alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Seleksi Cabor Catur Belum Mulai, Masih Ribut di Tubuh Percasi

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Persoalan di tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember hingga kini belum ada titik temu. Bahkan, catur menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang belum melakukan seleksi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Carut-marutnya induk organisasi catur tersebut membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember mengambil alih dengan membentuk Tim Peralihan Percasi Jember.

KONI Jember yang menunjuk Erfan Friambodo sebagai Ketua Tim Peralihan Percasi Jember. “Tujuan membentuk tim peralihan ini karena menyelamatkan atlet catur untuk melakukan seleksi. Dan segera mengelar musyawarah olahraga Percasi Jember,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam perjalanannya, munculnya polemik di tubuh Percasi. Dimulai saat habisnya masa jabatan Ketua Percasi sebelumnya, Zainal Laili. Masa jabatannya habis 2019, tapi tidak kunjung menggelar musyawarah olahraga kabupaten (musorkab).

Mobile_AP_Rectangle 2

Kaitannya dengan itu, Erfan mengungkapkan, Sekretaris Percasi Pemprov Jatim Farhan diturunkan untuk menyelamatkan organisasi dengan muscab. Namun, hasil Musorkablub Percasi yang diketuai oleh Sukarsi, tapi Percasi Jatim justru menunjuk orang lain sebagai nakhoda sementara, yaitu Salim Puji sebagai Plt Ketua Percasi.

Salim Puji yang tugas utamanya untuk gelar Musorkab Percasi rupanya tidak kunjung melaksanakan agenda itu hingga masa jabatan sebagai Plt habis. Maka, KONI Jember berinisiatif mengambil langkah penyelamatan Percasi beserta atletnya. Apalagi tahun depan ada Porprov Jatim.

Salim Puji mengakui bahwa SK Plt Ketua Percasi Jember yang dimulai 22 Februari sudah berakhir pada 22 Agustus lalu. “Tapi, dari Percasi Jatim belum mengeluarkan surat pencabutan Plt,” tuturnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Persoalan di tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember hingga kini belum ada titik temu. Bahkan, catur menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang belum melakukan seleksi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Carut-marutnya induk organisasi catur tersebut membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember mengambil alih dengan membentuk Tim Peralihan Percasi Jember.

KONI Jember yang menunjuk Erfan Friambodo sebagai Ketua Tim Peralihan Percasi Jember. “Tujuan membentuk tim peralihan ini karena menyelamatkan atlet catur untuk melakukan seleksi. Dan segera mengelar musyawarah olahraga Percasi Jember,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam perjalanannya, munculnya polemik di tubuh Percasi. Dimulai saat habisnya masa jabatan Ketua Percasi sebelumnya, Zainal Laili. Masa jabatannya habis 2019, tapi tidak kunjung menggelar musyawarah olahraga kabupaten (musorkab).

Kaitannya dengan itu, Erfan mengungkapkan, Sekretaris Percasi Pemprov Jatim Farhan diturunkan untuk menyelamatkan organisasi dengan muscab. Namun, hasil Musorkablub Percasi yang diketuai oleh Sukarsi, tapi Percasi Jatim justru menunjuk orang lain sebagai nakhoda sementara, yaitu Salim Puji sebagai Plt Ketua Percasi.

Salim Puji yang tugas utamanya untuk gelar Musorkab Percasi rupanya tidak kunjung melaksanakan agenda itu hingga masa jabatan sebagai Plt habis. Maka, KONI Jember berinisiatif mengambil langkah penyelamatan Percasi beserta atletnya. Apalagi tahun depan ada Porprov Jatim.

Salim Puji mengakui bahwa SK Plt Ketua Percasi Jember yang dimulai 22 Februari sudah berakhir pada 22 Agustus lalu. “Tapi, dari Percasi Jatim belum mengeluarkan surat pencabutan Plt,” tuturnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Persoalan di tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember hingga kini belum ada titik temu. Bahkan, catur menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang belum melakukan seleksi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Carut-marutnya induk organisasi catur tersebut membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember mengambil alih dengan membentuk Tim Peralihan Percasi Jember.

KONI Jember yang menunjuk Erfan Friambodo sebagai Ketua Tim Peralihan Percasi Jember. “Tujuan membentuk tim peralihan ini karena menyelamatkan atlet catur untuk melakukan seleksi. Dan segera mengelar musyawarah olahraga Percasi Jember,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam perjalanannya, munculnya polemik di tubuh Percasi. Dimulai saat habisnya masa jabatan Ketua Percasi sebelumnya, Zainal Laili. Masa jabatannya habis 2019, tapi tidak kunjung menggelar musyawarah olahraga kabupaten (musorkab).

Kaitannya dengan itu, Erfan mengungkapkan, Sekretaris Percasi Pemprov Jatim Farhan diturunkan untuk menyelamatkan organisasi dengan muscab. Namun, hasil Musorkablub Percasi yang diketuai oleh Sukarsi, tapi Percasi Jatim justru menunjuk orang lain sebagai nakhoda sementara, yaitu Salim Puji sebagai Plt Ketua Percasi.

Salim Puji yang tugas utamanya untuk gelar Musorkab Percasi rupanya tidak kunjung melaksanakan agenda itu hingga masa jabatan sebagai Plt habis. Maka, KONI Jember berinisiatif mengambil langkah penyelamatan Percasi beserta atletnya. Apalagi tahun depan ada Porprov Jatim.

Salim Puji mengakui bahwa SK Plt Ketua Percasi Jember yang dimulai 22 Februari sudah berakhir pada 22 Agustus lalu. “Tapi, dari Percasi Jatim belum mengeluarkan surat pencabutan Plt,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/