alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Karnaval Anak Virtual Bangkitkan Pariwisata Dunia

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – World Kids Carnival (WKC) yang berlangsung Minggu (22/11/2020), tidak sekedar karnaval fashion virtual dari 12 negara dan 5 benua. Lebih dari itu dibalik gelaran inovatif Jember Fashion Carnival (JFC) tersebut, WKC merupakan langkah awal kebangkitan pariwisata dunia.

“Dunia tidak terkecuali Indonesia termasuk Kabupaten Jember, belum aman dari pandemi Covid-19, semoga WKC merupakan pertanda awal kebangkitan pariwisata dunia,” ungkap Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief, ketika memberikan sambutan bertempat di salah satu pusat hiburan di Jalan Gajahmada Jember.

“Dari kota Jember melalui WKC gagasan dari JFC kami berharap sektor pariwisata bisa tumbuh kembali, karena dunia pariwisata lebih dari tujuh bulan ini terpuruk akibat virus Covid-19,” lanjut Muqit.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ungkapan Plt Bupati Jember Muqit Arief itu tidaklah terlampau berlebihan. Hal itu diamini oleh Sirajuddin, pengamat pariwisata dari kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif saat melihat langsung perhelatan karnaval virtual berpusat di Jember tersebut. Menurutnya ketika JFC memunculkan ide untuk menampilkan WKC, terdapat pesan moral bahwa dunia pariwisata harus bangkit kembali dan itu ditandai oleh WKC hasil kreatifitas JFC.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – World Kids Carnival (WKC) yang berlangsung Minggu (22/11/2020), tidak sekedar karnaval fashion virtual dari 12 negara dan 5 benua. Lebih dari itu dibalik gelaran inovatif Jember Fashion Carnival (JFC) tersebut, WKC merupakan langkah awal kebangkitan pariwisata dunia.

“Dunia tidak terkecuali Indonesia termasuk Kabupaten Jember, belum aman dari pandemi Covid-19, semoga WKC merupakan pertanda awal kebangkitan pariwisata dunia,” ungkap Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief, ketika memberikan sambutan bertempat di salah satu pusat hiburan di Jalan Gajahmada Jember.

“Dari kota Jember melalui WKC gagasan dari JFC kami berharap sektor pariwisata bisa tumbuh kembali, karena dunia pariwisata lebih dari tujuh bulan ini terpuruk akibat virus Covid-19,” lanjut Muqit.

Ungkapan Plt Bupati Jember Muqit Arief itu tidaklah terlampau berlebihan. Hal itu diamini oleh Sirajuddin, pengamat pariwisata dari kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif saat melihat langsung perhelatan karnaval virtual berpusat di Jember tersebut. Menurutnya ketika JFC memunculkan ide untuk menampilkan WKC, terdapat pesan moral bahwa dunia pariwisata harus bangkit kembali dan itu ditandai oleh WKC hasil kreatifitas JFC.

RADARJEMBER.ID – World Kids Carnival (WKC) yang berlangsung Minggu (22/11/2020), tidak sekedar karnaval fashion virtual dari 12 negara dan 5 benua. Lebih dari itu dibalik gelaran inovatif Jember Fashion Carnival (JFC) tersebut, WKC merupakan langkah awal kebangkitan pariwisata dunia.

“Dunia tidak terkecuali Indonesia termasuk Kabupaten Jember, belum aman dari pandemi Covid-19, semoga WKC merupakan pertanda awal kebangkitan pariwisata dunia,” ungkap Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief, ketika memberikan sambutan bertempat di salah satu pusat hiburan di Jalan Gajahmada Jember.

“Dari kota Jember melalui WKC gagasan dari JFC kami berharap sektor pariwisata bisa tumbuh kembali, karena dunia pariwisata lebih dari tujuh bulan ini terpuruk akibat virus Covid-19,” lanjut Muqit.

Ungkapan Plt Bupati Jember Muqit Arief itu tidaklah terlampau berlebihan. Hal itu diamini oleh Sirajuddin, pengamat pariwisata dari kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif saat melihat langsung perhelatan karnaval virtual berpusat di Jember tersebut. Menurutnya ketika JFC memunculkan ide untuk menampilkan WKC, terdapat pesan moral bahwa dunia pariwisata harus bangkit kembali dan itu ditandai oleh WKC hasil kreatifitas JFC.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/