alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Baru Sebagian yang Ditembok

Tanggul Sungai Kencong Berpotensi Ambrol

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kejadian banjir di Kecamatan Kencong 2019 silam? Banjir yang terjadi akibat ambrolnya sisi timur tanggul Sungai Kencong itu menjadi pilu warga Kencong dan sekitarnya karena merendam ratusan rumah warga.

Kini, dua tahun pascabanjir, sejumlah sisi tanggul terlihat sudah diperbaiki. Sebagian besar telah ditembok. Namun, sisi lainnya belum tersentuh. Seperti di salah satu sisi bagian barat, yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kencong. Tampak ketinggian tanggul melebihi bangunan permukiman warga.

Kondisi itu pun kerap memicu kegelisahan warga. “Kalau saat hujan seperti kemarin itu ya khawatir. Takut ambrol seperti tahun 2019 lalu,” kata Lutfi, warga yang tinggal di sekitar sungai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kekhawatiran tersebut hampir dirasakan mayoritas warga. Terlebih, mereka yang tinggal persis di sekitar tanggul tanpa ditembok. “Kalau yang sudah ditembok lebih aman. Nah, yang belum ini, rawan,” tambah Suryadi, warga yang tinggal persis di tanggul yang tidak dilapisi tembok.

Meskipun puncak musim hujan mulai berangsur turun, namun hal itu belum sepenuhnya menurunkan kekhawatiran warga akan ambrolnya tanggul sungai sewaktu-waktu. Mereka berharap, tanggul bisa dilapisi tembok semua atau dicor.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kejadian banjir di Kecamatan Kencong 2019 silam? Banjir yang terjadi akibat ambrolnya sisi timur tanggul Sungai Kencong itu menjadi pilu warga Kencong dan sekitarnya karena merendam ratusan rumah warga.

Kini, dua tahun pascabanjir, sejumlah sisi tanggul terlihat sudah diperbaiki. Sebagian besar telah ditembok. Namun, sisi lainnya belum tersentuh. Seperti di salah satu sisi bagian barat, yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kencong. Tampak ketinggian tanggul melebihi bangunan permukiman warga.

Kondisi itu pun kerap memicu kegelisahan warga. “Kalau saat hujan seperti kemarin itu ya khawatir. Takut ambrol seperti tahun 2019 lalu,” kata Lutfi, warga yang tinggal di sekitar sungai.

Kekhawatiran tersebut hampir dirasakan mayoritas warga. Terlebih, mereka yang tinggal persis di sekitar tanggul tanpa ditembok. “Kalau yang sudah ditembok lebih aman. Nah, yang belum ini, rawan,” tambah Suryadi, warga yang tinggal persis di tanggul yang tidak dilapisi tembok.

Meskipun puncak musim hujan mulai berangsur turun, namun hal itu belum sepenuhnya menurunkan kekhawatiran warga akan ambrolnya tanggul sungai sewaktu-waktu. Mereka berharap, tanggul bisa dilapisi tembok semua atau dicor.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kejadian banjir di Kecamatan Kencong 2019 silam? Banjir yang terjadi akibat ambrolnya sisi timur tanggul Sungai Kencong itu menjadi pilu warga Kencong dan sekitarnya karena merendam ratusan rumah warga.

Kini, dua tahun pascabanjir, sejumlah sisi tanggul terlihat sudah diperbaiki. Sebagian besar telah ditembok. Namun, sisi lainnya belum tersentuh. Seperti di salah satu sisi bagian barat, yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kencong. Tampak ketinggian tanggul melebihi bangunan permukiman warga.

Kondisi itu pun kerap memicu kegelisahan warga. “Kalau saat hujan seperti kemarin itu ya khawatir. Takut ambrol seperti tahun 2019 lalu,” kata Lutfi, warga yang tinggal di sekitar sungai.

Kekhawatiran tersebut hampir dirasakan mayoritas warga. Terlebih, mereka yang tinggal persis di sekitar tanggul tanpa ditembok. “Kalau yang sudah ditembok lebih aman. Nah, yang belum ini, rawan,” tambah Suryadi, warga yang tinggal persis di tanggul yang tidak dilapisi tembok.

Meskipun puncak musim hujan mulai berangsur turun, namun hal itu belum sepenuhnya menurunkan kekhawatiran warga akan ambrolnya tanggul sungai sewaktu-waktu. Mereka berharap, tanggul bisa dilapisi tembok semua atau dicor.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/