alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Lihat Kondisi Sarpras Pemadam Kebakaran Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Peran pemadam kebakaran di Kabupaten Jember cukup signifikan. Mulai dari bertugas memadamkan kebakaran hingga penanganan berbagai hal yang mampu membahayakan masyarakat. Tentu saja, kesiapan kendaraan dan kekompakan tim sangat diperlukan. Oleh karena itu, pemantauan harus rutin dilakukan.

Seperti kemarin (21/9), mewakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Farouq, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Nino Eka Putra menerangkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan pemantauan sarana prasarana pemadam kebakaran. Di antaranya kondisi mobil dan kesiapsiagaan personel.

“Khusus pemantauan hari ini (kemarin, Red) pada prinsipnya siap siaga, anggota lengkap, kemudian untuk sarpras ada evaluasi,” ungkapnya. Sebab, ada dua kendaraan yang berada di bengkel dan memang perlu perawatan. Selebihnya, dia menjelaskan bahwa kondisinya baik-baik saja.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantas, seberapa penting monitoring itu? Jelas tidak akan maksimal dalam melayani masyarakat jika terjadi apa-apa. Baik dari segi kendaraan maupun psikologis para personel.

Meski begitu, dia mengaku bahwa pihaknya sempat terhalang pemantauan lantaran pandemi. “Beruntung, komunikasi melalui alat terus berjalan,” paparnya. Namun, tetap saja, pihaknya perlu bertemu untuk menjalin keharmonisan antarpimpinan dan anggota.

Lebih lanjut, dia menambahkan, jika dalam kondisi normal, pihaknya menyesuaikan anggaran untuk melakukan pemantauan. Bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali. Dengan begitu, bisa menjalin kekompakan sembari memberikan vitamin kebutuhan fisik lain kepada para anggota.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Peran pemadam kebakaran di Kabupaten Jember cukup signifikan. Mulai dari bertugas memadamkan kebakaran hingga penanganan berbagai hal yang mampu membahayakan masyarakat. Tentu saja, kesiapan kendaraan dan kekompakan tim sangat diperlukan. Oleh karena itu, pemantauan harus rutin dilakukan.

Seperti kemarin (21/9), mewakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Farouq, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Nino Eka Putra menerangkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan pemantauan sarana prasarana pemadam kebakaran. Di antaranya kondisi mobil dan kesiapsiagaan personel.

“Khusus pemantauan hari ini (kemarin, Red) pada prinsipnya siap siaga, anggota lengkap, kemudian untuk sarpras ada evaluasi,” ungkapnya. Sebab, ada dua kendaraan yang berada di bengkel dan memang perlu perawatan. Selebihnya, dia menjelaskan bahwa kondisinya baik-baik saja.

Lantas, seberapa penting monitoring itu? Jelas tidak akan maksimal dalam melayani masyarakat jika terjadi apa-apa. Baik dari segi kendaraan maupun psikologis para personel.

Meski begitu, dia mengaku bahwa pihaknya sempat terhalang pemantauan lantaran pandemi. “Beruntung, komunikasi melalui alat terus berjalan,” paparnya. Namun, tetap saja, pihaknya perlu bertemu untuk menjalin keharmonisan antarpimpinan dan anggota.

Lebih lanjut, dia menambahkan, jika dalam kondisi normal, pihaknya menyesuaikan anggaran untuk melakukan pemantauan. Bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali. Dengan begitu, bisa menjalin kekompakan sembari memberikan vitamin kebutuhan fisik lain kepada para anggota.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Peran pemadam kebakaran di Kabupaten Jember cukup signifikan. Mulai dari bertugas memadamkan kebakaran hingga penanganan berbagai hal yang mampu membahayakan masyarakat. Tentu saja, kesiapan kendaraan dan kekompakan tim sangat diperlukan. Oleh karena itu, pemantauan harus rutin dilakukan.

Seperti kemarin (21/9), mewakili Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Farouq, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember Nino Eka Putra menerangkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan pemantauan sarana prasarana pemadam kebakaran. Di antaranya kondisi mobil dan kesiapsiagaan personel.

“Khusus pemantauan hari ini (kemarin, Red) pada prinsipnya siap siaga, anggota lengkap, kemudian untuk sarpras ada evaluasi,” ungkapnya. Sebab, ada dua kendaraan yang berada di bengkel dan memang perlu perawatan. Selebihnya, dia menjelaskan bahwa kondisinya baik-baik saja.

Lantas, seberapa penting monitoring itu? Jelas tidak akan maksimal dalam melayani masyarakat jika terjadi apa-apa. Baik dari segi kendaraan maupun psikologis para personel.

Meski begitu, dia mengaku bahwa pihaknya sempat terhalang pemantauan lantaran pandemi. “Beruntung, komunikasi melalui alat terus berjalan,” paparnya. Namun, tetap saja, pihaknya perlu bertemu untuk menjalin keharmonisan antarpimpinan dan anggota.

Lebih lanjut, dia menambahkan, jika dalam kondisi normal, pihaknya menyesuaikan anggaran untuk melakukan pemantauan. Bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali. Dengan begitu, bisa menjalin kekompakan sembari memberikan vitamin kebutuhan fisik lain kepada para anggota.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/