Pedas Gila, Cabai Sampai 15 Kilo

Segala macam menu yang ada, diracik dari tangan Risky secara langsung di rumah. Kemudian keesokan paginya, akan dimasak di warung olehnya dengan dibantu ketujuh karyawan yang juga para tetangganya sendiri. “Ada cabai pastinya dan bumbu jangkep (lengkap, red),” ungkapnya sedikit menjelaskan resep.

Setiap hari, warungnya bisa menghabiskan bahan baku sekitar enam hingga sepuluh kilo per-menunya. Dalam semua menu, cabai yang bisa dihabiskan sebanyak 15 kg. Meskipun harganya sedang naik, dia akan tetap menggunakan sejumlah cabai tersebut. “Tidak mau menghilangkan rasa khasnya yang memang pedas,” ujarnya.

Menu yang ada, memiliki cara memasak yang hampir sama. Hanya saja berbeda pada tampilannya. “Ada yang berkuah dan ada yang tidak,” ujarnya. .

Seperti ikan pe yang dibuat berkuah santan. Kemudian gurita, sayap dan ceker ayam dijadikan berkuah tanpa santan yang banjir dengan gilingan cabai. Keong dan paru dimasak tanpa kuah. Semuanya dimasak hingga matang atau mendidih. 

Jurnalis: Mega Silvia
Fotografer: Mega Silvia, Warung Pedesan/Foodies Jember for Radar Jember
Editor: Dwi Siswanto