alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Warga Jember Temukan Bayi di Belakang Rumah, Tubuhnya Dikerubuti Semut

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Selepas Subuh, Sumiati mendengar tangisan bayi dari belakang rumahnya. Ia sempat mengira, sumber tangisan itu berasal dari ponsel atau televisi tetangga. Namun, beberapa saat kemudian, ketika dirinya mencari bumbu dapur, suara tangisan bayi itu kembali terdengar. Karena penasaran, warga Dusun Gondosari, Kelurahan Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, ini pun berusaha mendekat. Dia kaget, ternyata tangisan itu berasal dari sesosok bayi mungil tanpa busana.

“Jenis kelaminnya perempuan. Saat itu, tubuhnya telah dirubung semut,” kata perempuan 50 tahun itu, kepada petugas kepolisian. Dia mengaku, penemuan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (21/3). Bayi yang diduga lahir prematur itu terbaring di atas kantong plastik. Saat ditemukan, usianya diperkirakan baru sehari atau dua hari.

BACA JUGA: Warga Silo Geger Temukan Bayi di Kebun Kopi

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolsek Sumberbaru AKP Facthur Rahman menjelaskan, saat ditemukan tali pusar bayi tersebut sudah terpotong. Selanjutnya, oleh warga dibawa ke Puskesmas Rowotengah untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil pemeriksaan, berat badan bayi itu hanya 1.300 gram dengan panjang 36 sentimeter. Ini cukup mungil untuk ukuran bayi yang lahir normal. “Diduga bayi tersebut lahir prematur. Diperkirakan usia kandungan delapan bulan,” terangnya, Rabu (23/3).

Kondisi bayi cukup memprihatinkan. Warna kulit kemerahan. Sedangkan pada tulang belakang terdapat benjolan. Untuk perawatan lebih lanjut, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember menggunakan ambulans desa dengan pengawalan dari perangkat desa setempat, serta petugas kepolisian. “Saat ditemukan, tali pusar bayi sudah terpotong. Dimungkinkan orang tua atau pembuang menginginkan bayi itu tetap hidup dan diasuh orang,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Selepas Subuh, Sumiati mendengar tangisan bayi dari belakang rumahnya. Ia sempat mengira, sumber tangisan itu berasal dari ponsel atau televisi tetangga. Namun, beberapa saat kemudian, ketika dirinya mencari bumbu dapur, suara tangisan bayi itu kembali terdengar. Karena penasaran, warga Dusun Gondosari, Kelurahan Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, ini pun berusaha mendekat. Dia kaget, ternyata tangisan itu berasal dari sesosok bayi mungil tanpa busana.

“Jenis kelaminnya perempuan. Saat itu, tubuhnya telah dirubung semut,” kata perempuan 50 tahun itu, kepada petugas kepolisian. Dia mengaku, penemuan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (21/3). Bayi yang diduga lahir prematur itu terbaring di atas kantong plastik. Saat ditemukan, usianya diperkirakan baru sehari atau dua hari.

BACA JUGA: Warga Silo Geger Temukan Bayi di Kebun Kopi

Kapolsek Sumberbaru AKP Facthur Rahman menjelaskan, saat ditemukan tali pusar bayi tersebut sudah terpotong. Selanjutnya, oleh warga dibawa ke Puskesmas Rowotengah untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil pemeriksaan, berat badan bayi itu hanya 1.300 gram dengan panjang 36 sentimeter. Ini cukup mungil untuk ukuran bayi yang lahir normal. “Diduga bayi tersebut lahir prematur. Diperkirakan usia kandungan delapan bulan,” terangnya, Rabu (23/3).

Kondisi bayi cukup memprihatinkan. Warna kulit kemerahan. Sedangkan pada tulang belakang terdapat benjolan. Untuk perawatan lebih lanjut, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember menggunakan ambulans desa dengan pengawalan dari perangkat desa setempat, serta petugas kepolisian. “Saat ditemukan, tali pusar bayi sudah terpotong. Dimungkinkan orang tua atau pembuang menginginkan bayi itu tetap hidup dan diasuh orang,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Selepas Subuh, Sumiati mendengar tangisan bayi dari belakang rumahnya. Ia sempat mengira, sumber tangisan itu berasal dari ponsel atau televisi tetangga. Namun, beberapa saat kemudian, ketika dirinya mencari bumbu dapur, suara tangisan bayi itu kembali terdengar. Karena penasaran, warga Dusun Gondosari, Kelurahan Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, ini pun berusaha mendekat. Dia kaget, ternyata tangisan itu berasal dari sesosok bayi mungil tanpa busana.

“Jenis kelaminnya perempuan. Saat itu, tubuhnya telah dirubung semut,” kata perempuan 50 tahun itu, kepada petugas kepolisian. Dia mengaku, penemuan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (21/3). Bayi yang diduga lahir prematur itu terbaring di atas kantong plastik. Saat ditemukan, usianya diperkirakan baru sehari atau dua hari.

BACA JUGA: Warga Silo Geger Temukan Bayi di Kebun Kopi

Kapolsek Sumberbaru AKP Facthur Rahman menjelaskan, saat ditemukan tali pusar bayi tersebut sudah terpotong. Selanjutnya, oleh warga dibawa ke Puskesmas Rowotengah untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil pemeriksaan, berat badan bayi itu hanya 1.300 gram dengan panjang 36 sentimeter. Ini cukup mungil untuk ukuran bayi yang lahir normal. “Diduga bayi tersebut lahir prematur. Diperkirakan usia kandungan delapan bulan,” terangnya, Rabu (23/3).

Kondisi bayi cukup memprihatinkan. Warna kulit kemerahan. Sedangkan pada tulang belakang terdapat benjolan. Untuk perawatan lebih lanjut, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember menggunakan ambulans desa dengan pengawalan dari perangkat desa setempat, serta petugas kepolisian. “Saat ditemukan, tali pusar bayi sudah terpotong. Dimungkinkan orang tua atau pembuang menginginkan bayi itu tetap hidup dan diasuh orang,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/