alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Diminta Selesai Sebelum Lebaran

Dewan Berharap Pengerjaan Jembatan Jompo Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembangunan lereng Jalan Sultan Agung, bekas ambruknya pertokoan Jompo, terus dilakukan. Perkembangan terbaru, megaproyek senilai hampir Rp 16 miliar tersebut mulai menyentuh pembangunan jembatan di sisi timur.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pembangunan jembatan menjadi bagian penting untuk dilakukan. Itu karena sebagian jembatan ikut ambruk pada saat musibah terjadi, beberapa waktu lalu. Khusus Jembatan Jompo diproyeksikan akan digarap pada pekan ini.

“Sudah masuk setting balok girder pada jembatan. Setelah pas, maka akan dipasang secara permanen,” kata Heru Susanto, konsultan pengawas proyek pembangunan Jompo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Heru menyebut, pembangunan jembatan menjadi bagian yang cukup vital. Apabila proses itu selesai, maka selanjutnya akan mengerjakan bagian lain. “Proyeksi penyelesaian pembangunan masih sesuai dengan kontrak kerja. Sejauh ini, kami tetap optimistis pembangunan selesai sesuai target,” ucapnya.

Ditanya mengenai kendala pembangunan, Heru mengaku, tidak ada yang serius. Hanya hujan yang membuat air Kali Jompo kerap menjadi tantangan. Namun demikian, sejauh ini tidak sampai menimbulkan dampak signifikan terhadap proses pengerjaan yang dilakukan. “Katanya alat berat hanyut, itu tidak. Alat memang sempat terendam, tetapi bisa diatasi,” ucap Heru saat berada di lokasi proyek.

Sementara itu, proyek pembangunan Jalan Sultan Agung tetap diharapkan bisa selesai tepat waktu, bahkan kalau perlu lebih cepat. Hal ini pun juga tetap disorot anggota dewan. “Kontrak kerja dengan waktu 240 hari harus dimanfaatkan dengan baik. Jadi, jangan sampai pembangunan itu molor,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

David mengingatkan, Jalan Sultan Agung nantinya akan menjadi tersendat apabila pengerjaan tidak tuntas hingga hari raya. Untuk itu, sebelum Idul Fitri tiba, diharapkan pembangunan selesai. “Kalau ada kendala yang dapat menghambat pembangunan, sebaiknya dikomunikasikan agar pekerjaan tidak molor,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembangunan lereng Jalan Sultan Agung, bekas ambruknya pertokoan Jompo, terus dilakukan. Perkembangan terbaru, megaproyek senilai hampir Rp 16 miliar tersebut mulai menyentuh pembangunan jembatan di sisi timur.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pembangunan jembatan menjadi bagian penting untuk dilakukan. Itu karena sebagian jembatan ikut ambruk pada saat musibah terjadi, beberapa waktu lalu. Khusus Jembatan Jompo diproyeksikan akan digarap pada pekan ini.

“Sudah masuk setting balok girder pada jembatan. Setelah pas, maka akan dipasang secara permanen,” kata Heru Susanto, konsultan pengawas proyek pembangunan Jompo.

Heru menyebut, pembangunan jembatan menjadi bagian yang cukup vital. Apabila proses itu selesai, maka selanjutnya akan mengerjakan bagian lain. “Proyeksi penyelesaian pembangunan masih sesuai dengan kontrak kerja. Sejauh ini, kami tetap optimistis pembangunan selesai sesuai target,” ucapnya.

Ditanya mengenai kendala pembangunan, Heru mengaku, tidak ada yang serius. Hanya hujan yang membuat air Kali Jompo kerap menjadi tantangan. Namun demikian, sejauh ini tidak sampai menimbulkan dampak signifikan terhadap proses pengerjaan yang dilakukan. “Katanya alat berat hanyut, itu tidak. Alat memang sempat terendam, tetapi bisa diatasi,” ucap Heru saat berada di lokasi proyek.

Sementara itu, proyek pembangunan Jalan Sultan Agung tetap diharapkan bisa selesai tepat waktu, bahkan kalau perlu lebih cepat. Hal ini pun juga tetap disorot anggota dewan. “Kontrak kerja dengan waktu 240 hari harus dimanfaatkan dengan baik. Jadi, jangan sampai pembangunan itu molor,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

David mengingatkan, Jalan Sultan Agung nantinya akan menjadi tersendat apabila pengerjaan tidak tuntas hingga hari raya. Untuk itu, sebelum Idul Fitri tiba, diharapkan pembangunan selesai. “Kalau ada kendala yang dapat menghambat pembangunan, sebaiknya dikomunikasikan agar pekerjaan tidak molor,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembangunan lereng Jalan Sultan Agung, bekas ambruknya pertokoan Jompo, terus dilakukan. Perkembangan terbaru, megaproyek senilai hampir Rp 16 miliar tersebut mulai menyentuh pembangunan jembatan di sisi timur.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pembangunan jembatan menjadi bagian penting untuk dilakukan. Itu karena sebagian jembatan ikut ambruk pada saat musibah terjadi, beberapa waktu lalu. Khusus Jembatan Jompo diproyeksikan akan digarap pada pekan ini.

“Sudah masuk setting balok girder pada jembatan. Setelah pas, maka akan dipasang secara permanen,” kata Heru Susanto, konsultan pengawas proyek pembangunan Jompo.

Heru menyebut, pembangunan jembatan menjadi bagian yang cukup vital. Apabila proses itu selesai, maka selanjutnya akan mengerjakan bagian lain. “Proyeksi penyelesaian pembangunan masih sesuai dengan kontrak kerja. Sejauh ini, kami tetap optimistis pembangunan selesai sesuai target,” ucapnya.

Ditanya mengenai kendala pembangunan, Heru mengaku, tidak ada yang serius. Hanya hujan yang membuat air Kali Jompo kerap menjadi tantangan. Namun demikian, sejauh ini tidak sampai menimbulkan dampak signifikan terhadap proses pengerjaan yang dilakukan. “Katanya alat berat hanyut, itu tidak. Alat memang sempat terendam, tetapi bisa diatasi,” ucap Heru saat berada di lokasi proyek.

Sementara itu, proyek pembangunan Jalan Sultan Agung tetap diharapkan bisa selesai tepat waktu, bahkan kalau perlu lebih cepat. Hal ini pun juga tetap disorot anggota dewan. “Kontrak kerja dengan waktu 240 hari harus dimanfaatkan dengan baik. Jadi, jangan sampai pembangunan itu molor,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember.

David mengingatkan, Jalan Sultan Agung nantinya akan menjadi tersendat apabila pengerjaan tidak tuntas hingga hari raya. Untuk itu, sebelum Idul Fitri tiba, diharapkan pembangunan selesai. “Kalau ada kendala yang dapat menghambat pembangunan, sebaiknya dikomunikasikan agar pekerjaan tidak molor,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/