alexametrics
24.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Masih Tahap Pemantauan dan Evaluasi

Operasional Wisata di Zona Oranye

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa pekan lalu Pemkab Jember sempat melarang tempat wisata dibuka saat momen Lebaran, sejumlah lokasi wisata masih aktif beroperasi. Salah satunya wisata di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, yang sudah buka sejak dua hari setelah Lebaran. Padahal, dalam pantauan terakhir tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 20 Mei tercatat, Kecamatan Kaliwates, termasuk Kelurahan Mangli, masuk dalam zona oranye.

Pihak pengelola berdalih, operasional wisata telah menerapkan prokes cukup ketat. “Prokes itu paling penting. Karena sejak awal, kami memberlakukan cek suhu, cuci tangan, pembatasan, dan lainnya,” aku Arief Febriyanto, manajer tempat wisata tersebut. Dia meyakini, dengan upaya seperti itu, dirasa aman menekan laju penyebaran pandemi dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Menyikapi hal itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember Habib Salim menilai, pihaknya telah memastikan ada pemantauan terhadap segala aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan. Terlebih di tempat-tempat yang masih masuk zona terdampak atau zona oranye pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Khusus tempat wisata, tetap kami pantau dan dievaluasi. Termasuk yang di zona kuning,” terangnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa pekan lalu Pemkab Jember sempat melarang tempat wisata dibuka saat momen Lebaran, sejumlah lokasi wisata masih aktif beroperasi. Salah satunya wisata di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, yang sudah buka sejak dua hari setelah Lebaran. Padahal, dalam pantauan terakhir tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 20 Mei tercatat, Kecamatan Kaliwates, termasuk Kelurahan Mangli, masuk dalam zona oranye.

Pihak pengelola berdalih, operasional wisata telah menerapkan prokes cukup ketat. “Prokes itu paling penting. Karena sejak awal, kami memberlakukan cek suhu, cuci tangan, pembatasan, dan lainnya,” aku Arief Febriyanto, manajer tempat wisata tersebut. Dia meyakini, dengan upaya seperti itu, dirasa aman menekan laju penyebaran pandemi dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Menyikapi hal itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember Habib Salim menilai, pihaknya telah memastikan ada pemantauan terhadap segala aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan. Terlebih di tempat-tempat yang masih masuk zona terdampak atau zona oranye pandemi.

“Khusus tempat wisata, tetap kami pantau dan dievaluasi. Termasuk yang di zona kuning,” terangnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa pekan lalu Pemkab Jember sempat melarang tempat wisata dibuka saat momen Lebaran, sejumlah lokasi wisata masih aktif beroperasi. Salah satunya wisata di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, yang sudah buka sejak dua hari setelah Lebaran. Padahal, dalam pantauan terakhir tim Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 20 Mei tercatat, Kecamatan Kaliwates, termasuk Kelurahan Mangli, masuk dalam zona oranye.

Pihak pengelola berdalih, operasional wisata telah menerapkan prokes cukup ketat. “Prokes itu paling penting. Karena sejak awal, kami memberlakukan cek suhu, cuci tangan, pembatasan, dan lainnya,” aku Arief Febriyanto, manajer tempat wisata tersebut. Dia meyakini, dengan upaya seperti itu, dirasa aman menekan laju penyebaran pandemi dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Menyikapi hal itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember Habib Salim menilai, pihaknya telah memastikan ada pemantauan terhadap segala aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan. Terlebih di tempat-tempat yang masih masuk zona terdampak atau zona oranye pandemi.

“Khusus tempat wisata, tetap kami pantau dan dievaluasi. Termasuk yang di zona kuning,” terangnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/