alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Berharap Ada Donasi Tenaga

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian warga Jember dalam memberantas korona semakin tinggi. Mengingat, wabah korona masih menghantui masyarakat Jember. Kepedulian tersebut tampak dari beberapa warga Jember yang merespons pemberitaan Jawa Pos Radar Jember mengenai pemuda pembuat face shield, akhir pekan (19/4) lalu. Salah satunya Agung Dwi Susilo.

Banyak orang yang menghubunginya untuk membuat face shield, termasuk kerabat dekat. “Bahkan, ada yang datang ke sini. Mereka meminta face shield,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu. Dia menjelaskan bahwa ada juga yang mendonasikan uang.

Namun, pemuda yang kerap disapa Agung itu mengaku kewalahan. Sebab, hanya dua orang yang pasti menggarap. Yakni Agung dan salah seorang anggota Polsek Sumbersari yang enggan disebut namanya.  “Sedangkan, warga lain kan punya kesibukan sendiri-sendiri. Mereka bergantian membantu jika tak memiliki kesibukan,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Agung berharap, donasi tak hanya berupa uang. Kalau ada tenaga tambahan, menurut dia, bisa menghasilkan lebih banyak face shield. Jadi, face shield yang dia buat dapat tersebar di seluruh Kabupaten Jember, bahkan di kabupaten lain. “”Kalau banyak orang, bisa cepat. Kalau dua orang, kadang sampai subuh. Tapi, lebih baik lagi jika mau membuat sendiri. Lalu, ikut membantu mendistribusikan kepada yang membutuhkan,” lanjutnya.

Menurutnya, bahan yang diperlukan sederhana dan dapat dibeli di pertokoan daerah Jember. Yakni, stopmap plastik F4, PVC Sheet, sponge, stiker duratrac antiair, double tape, tali karet, lem, dan eyelet.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian warga Jember dalam memberantas korona semakin tinggi. Mengingat, wabah korona masih menghantui masyarakat Jember. Kepedulian tersebut tampak dari beberapa warga Jember yang merespons pemberitaan Jawa Pos Radar Jember mengenai pemuda pembuat face shield, akhir pekan (19/4) lalu. Salah satunya Agung Dwi Susilo.

Banyak orang yang menghubunginya untuk membuat face shield, termasuk kerabat dekat. “Bahkan, ada yang datang ke sini. Mereka meminta face shield,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu. Dia menjelaskan bahwa ada juga yang mendonasikan uang.

Namun, pemuda yang kerap disapa Agung itu mengaku kewalahan. Sebab, hanya dua orang yang pasti menggarap. Yakni Agung dan salah seorang anggota Polsek Sumbersari yang enggan disebut namanya.  “Sedangkan, warga lain kan punya kesibukan sendiri-sendiri. Mereka bergantian membantu jika tak memiliki kesibukan,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Agung berharap, donasi tak hanya berupa uang. Kalau ada tenaga tambahan, menurut dia, bisa menghasilkan lebih banyak face shield. Jadi, face shield yang dia buat dapat tersebar di seluruh Kabupaten Jember, bahkan di kabupaten lain. “”Kalau banyak orang, bisa cepat. Kalau dua orang, kadang sampai subuh. Tapi, lebih baik lagi jika mau membuat sendiri. Lalu, ikut membantu mendistribusikan kepada yang membutuhkan,” lanjutnya.

Menurutnya, bahan yang diperlukan sederhana dan dapat dibeli di pertokoan daerah Jember. Yakni, stopmap plastik F4, PVC Sheet, sponge, stiker duratrac antiair, double tape, tali karet, lem, dan eyelet.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian warga Jember dalam memberantas korona semakin tinggi. Mengingat, wabah korona masih menghantui masyarakat Jember. Kepedulian tersebut tampak dari beberapa warga Jember yang merespons pemberitaan Jawa Pos Radar Jember mengenai pemuda pembuat face shield, akhir pekan (19/4) lalu. Salah satunya Agung Dwi Susilo.

Banyak orang yang menghubunginya untuk membuat face shield, termasuk kerabat dekat. “Bahkan, ada yang datang ke sini. Mereka meminta face shield,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu. Dia menjelaskan bahwa ada juga yang mendonasikan uang.

Namun, pemuda yang kerap disapa Agung itu mengaku kewalahan. Sebab, hanya dua orang yang pasti menggarap. Yakni Agung dan salah seorang anggota Polsek Sumbersari yang enggan disebut namanya.  “Sedangkan, warga lain kan punya kesibukan sendiri-sendiri. Mereka bergantian membantu jika tak memiliki kesibukan,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Agung berharap, donasi tak hanya berupa uang. Kalau ada tenaga tambahan, menurut dia, bisa menghasilkan lebih banyak face shield. Jadi, face shield yang dia buat dapat tersebar di seluruh Kabupaten Jember, bahkan di kabupaten lain. “”Kalau banyak orang, bisa cepat. Kalau dua orang, kadang sampai subuh. Tapi, lebih baik lagi jika mau membuat sendiri. Lalu, ikut membantu mendistribusikan kepada yang membutuhkan,” lanjutnya.

Menurutnya, bahan yang diperlukan sederhana dan dapat dibeli di pertokoan daerah Jember. Yakni, stopmap plastik F4, PVC Sheet, sponge, stiker duratrac antiair, double tape, tali karet, lem, dan eyelet.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/