alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Sewindu Tanpa Penghargaan Guru Berprestasi

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain dilema manajemen, hal lain yang ditengarai menjadi akar tidak adanya nama Jember sebagai penyandang predikat guru berprestasi nasional adalah dana yang tidak memadai. Seyogianya, para guru tersebut membutuhkan mentoring yang intens untuk mengikuti program guru prestasi. “Intinya kurang pelayanan,” kata Supriyono.

Di sisi lain, dari sekitar 8.000 guru di Jember, hanya sekitar 2.500 guru yang menyandang status sebagai PNS. Keberadaan guru yang berasal dari sistem rekrutmen pemerintah sangat krusial bagi sistem pendidikan. Sebab, mereka menjadi tumpuan pembelajaran bagi hampir separuh sekolah di Jember.

Dalam pendidikan, panggilan jiwa atau passion adalah bekal penting untuk menjadi pendidik. Pasalnya, ini berhubungan erat dengan kecintaan mereka pada pengetahuan yang diajarkan kepada murid dan semangat mereka untuk menggali potensi murid. “Kembali lagi, SDM guru maupun manajemennya kurang tertata rapi,” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya.

- Advertisement -

Selain dilema manajemen, hal lain yang ditengarai menjadi akar tidak adanya nama Jember sebagai penyandang predikat guru berprestasi nasional adalah dana yang tidak memadai. Seyogianya, para guru tersebut membutuhkan mentoring yang intens untuk mengikuti program guru prestasi. “Intinya kurang pelayanan,” kata Supriyono.

Di sisi lain, dari sekitar 8.000 guru di Jember, hanya sekitar 2.500 guru yang menyandang status sebagai PNS. Keberadaan guru yang berasal dari sistem rekrutmen pemerintah sangat krusial bagi sistem pendidikan. Sebab, mereka menjadi tumpuan pembelajaran bagi hampir separuh sekolah di Jember.

Dalam pendidikan, panggilan jiwa atau passion adalah bekal penting untuk menjadi pendidik. Pasalnya, ini berhubungan erat dengan kecintaan mereka pada pengetahuan yang diajarkan kepada murid dan semangat mereka untuk menggali potensi murid. “Kembali lagi, SDM guru maupun manajemennya kurang tertata rapi,” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Selain dilema manajemen, hal lain yang ditengarai menjadi akar tidak adanya nama Jember sebagai penyandang predikat guru berprestasi nasional adalah dana yang tidak memadai. Seyogianya, para guru tersebut membutuhkan mentoring yang intens untuk mengikuti program guru prestasi. “Intinya kurang pelayanan,” kata Supriyono.

Di sisi lain, dari sekitar 8.000 guru di Jember, hanya sekitar 2.500 guru yang menyandang status sebagai PNS. Keberadaan guru yang berasal dari sistem rekrutmen pemerintah sangat krusial bagi sistem pendidikan. Sebab, mereka menjadi tumpuan pembelajaran bagi hampir separuh sekolah di Jember.

Dalam pendidikan, panggilan jiwa atau passion adalah bekal penting untuk menjadi pendidik. Pasalnya, ini berhubungan erat dengan kecintaan mereka pada pengetahuan yang diajarkan kepada murid dan semangat mereka untuk menggali potensi murid. “Kembali lagi, SDM guru maupun manajemennya kurang tertata rapi,” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/