alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Oplos Cabai untuk Kontrol Harga

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga karena tingginya curah hujan. Akibatnya, para petani gagal memanen berbagai komoditas.

Hal itu diungkapkan Katiyem kepada Jawa Pos Radar Jember. Penjual cabai rawit di Pasar Tanjung itu mengungkapkan bahwa harga cabai rawit mengalami kenaikan, kemarin (21/12). “Sebelumnya, harga cabai rawit Rp 34 ribu per kilogram. Hari ini (kemarin, Red) harga cabai rawit naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram,” ungkap wanita yang berusia 48 tersebut.

Akibat kenaikan tersebut, kata dia, banyak pelanggan yang mulai mengurangi pesanannya. “Biasanya beli sekilo, jadi setengah kilo. Yang biasa beli setengah kilo, jadi seperempat kilo,” ungkap warga yang tinggal di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski harga cabai rawit naik, para pedagang berupaya untuk mengontrol daya beli dengan mencampur cabai rawit dengan cabai putih. “Jadi, harganya tidak semahal harga cabai rawit utuh,” lanjutnya.

Selain harga cabai rawit, harga wortel juga mengalami tren kenaikan harga. “Sebelumnya, harganya mencapai Rp 10 ribu rupiah. Hari ini (kemarin, Red) harganya 12 ribu per kilogram,” kata Ida.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga karena tingginya curah hujan. Akibatnya, para petani gagal memanen berbagai komoditas.

Hal itu diungkapkan Katiyem kepada Jawa Pos Radar Jember. Penjual cabai rawit di Pasar Tanjung itu mengungkapkan bahwa harga cabai rawit mengalami kenaikan, kemarin (21/12). “Sebelumnya, harga cabai rawit Rp 34 ribu per kilogram. Hari ini (kemarin, Red) harga cabai rawit naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram,” ungkap wanita yang berusia 48 tersebut.

Akibat kenaikan tersebut, kata dia, banyak pelanggan yang mulai mengurangi pesanannya. “Biasanya beli sekilo, jadi setengah kilo. Yang biasa beli setengah kilo, jadi seperempat kilo,” ungkap warga yang tinggal di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tersebut.

Meski harga cabai rawit naik, para pedagang berupaya untuk mengontrol daya beli dengan mencampur cabai rawit dengan cabai putih. “Jadi, harganya tidak semahal harga cabai rawit utuh,” lanjutnya.

Selain harga cabai rawit, harga wortel juga mengalami tren kenaikan harga. “Sebelumnya, harganya mencapai Rp 10 ribu rupiah. Hari ini (kemarin, Red) harganya 12 ribu per kilogram,” kata Ida.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga karena tingginya curah hujan. Akibatnya, para petani gagal memanen berbagai komoditas.

Hal itu diungkapkan Katiyem kepada Jawa Pos Radar Jember. Penjual cabai rawit di Pasar Tanjung itu mengungkapkan bahwa harga cabai rawit mengalami kenaikan, kemarin (21/12). “Sebelumnya, harga cabai rawit Rp 34 ribu per kilogram. Hari ini (kemarin, Red) harga cabai rawit naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram,” ungkap wanita yang berusia 48 tersebut.

Akibat kenaikan tersebut, kata dia, banyak pelanggan yang mulai mengurangi pesanannya. “Biasanya beli sekilo, jadi setengah kilo. Yang biasa beli setengah kilo, jadi seperempat kilo,” ungkap warga yang tinggal di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, tersebut.

Meski harga cabai rawit naik, para pedagang berupaya untuk mengontrol daya beli dengan mencampur cabai rawit dengan cabai putih. “Jadi, harganya tidak semahal harga cabai rawit utuh,” lanjutnya.

Selain harga cabai rawit, harga wortel juga mengalami tren kenaikan harga. “Sebelumnya, harganya mencapai Rp 10 ribu rupiah. Hari ini (kemarin, Red) harganya 12 ribu per kilogram,” kata Ida.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/