alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Tunggu Saja, APBD Belum Jelas

Kapan Jalan Diaspal?

Mobile_AP_Rectangle 1

Agar Jember bisa melakukan pengaspalan jalan, menurutnya membutuhkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Jember. “Tetapi, saran gubernur belum ditindaklanjuti. Jadi, pengaspalan pasti tidak bisa,” ucap David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menuturkan, saran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejatinya cukup mudah. Pertama, melakukan revisi pada perbup sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Namun, apabila saran ini tak segera dieksekusi, maka Jember akan semakin terpuruk beberapa hari ke depan. “Pegawai saja belum gajian, bagaimana mau mengaspal jalan,” ucap Itqon.

Opsi kedua yang menjadi saran gubernur yaitu mengajukan dan membahas Perda APBD Jember. Sayangnya, dewan juga tidak pernah mengetahui rancangan Perda APBD. “Sudah kami tunggu sejak lama, tidak ada kabar. KUA-PPAS saja juga belum disesuaikan dengan surat gubernur. Apa yang mau dibahas,” cetusnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, untuk mengonfirmasi mengenai APBD Jember tahun 2021 saat ini cukup sulit. Namun, Sekda Mirfano sempat menyampaikan bahwa Perbup APBD akan dimintakan kepada bupati agar direvisi. Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan. Kalau begitu, kapan jalan diaspal? Tunggu saja sampai ada kejelasan anggaran.

- Advertisement -

Agar Jember bisa melakukan pengaspalan jalan, menurutnya membutuhkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Jember. “Tetapi, saran gubernur belum ditindaklanjuti. Jadi, pengaspalan pasti tidak bisa,” ucap David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menuturkan, saran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejatinya cukup mudah. Pertama, melakukan revisi pada perbup sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Namun, apabila saran ini tak segera dieksekusi, maka Jember akan semakin terpuruk beberapa hari ke depan. “Pegawai saja belum gajian, bagaimana mau mengaspal jalan,” ucap Itqon.

Opsi kedua yang menjadi saran gubernur yaitu mengajukan dan membahas Perda APBD Jember. Sayangnya, dewan juga tidak pernah mengetahui rancangan Perda APBD. “Sudah kami tunggu sejak lama, tidak ada kabar. KUA-PPAS saja juga belum disesuaikan dengan surat gubernur. Apa yang mau dibahas,” cetusnya.

Sementara itu, untuk mengonfirmasi mengenai APBD Jember tahun 2021 saat ini cukup sulit. Namun, Sekda Mirfano sempat menyampaikan bahwa Perbup APBD akan dimintakan kepada bupati agar direvisi. Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan. Kalau begitu, kapan jalan diaspal? Tunggu saja sampai ada kejelasan anggaran.

Agar Jember bisa melakukan pengaspalan jalan, menurutnya membutuhkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Jember. “Tetapi, saran gubernur belum ditindaklanjuti. Jadi, pengaspalan pasti tidak bisa,” ucap David.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi menuturkan, saran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejatinya cukup mudah. Pertama, melakukan revisi pada perbup sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Namun, apabila saran ini tak segera dieksekusi, maka Jember akan semakin terpuruk beberapa hari ke depan. “Pegawai saja belum gajian, bagaimana mau mengaspal jalan,” ucap Itqon.

Opsi kedua yang menjadi saran gubernur yaitu mengajukan dan membahas Perda APBD Jember. Sayangnya, dewan juga tidak pernah mengetahui rancangan Perda APBD. “Sudah kami tunggu sejak lama, tidak ada kabar. KUA-PPAS saja juga belum disesuaikan dengan surat gubernur. Apa yang mau dibahas,” cetusnya.

Sementara itu, untuk mengonfirmasi mengenai APBD Jember tahun 2021 saat ini cukup sulit. Namun, Sekda Mirfano sempat menyampaikan bahwa Perbup APBD akan dimintakan kepada bupati agar direvisi. Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan. Kalau begitu, kapan jalan diaspal? Tunggu saja sampai ada kejelasan anggaran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/