alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Festival JKCI Ditunda

- Penyelenggara Surati Kemenpar

- Ratusan Wisman Siap Datang ke Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu event internasional Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2020 harus tertunda. Gelaran yang diinisiasi oleh BOSS Image Nusantara (BIN) Cigar, produsen cerutu berbasis di Jember tersebut, ditunda karena sekarang ini masih dalam pandemi Covid-19.

Event yang direncanakan bakal digelar pada Agustus mendatang tersebut harus ditunda, karena wabah korona masih merebak di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan yang bersifat mengumpulkan mass, juga masih dilarang oleh pemerintah. Sebab, harus menerapkan social distancing dan physical distancing.

Komisaris BIN Cigar Febrian Ananta Kahar mengatakan, pihaknya sudah berkirim surat kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), seluruh distributor cerutu, reseller, sampai para cigar lovers. “Karena adanya virus korona ini kami menunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ungkap pria yang juga menjadi Ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ) ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, ratusan wisata mancanegara (wisman) sudah siap datang ke Jember dalam event pertama di Asia tersebut. Tahun ini, Festival JKJI memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, sudah digelar pada 2018 dan 2019 lalu. “Sekitar 100 wisman sudah siap datang ke Jember untuk event ini. Dari Kuba dan Malaysia. Karena kami juga dibantu promosi oleh Pemprov Jatim, dan berharap dapat menarik wisatawan luar negeri,” imbuh Febrian.

Tahun lalu, gelaran ini dilaksanakan di Taman Botani Sukorambi. Event tersebut mengukuhkan Jember sebagai Kota Cerutu di Indonesia, sekaligus mengangkat potensi Jember. Yaitu, kopi, kakao, cokelat, dan tembakau yang sekaligus dapat mengangkat potensi ekonomi serta pariwisata di kabupaten setempat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu event internasional Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2020 harus tertunda. Gelaran yang diinisiasi oleh BOSS Image Nusantara (BIN) Cigar, produsen cerutu berbasis di Jember tersebut, ditunda karena sekarang ini masih dalam pandemi Covid-19.

Event yang direncanakan bakal digelar pada Agustus mendatang tersebut harus ditunda, karena wabah korona masih merebak di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan yang bersifat mengumpulkan mass, juga masih dilarang oleh pemerintah. Sebab, harus menerapkan social distancing dan physical distancing.

Komisaris BIN Cigar Febrian Ananta Kahar mengatakan, pihaknya sudah berkirim surat kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), seluruh distributor cerutu, reseller, sampai para cigar lovers. “Karena adanya virus korona ini kami menunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ungkap pria yang juga menjadi Ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ) ini.

Padahal, ratusan wisata mancanegara (wisman) sudah siap datang ke Jember dalam event pertama di Asia tersebut. Tahun ini, Festival JKJI memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, sudah digelar pada 2018 dan 2019 lalu. “Sekitar 100 wisman sudah siap datang ke Jember untuk event ini. Dari Kuba dan Malaysia. Karena kami juga dibantu promosi oleh Pemprov Jatim, dan berharap dapat menarik wisatawan luar negeri,” imbuh Febrian.

Tahun lalu, gelaran ini dilaksanakan di Taman Botani Sukorambi. Event tersebut mengukuhkan Jember sebagai Kota Cerutu di Indonesia, sekaligus mengangkat potensi Jember. Yaitu, kopi, kakao, cokelat, dan tembakau yang sekaligus dapat mengangkat potensi ekonomi serta pariwisata di kabupaten setempat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu event internasional Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2020 harus tertunda. Gelaran yang diinisiasi oleh BOSS Image Nusantara (BIN) Cigar, produsen cerutu berbasis di Jember tersebut, ditunda karena sekarang ini masih dalam pandemi Covid-19.

Event yang direncanakan bakal digelar pada Agustus mendatang tersebut harus ditunda, karena wabah korona masih merebak di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan yang bersifat mengumpulkan mass, juga masih dilarang oleh pemerintah. Sebab, harus menerapkan social distancing dan physical distancing.

Komisaris BIN Cigar Febrian Ananta Kahar mengatakan, pihaknya sudah berkirim surat kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), seluruh distributor cerutu, reseller, sampai para cigar lovers. “Karena adanya virus korona ini kami menunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ungkap pria yang juga menjadi Ketua Destinasi Wisata Jember (DWJ) ini.

Padahal, ratusan wisata mancanegara (wisman) sudah siap datang ke Jember dalam event pertama di Asia tersebut. Tahun ini, Festival JKJI memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, sudah digelar pada 2018 dan 2019 lalu. “Sekitar 100 wisman sudah siap datang ke Jember untuk event ini. Dari Kuba dan Malaysia. Karena kami juga dibantu promosi oleh Pemprov Jatim, dan berharap dapat menarik wisatawan luar negeri,” imbuh Febrian.

Tahun lalu, gelaran ini dilaksanakan di Taman Botani Sukorambi. Event tersebut mengukuhkan Jember sebagai Kota Cerutu di Indonesia, sekaligus mengangkat potensi Jember. Yaitu, kopi, kakao, cokelat, dan tembakau yang sekaligus dapat mengangkat potensi ekonomi serta pariwisata di kabupaten setempat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/