalan yang rusak ini sudah banyak memakan korban. Utamanya pengendara motor. “Karena kubangannya sangat dalam, sehingga pengendara motor sering terjebak. Dan kalau sudah tertutup air hujan, pengendara memilih lewat di depan rumah warga atau warung agar terhindar dari kecelakaan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena banyak pengendara motor bahkan terkadang mobil yang melintas di teras rumah warga, selokan yang ditutup cor semen itu ambrol. Lantaran sering menanggung beban kendaraan. Pemilik warung akhirnya memasang bambu sebagai penghalang agar pengendara tidak bisa lewat lagi di atas selokan yang tertutup tersebut. “Mudah-mudahan jalan yang rusak ini segera diperbaiki. Karena merupakan jalan alternatif bagi pengguna jalan yang dari arah Pakusari ke wilayah kampus,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan di wilayah Jember semakin parah. Hal ini karena Jember dan wilayah pinggiran terus diguyur hujan selama beberapa hari belakangan. Genangan air yang memenuhi kubangan jalan rupanya tak hanya membuat kerusakan embong kian bertambah. Namun, juga menyebabkan pengendara motor kecelakaan. Apalagi hingga kini jalan yang rusak belum ada perbaikan sama sekali.

Seperti kerusakan di Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Di kawasan itu, kerusakan jalan semakin menjadi-jadi. Bahkan, jalan yang awalnya ditutup dengan batu, kini sudah menganga lagi. Sampai-sampai, pinggiran jalan aspal yang dicor semen itu juga mrotol akibat tergerus air.

Karena banyak jalan berlubang dan digenangi air, banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan. Mahmud Effendi, 50, warga Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, mengungkapkan, jalan yang rusak ini sudah banyak memakan korban. Utamanya pengendara motor. “Karena kubangannya sangat dalam, sehingga pengendara motor sering terjebak. Dan kalau sudah tertutup air hujan, pengendara memilih lewat di depan rumah warga atau warung agar terhindar dari kecelakaan,” katanya.

Karena banyak pengendara motor bahkan terkadang mobil yang melintas di teras rumah warga, selokan yang ditutup cor semen itu ambrol. Lantaran sering menanggung beban kendaraan. Pemilik warung akhirnya memasang bambu sebagai penghalang agar pengendara tidak bisa lewat lagi di atas selokan yang tertutup tersebut. “Mudah-mudahan jalan yang rusak ini segera diperbaiki. Karena merupakan jalan alternatif bagi pengguna jalan yang dari arah Pakusari ke wilayah kampus,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan di wilayah Jember semakin parah. Hal ini karena Jember dan wilayah pinggiran terus diguyur hujan selama beberapa hari belakangan. Genangan air yang memenuhi kubangan jalan rupanya tak hanya membuat kerusakan embong kian bertambah. Namun, juga menyebabkan pengendara motor kecelakaan. Apalagi hingga kini jalan yang rusak belum ada perbaikan sama sekali.

Seperti kerusakan di Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Di kawasan itu, kerusakan jalan semakin menjadi-jadi. Bahkan, jalan yang awalnya ditutup dengan batu, kini sudah menganga lagi. Sampai-sampai, pinggiran jalan aspal yang dicor semen itu juga mrotol akibat tergerus air.

Karena banyak jalan berlubang dan digenangi air, banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan. Mahmud Effendi, 50, warga Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, mengungkapkan, jalan yang rusak ini sudah banyak memakan korban. Utamanya pengendara motor. “Karena kubangannya sangat dalam, sehingga pengendara motor sering terjebak. Dan kalau sudah tertutup air hujan, pengendara memilih lewat di depan rumah warga atau warung agar terhindar dari kecelakaan,” katanya.

Karena banyak pengendara motor bahkan terkadang mobil yang melintas di teras rumah warga, selokan yang ditutup cor semen itu ambrol. Lantaran sering menanggung beban kendaraan. Pemilik warung akhirnya memasang bambu sebagai penghalang agar pengendara tidak bisa lewat lagi di atas selokan yang tertutup tersebut. “Mudah-mudahan jalan yang rusak ini segera diperbaiki. Karena merupakan jalan alternatif bagi pengguna jalan yang dari arah Pakusari ke wilayah kampus,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/