alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Tunggu Saja, APBD Belum Jelas

Kapan Jalan Diaspal?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan jalan berlubang di Jember sangat mudah ditemui. Namun untuk jalan nasional dan provinsi, sudah dilakukan perawatan dengan melakukan penambalan. Sedangkan untuk jalan daerah, entah kapan akan dibetulkan.

Menurut Sahroni, warga Kaliwates, jalan berlubang di Jember sudah luar biasa. Bukan saja di desa-desa, tetapi di jantung kota juga tak sedikit yang rusak. “Tahun 2020 sudah tidak ada pengaspalan. Ini hampir ganti bulan juga belum ada. Kapan diaspalnya?” tanya Sahroni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menyikapi persoalan jalan berlubang, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, keberadaan jalan berlubang bisa jadi terus berlangsung hingga ada kejelasan APBD Jember. “Perbup APBD saja ditolak gubernur. Sekarang posisinya tidak jelas,” kata David.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia berkata, apabila Perbup APBD disetujui oleh gubernur pun, belum menjadi jaminan untuk bisa melakukan pengaspalan. “Kalau perbupnya selesai, itu pun belum tentu bisa membangun jalan. Karena perbup hanya terbatas pada urusan dasar, wajib, dan mengikat,” ulasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan jalan berlubang di Jember sangat mudah ditemui. Namun untuk jalan nasional dan provinsi, sudah dilakukan perawatan dengan melakukan penambalan. Sedangkan untuk jalan daerah, entah kapan akan dibetulkan.

Menurut Sahroni, warga Kaliwates, jalan berlubang di Jember sudah luar biasa. Bukan saja di desa-desa, tetapi di jantung kota juga tak sedikit yang rusak. “Tahun 2020 sudah tidak ada pengaspalan. Ini hampir ganti bulan juga belum ada. Kapan diaspalnya?” tanya Sahroni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menyikapi persoalan jalan berlubang, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, keberadaan jalan berlubang bisa jadi terus berlangsung hingga ada kejelasan APBD Jember. “Perbup APBD saja ditolak gubernur. Sekarang posisinya tidak jelas,” kata David.

Dia berkata, apabila Perbup APBD disetujui oleh gubernur pun, belum menjadi jaminan untuk bisa melakukan pengaspalan. “Kalau perbupnya selesai, itu pun belum tentu bisa membangun jalan. Karena perbup hanya terbatas pada urusan dasar, wajib, dan mengikat,” ulasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keberadaan jalan berlubang di Jember sangat mudah ditemui. Namun untuk jalan nasional dan provinsi, sudah dilakukan perawatan dengan melakukan penambalan. Sedangkan untuk jalan daerah, entah kapan akan dibetulkan.

Menurut Sahroni, warga Kaliwates, jalan berlubang di Jember sudah luar biasa. Bukan saja di desa-desa, tetapi di jantung kota juga tak sedikit yang rusak. “Tahun 2020 sudah tidak ada pengaspalan. Ini hampir ganti bulan juga belum ada. Kapan diaspalnya?” tanya Sahroni kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menyikapi persoalan jalan berlubang, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, keberadaan jalan berlubang bisa jadi terus berlangsung hingga ada kejelasan APBD Jember. “Perbup APBD saja ditolak gubernur. Sekarang posisinya tidak jelas,” kata David.

Dia berkata, apabila Perbup APBD disetujui oleh gubernur pun, belum menjadi jaminan untuk bisa melakukan pengaspalan. “Kalau perbupnya selesai, itu pun belum tentu bisa membangun jalan. Karena perbup hanya terbatas pada urusan dasar, wajib, dan mengikat,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/