alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Menang Bergantung Partner, Pasangan Harus Paham Kode Permainan

Bridge memang belum sepopuler catur. Tapi bagi atlet yang menekuni permainan kartu ini, bridge selalu merasa tertantang. Sebab, atlet harus memeras otak agar memenangkan pertandingan. Inilah yang membikin Ainul Kiromah semakin gandrung dengan olahraga itu, hingga mengantarkannya meraih medali mewakili Indonesia di ajang Asia Pasific Bridge 2018 lalu.

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia menyebut, lawan-lawannya di tingkat internasional sudah berpengalaman semua. “Tipe permainannya berbeda-beda. Selain itu, pasangannya solid-solid,” kata dia.

Selain mampu meraih medali di kejuaraan internasional, alumni SMA Plus Sukowono ini juga menyabet medali pada kejuaraan bergengsi lainnya. Seperti dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 lalu. Di Porprov 2019, Ainul mendapat dua medali emas. Kategori pasangan campuran dan pasangan putri. Serta satu perak pada beregu putri. Dalam Kejurnas 2018 di Batam, dia juga meraih medali emas pada pasangan mahasiswi.

Tak hanya itu, pada Kejurnas 2017 di Sidoarjo, dia juga meraih medali perak beregu putri dan medali perunggu untuk pasangan putri. Ke depan, dirinya masih memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikannya. “Semoga prestasi di bridge ini bisa membantu. Rencananya, saya mau lanjut S-2,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan sederet prestasi yang dia dapat selama ini, kedua orang tua Ainul pun selalu mendukung putri sulungnya itu. “Kalau kami sebagai orang tua pastinya mendukung. Semoga bisa diperhatikan oleh pihak terkait, karena sudah membawa nama Jember dan Indonesia di kejuaraan internasional,” harap Sauliha, ibu Ainul.

 

- Advertisement -

Dia menyebut, lawan-lawannya di tingkat internasional sudah berpengalaman semua. “Tipe permainannya berbeda-beda. Selain itu, pasangannya solid-solid,” kata dia.

Selain mampu meraih medali di kejuaraan internasional, alumni SMA Plus Sukowono ini juga menyabet medali pada kejuaraan bergengsi lainnya. Seperti dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 lalu. Di Porprov 2019, Ainul mendapat dua medali emas. Kategori pasangan campuran dan pasangan putri. Serta satu perak pada beregu putri. Dalam Kejurnas 2018 di Batam, dia juga meraih medali emas pada pasangan mahasiswi.

Tak hanya itu, pada Kejurnas 2017 di Sidoarjo, dia juga meraih medali perak beregu putri dan medali perunggu untuk pasangan putri. Ke depan, dirinya masih memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikannya. “Semoga prestasi di bridge ini bisa membantu. Rencananya, saya mau lanjut S-2,” pungkasnya.

Dengan sederet prestasi yang dia dapat selama ini, kedua orang tua Ainul pun selalu mendukung putri sulungnya itu. “Kalau kami sebagai orang tua pastinya mendukung. Semoga bisa diperhatikan oleh pihak terkait, karena sudah membawa nama Jember dan Indonesia di kejuaraan internasional,” harap Sauliha, ibu Ainul.

 

Dia menyebut, lawan-lawannya di tingkat internasional sudah berpengalaman semua. “Tipe permainannya berbeda-beda. Selain itu, pasangannya solid-solid,” kata dia.

Selain mampu meraih medali di kejuaraan internasional, alumni SMA Plus Sukowono ini juga menyabet medali pada kejuaraan bergengsi lainnya. Seperti dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 lalu. Di Porprov 2019, Ainul mendapat dua medali emas. Kategori pasangan campuran dan pasangan putri. Serta satu perak pada beregu putri. Dalam Kejurnas 2018 di Batam, dia juga meraih medali emas pada pasangan mahasiswi.

Tak hanya itu, pada Kejurnas 2017 di Sidoarjo, dia juga meraih medali perak beregu putri dan medali perunggu untuk pasangan putri. Ke depan, dirinya masih memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikannya. “Semoga prestasi di bridge ini bisa membantu. Rencananya, saya mau lanjut S-2,” pungkasnya.

Dengan sederet prestasi yang dia dapat selama ini, kedua orang tua Ainul pun selalu mendukung putri sulungnya itu. “Kalau kami sebagai orang tua pastinya mendukung. Semoga bisa diperhatikan oleh pihak terkait, karena sudah membawa nama Jember dan Indonesia di kejuaraan internasional,” harap Sauliha, ibu Ainul.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/