alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Pandemi Akibatkan IPM Jember Melambat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Jember terus menunjukkan kemajuan dalam setiap tahunnya. Namun, pada tahun 2020, laju IPM melambat akibat dari pandemi virus korona.

Sebagai indikator yang menunjukkan perkembangan pembangunan dalam jangka panjang, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar. Yakni umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standard hidup layak (decent standard of living).

Pada 2020, pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Jember yang disesuaikan mencapai Rp 9,294 juta per tahun. Angka ini turun 2,43 persen (Rp 231 ribu) dibanding tahun 2019. Hal ini terjadi akibat kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak lesunya ekonomi dan pengurangan tenaga kerja. Sehingga kemampuan daya beli masyarakat juga ikut menurun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk memutus rantai pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengambil kebijakan WFH (work from home), SFH (School From Home) dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dampak dari kebijakan tersebut menjadikan perekonomian semakin melambat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Jember terus menunjukkan kemajuan dalam setiap tahunnya. Namun, pada tahun 2020, laju IPM melambat akibat dari pandemi virus korona.

Sebagai indikator yang menunjukkan perkembangan pembangunan dalam jangka panjang, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar. Yakni umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standard hidup layak (decent standard of living).

Pada 2020, pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Jember yang disesuaikan mencapai Rp 9,294 juta per tahun. Angka ini turun 2,43 persen (Rp 231 ribu) dibanding tahun 2019. Hal ini terjadi akibat kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak lesunya ekonomi dan pengurangan tenaga kerja. Sehingga kemampuan daya beli masyarakat juga ikut menurun.

Untuk memutus rantai pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengambil kebijakan WFH (work from home), SFH (School From Home) dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dampak dari kebijakan tersebut menjadikan perekonomian semakin melambat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Jember terus menunjukkan kemajuan dalam setiap tahunnya. Namun, pada tahun 2020, laju IPM melambat akibat dari pandemi virus korona.

Sebagai indikator yang menunjukkan perkembangan pembangunan dalam jangka panjang, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar. Yakni umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standard hidup layak (decent standard of living).

Pada 2020, pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Jember yang disesuaikan mencapai Rp 9,294 juta per tahun. Angka ini turun 2,43 persen (Rp 231 ribu) dibanding tahun 2019. Hal ini terjadi akibat kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak lesunya ekonomi dan pengurangan tenaga kerja. Sehingga kemampuan daya beli masyarakat juga ikut menurun.

Untuk memutus rantai pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengambil kebijakan WFH (work from home), SFH (School From Home) dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dampak dari kebijakan tersebut menjadikan perekonomian semakin melambat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/