alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Tidak Dijual! Malah Banyak Yang Nawar

"Saya hanya hobi. Banyak yang mau membeli, tetapi saya tidak jual. Kadang saya kasih saja,"

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Berdiam diri kadang membuat bosan banyak orang. Agar aktivitas lebih variatif, Dwi Endah Prasetyowati rela menghabiskan waktu santainya untuk mengurus bunga. Siapa sangka, bunga-bunga miliknya banyak yang menawar. Dijual tidak?

Bunga yang ditanam Komisioner Bawaslu Jember itu ada di sekitar Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember. Ada banyak jenis bunga yang ditanam. “Favorit saya bunga jemani dan antorium sirih,” kata Endah, sambil menunjukkan salah satu bunga kesukaannya.

Endah mengaku, tanaman bunga yang dimilikinya tidak untuk dijual. Akan tetapi, setiap dirinya mengunggah bunga di status WhatsApp, ada saja yang menanyakan. Bukan itu saja, orang lewat pun bisa berhenti demi bunga-bunga itu. Dijual atau tidak? “Saya hanya hobi. Banyak yang mau membeli, tetapi saya tidak jual. Kadang saya kasih saja,” ulasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perempuan yang juga hobi bersepeda itu menyebut, menanam bunga bukan saja membuat hatinya tenang, tapi juga ada nilai bisnis yang tersimpan di balik bunga-bunga cantik tersebut. “Kalau bunga ini ditekuni, pasti bisa jadi bisnis. Kalau saya hanya hobi, walaupun ada saja yang mau membeli,” kata Endah.

Di masa pandemi yang masih serba sulit ini, menanam bunga di pekarangan rumah bisa menjadi alternatif untuk mengisi kekosongan waktu. Selain lingkungan rumah menjadi indah, bisa saja akan ada bunga yang ditawar orang untuk dibeli. “Saya lihat, tanaman bunga masih prospek. Saya saja masih suka membeli bunga,” paparnya.

- Advertisement -

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Berdiam diri kadang membuat bosan banyak orang. Agar aktivitas lebih variatif, Dwi Endah Prasetyowati rela menghabiskan waktu santainya untuk mengurus bunga. Siapa sangka, bunga-bunga miliknya banyak yang menawar. Dijual tidak?

Bunga yang ditanam Komisioner Bawaslu Jember itu ada di sekitar Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember. Ada banyak jenis bunga yang ditanam. “Favorit saya bunga jemani dan antorium sirih,” kata Endah, sambil menunjukkan salah satu bunga kesukaannya.

Endah mengaku, tanaman bunga yang dimilikinya tidak untuk dijual. Akan tetapi, setiap dirinya mengunggah bunga di status WhatsApp, ada saja yang menanyakan. Bukan itu saja, orang lewat pun bisa berhenti demi bunga-bunga itu. Dijual atau tidak? “Saya hanya hobi. Banyak yang mau membeli, tetapi saya tidak jual. Kadang saya kasih saja,” ulasnya.

Perempuan yang juga hobi bersepeda itu menyebut, menanam bunga bukan saja membuat hatinya tenang, tapi juga ada nilai bisnis yang tersimpan di balik bunga-bunga cantik tersebut. “Kalau bunga ini ditekuni, pasti bisa jadi bisnis. Kalau saya hanya hobi, walaupun ada saja yang mau membeli,” kata Endah.

Di masa pandemi yang masih serba sulit ini, menanam bunga di pekarangan rumah bisa menjadi alternatif untuk mengisi kekosongan waktu. Selain lingkungan rumah menjadi indah, bisa saja akan ada bunga yang ditawar orang untuk dibeli. “Saya lihat, tanaman bunga masih prospek. Saya saja masih suka membeli bunga,” paparnya.

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Berdiam diri kadang membuat bosan banyak orang. Agar aktivitas lebih variatif, Dwi Endah Prasetyowati rela menghabiskan waktu santainya untuk mengurus bunga. Siapa sangka, bunga-bunga miliknya banyak yang menawar. Dijual tidak?

Bunga yang ditanam Komisioner Bawaslu Jember itu ada di sekitar Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember. Ada banyak jenis bunga yang ditanam. “Favorit saya bunga jemani dan antorium sirih,” kata Endah, sambil menunjukkan salah satu bunga kesukaannya.

Endah mengaku, tanaman bunga yang dimilikinya tidak untuk dijual. Akan tetapi, setiap dirinya mengunggah bunga di status WhatsApp, ada saja yang menanyakan. Bukan itu saja, orang lewat pun bisa berhenti demi bunga-bunga itu. Dijual atau tidak? “Saya hanya hobi. Banyak yang mau membeli, tetapi saya tidak jual. Kadang saya kasih saja,” ulasnya.

Perempuan yang juga hobi bersepeda itu menyebut, menanam bunga bukan saja membuat hatinya tenang, tapi juga ada nilai bisnis yang tersimpan di balik bunga-bunga cantik tersebut. “Kalau bunga ini ditekuni, pasti bisa jadi bisnis. Kalau saya hanya hobi, walaupun ada saja yang mau membeli,” kata Endah.

Di masa pandemi yang masih serba sulit ini, menanam bunga di pekarangan rumah bisa menjadi alternatif untuk mengisi kekosongan waktu. Selain lingkungan rumah menjadi indah, bisa saja akan ada bunga yang ditawar orang untuk dibeli. “Saya lihat, tanaman bunga masih prospek. Saya saja masih suka membeli bunga,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/