alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Hanya Butuh Dua Jam

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam, polisi berhasil membekuk pelaku pembacokan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Minggu (20/9) pukul 16.30. Polisi berhasil meringkus Hoirul Rohman, 17, warga Dusun Krajan 2, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, di rumahnya, setelah dua jam keluarga korban melapor ke polsek.

Dua korban yang menjadi korban penusukan yakni Robi Maulana, 19, warga Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, dan Muhammad Al Farisi, 19, warga Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Akibat tusukan yang dilakukan Hoirul, korban (M Al Farisi) harus dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi Jember karena mengalami luka robek di bagian dada dan pinggang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara Robi Maulana, yang juga menjadi korban penusukan, harus dilarikan ke Klinik Graha Sehat Puger akibat luka-lukanya. Namun, karena luka tusukan pada Robi ini relatif tidak parah, akhirnya korban cukup dirawat di rumahnya.

Hoirul Rohman kepada polisi mengaku sakit hati, sehingga nekat menusuk kedua korban. Penyebabnya, seminggu sebelumnya dia menjadi korban pemukulan di Alun-Alun Puger. Saat itu, tersangka bersama temannya yang berada di alun-alun (depan kantor Kecamatan), tiba-tiba dikeroyok oleh korban dkk.

Kemudian, pada Minggu (20/9), Hoirul Rohman  bersama Hafid datang ke Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan mengendarai sepeda motor.  Di tengah jalan, tiba-tiba bertemu dengan Robi yang sedang menghadang. “Saya dipukul oleh korban (Robi), ya saya akhirnya membalas dengan pukulan. Tiba-tiba datang juga Muhammad Al Farisi yang juga ikut memukul,” kata tersangka.

Perkelahian pun terjadi. “Saya tidak mau diam dan akhirnya saya mengambil pisau (belati) yang sudah saya bawa dari rumah. Selanjutnya saya sabetkan kepada dua korban itu (Robi dan Al Farisi),” kata Hoirul.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam, polisi berhasil membekuk pelaku pembacokan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Minggu (20/9) pukul 16.30. Polisi berhasil meringkus Hoirul Rohman, 17, warga Dusun Krajan 2, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, di rumahnya, setelah dua jam keluarga korban melapor ke polsek.

Dua korban yang menjadi korban penusukan yakni Robi Maulana, 19, warga Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, dan Muhammad Al Farisi, 19, warga Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Akibat tusukan yang dilakukan Hoirul, korban (M Al Farisi) harus dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi Jember karena mengalami luka robek di bagian dada dan pinggang.

Sementara Robi Maulana, yang juga menjadi korban penusukan, harus dilarikan ke Klinik Graha Sehat Puger akibat luka-lukanya. Namun, karena luka tusukan pada Robi ini relatif tidak parah, akhirnya korban cukup dirawat di rumahnya.

Hoirul Rohman kepada polisi mengaku sakit hati, sehingga nekat menusuk kedua korban. Penyebabnya, seminggu sebelumnya dia menjadi korban pemukulan di Alun-Alun Puger. Saat itu, tersangka bersama temannya yang berada di alun-alun (depan kantor Kecamatan), tiba-tiba dikeroyok oleh korban dkk.

Kemudian, pada Minggu (20/9), Hoirul Rohman  bersama Hafid datang ke Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan mengendarai sepeda motor.  Di tengah jalan, tiba-tiba bertemu dengan Robi yang sedang menghadang. “Saya dipukul oleh korban (Robi), ya saya akhirnya membalas dengan pukulan. Tiba-tiba datang juga Muhammad Al Farisi yang juga ikut memukul,” kata tersangka.

Perkelahian pun terjadi. “Saya tidak mau diam dan akhirnya saya mengambil pisau (belati) yang sudah saya bawa dari rumah. Selanjutnya saya sabetkan kepada dua korban itu (Robi dan Al Farisi),” kata Hoirul.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam, polisi berhasil membekuk pelaku pembacokan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Minggu (20/9) pukul 16.30. Polisi berhasil meringkus Hoirul Rohman, 17, warga Dusun Krajan 2, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, di rumahnya, setelah dua jam keluarga korban melapor ke polsek.

Dua korban yang menjadi korban penusukan yakni Robi Maulana, 19, warga Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, dan Muhammad Al Farisi, 19, warga Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Akibat tusukan yang dilakukan Hoirul, korban (M Al Farisi) harus dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi Jember karena mengalami luka robek di bagian dada dan pinggang.

Sementara Robi Maulana, yang juga menjadi korban penusukan, harus dilarikan ke Klinik Graha Sehat Puger akibat luka-lukanya. Namun, karena luka tusukan pada Robi ini relatif tidak parah, akhirnya korban cukup dirawat di rumahnya.

Hoirul Rohman kepada polisi mengaku sakit hati, sehingga nekat menusuk kedua korban. Penyebabnya, seminggu sebelumnya dia menjadi korban pemukulan di Alun-Alun Puger. Saat itu, tersangka bersama temannya yang berada di alun-alun (depan kantor Kecamatan), tiba-tiba dikeroyok oleh korban dkk.

Kemudian, pada Minggu (20/9), Hoirul Rohman  bersama Hafid datang ke Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan mengendarai sepeda motor.  Di tengah jalan, tiba-tiba bertemu dengan Robi yang sedang menghadang. “Saya dipukul oleh korban (Robi), ya saya akhirnya membalas dengan pukulan. Tiba-tiba datang juga Muhammad Al Farisi yang juga ikut memukul,” kata tersangka.

Perkelahian pun terjadi. “Saya tidak mau diam dan akhirnya saya mengambil pisau (belati) yang sudah saya bawa dari rumah. Selanjutnya saya sabetkan kepada dua korban itu (Robi dan Al Farisi),” kata Hoirul.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/