alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Warga Jember Susah Diatur!

Masih Banyak Warga Abai Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto tak menampik jika pihaknya kerap menemukan warga Jember yang belum sadar tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes). Banyak yang tidak memakai masker, bahkan membentuk kerumunan. Dia juga mengakui bahwa masih banyak warga Jember yang tak acuh dengan keselamatan diri sendiri. Padahal, itu juga bisa merugikan orang lain.

Atas fenomena itu, Hendy mengharapkan berbagi pihak tetap istiqamah dalam mengingatkan dan menegur siapa pun yang belum taat. “Jangan sampai kendur kalau melihat ada saudara kita yang tidak pakai masker,” lanjutnya. Dengan begitu, ada upaya gotong royong dalam memberantas mata rantai persebaran Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut, Hendy mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memperketat upaya penanganan ketaatan prokes. “Kami juga bakal menyebar masker di titik keramaian,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Hendy menambahkan bahwa pihaknya tengah memproses pengadaan 4 ribu masker. Rencananya, bakal disebar bersama masker-masker yang didapat pemerintah dari berbagai pihak.

Lebih lanjut, Hendy juga menyatakan bahwa giat itu nanti juga berisi sosialisasi betapa pentingnya penerapan prokes dan seberapa bahayanya pandemi Covid-19. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk menyayangi diri sendiri dan keluarga masing-masing.

Di lain sisi, Hendy menerangkan bahwa para petugas perlu tenaga ekstra dalam meyakinkan masyarakat. Sebab, masih banyak yang salah kaprah. “Ada yang pernah saya kasih masker, tapi dikantongi,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto tak menampik jika pihaknya kerap menemukan warga Jember yang belum sadar tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes). Banyak yang tidak memakai masker, bahkan membentuk kerumunan. Dia juga mengakui bahwa masih banyak warga Jember yang tak acuh dengan keselamatan diri sendiri. Padahal, itu juga bisa merugikan orang lain.

Atas fenomena itu, Hendy mengharapkan berbagi pihak tetap istiqamah dalam mengingatkan dan menegur siapa pun yang belum taat. “Jangan sampai kendur kalau melihat ada saudara kita yang tidak pakai masker,” lanjutnya. Dengan begitu, ada upaya gotong royong dalam memberantas mata rantai persebaran Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut, Hendy mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memperketat upaya penanganan ketaatan prokes. “Kami juga bakal menyebar masker di titik keramaian,” paparnya.

Selain itu, Hendy menambahkan bahwa pihaknya tengah memproses pengadaan 4 ribu masker. Rencananya, bakal disebar bersama masker-masker yang didapat pemerintah dari berbagai pihak.

Lebih lanjut, Hendy juga menyatakan bahwa giat itu nanti juga berisi sosialisasi betapa pentingnya penerapan prokes dan seberapa bahayanya pandemi Covid-19. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk menyayangi diri sendiri dan keluarga masing-masing.

Di lain sisi, Hendy menerangkan bahwa para petugas perlu tenaga ekstra dalam meyakinkan masyarakat. Sebab, masih banyak yang salah kaprah. “Ada yang pernah saya kasih masker, tapi dikantongi,” ungkapnya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto tak menampik jika pihaknya kerap menemukan warga Jember yang belum sadar tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes). Banyak yang tidak memakai masker, bahkan membentuk kerumunan. Dia juga mengakui bahwa masih banyak warga Jember yang tak acuh dengan keselamatan diri sendiri. Padahal, itu juga bisa merugikan orang lain.

Atas fenomena itu, Hendy mengharapkan berbagi pihak tetap istiqamah dalam mengingatkan dan menegur siapa pun yang belum taat. “Jangan sampai kendur kalau melihat ada saudara kita yang tidak pakai masker,” lanjutnya. Dengan begitu, ada upaya gotong royong dalam memberantas mata rantai persebaran Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut, Hendy mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memperketat upaya penanganan ketaatan prokes. “Kami juga bakal menyebar masker di titik keramaian,” paparnya.

Selain itu, Hendy menambahkan bahwa pihaknya tengah memproses pengadaan 4 ribu masker. Rencananya, bakal disebar bersama masker-masker yang didapat pemerintah dari berbagai pihak.

Lebih lanjut, Hendy juga menyatakan bahwa giat itu nanti juga berisi sosialisasi betapa pentingnya penerapan prokes dan seberapa bahayanya pandemi Covid-19. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai bentuk menyayangi diri sendiri dan keluarga masing-masing.

Di lain sisi, Hendy menerangkan bahwa para petugas perlu tenaga ekstra dalam meyakinkan masyarakat. Sebab, masih banyak yang salah kaprah. “Ada yang pernah saya kasih masker, tapi dikantongi,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/