alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

TPU Mirip Taman Bermain

Buang Kesan Angker, Bisa Diziarahi Anak-Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jika melintas di jalan raya Kecamatan Jenggawah menuju Kecamatan Ambulu, maka pemandangan sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) begitu mencolok. Bagaimana tidak, ada sekitar puluhan, mungkin ratusan, makam di desa tersebut yang dipoles oleh warga setempat dengan cara mengecat warna-warni.

Ide kreatif itu baru muncul saat memasuki bulan Ramadan, beberapa waktu lalu. Warga setempat sengaja mengecat makam untuk menghilangkan kesan angker. “Ada warga sini, dari kalangan pemuda karang taruna. Mereka cat semua pemakaman dengan warna-warni,” kata Kasun Krajan Desa Jenggawah Heru Sujono.

Menurut dia, dengan mengecat makam warna-warni itu, peziarah makam tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak kecil. “Karena biasanya, warna-warni yang mencolok diyakini menjadi kesukaan anak-anak kecil,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jika melintas di jalan raya Kecamatan Jenggawah menuju Kecamatan Ambulu, maka pemandangan sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) begitu mencolok. Bagaimana tidak, ada sekitar puluhan, mungkin ratusan, makam di desa tersebut yang dipoles oleh warga setempat dengan cara mengecat warna-warni.

Ide kreatif itu baru muncul saat memasuki bulan Ramadan, beberapa waktu lalu. Warga setempat sengaja mengecat makam untuk menghilangkan kesan angker. “Ada warga sini, dari kalangan pemuda karang taruna. Mereka cat semua pemakaman dengan warna-warni,” kata Kasun Krajan Desa Jenggawah Heru Sujono.

Menurut dia, dengan mengecat makam warna-warni itu, peziarah makam tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak kecil. “Karena biasanya, warna-warni yang mencolok diyakini menjadi kesukaan anak-anak kecil,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jika melintas di jalan raya Kecamatan Jenggawah menuju Kecamatan Ambulu, maka pemandangan sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) begitu mencolok. Bagaimana tidak, ada sekitar puluhan, mungkin ratusan, makam di desa tersebut yang dipoles oleh warga setempat dengan cara mengecat warna-warni.

Ide kreatif itu baru muncul saat memasuki bulan Ramadan, beberapa waktu lalu. Warga setempat sengaja mengecat makam untuk menghilangkan kesan angker. “Ada warga sini, dari kalangan pemuda karang taruna. Mereka cat semua pemakaman dengan warna-warni,” kata Kasun Krajan Desa Jenggawah Heru Sujono.

Menurut dia, dengan mengecat makam warna-warni itu, peziarah makam tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun juga anak-anak kecil. “Karena biasanya, warna-warni yang mencolok diyakini menjadi kesukaan anak-anak kecil,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/