alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Bikin Efek Lukanya Seperti Beneran, Riasan Hantunya Juga Menakutkan

Pernah melihat film horor yang memunculkan sosok hantu dengan penuh luka? Ternyata, luka-luka itu bukanlah efek kamera, tapi riasan. Dirgamaya Dewasasri adalah salah satu seniman muda yang jago bikin riasan semacam itu.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – DIRGAMAYA Dewasasri, perempuan asli Banyuwangi ini telah mengenal make-up sejak SMA. Mulanya, ia hanya coba-coba untuk merias wajahnya sendiri. Untuk melatih kelihaian dalam merias, Dirga menjadikan teman sepermainannya sebagai bahan percobaan. Hingga di sekolahnya, ia menjadi populer lantaran dinilai pandai dalam ber-make-up.

Dirga pun mulai unjuk gigi dengan kemampuan meriasnya ketika ditunjuk sebagai perias peran karakter Snow White pada pergelaran teater di acara perpisahan sekolahnya. Inilah kali pertama Dirga kenal dengan make-up karakter. “Itu pertama kali aku make-up orang dengan karakter Disney. Dan itu lumayan sulit,” ungkapnya.

Tamat SMA, kecintaan merias masih berlanjut. Tak ada target khusus. Dirga hanya tekun merias wajahnya sendiri dengan berbagai tampilan yang berbeda. Tak heran ketika kuliah, Dirga sering tampil nyentrik. Ada kalanya, ia merias dirinya khas film horor dengan memakai lipstik hitam pekat. Tampilan bajunya pun disesuaikan dengan baju berwarna hitam. Ini berlangsung hingga Dirga semester tiga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, Dirga pun mulai mengikuti komunitas perfilman. Ini adalah fase terbaru ketika Dirga belajar tata rias semasa kuliah. Sejak saat ini, kebiasaan tampil nyentrik waktu kuliah mulai berkurang.

Di sana, Dirga kepincut belajar merias karakter. Riasan pertama yang dibuat adalah luka bakar pada wajah. Sejak mengikuti dunia perfilman, Dirga mengaku semakin jeli dan teliti ketika melihat riasan yang kurang pas atau kurang tertata. Kesalahan dan kekurangan ini tidak bisa dilihat oleh awam.

Jadi, ketika Dirga membikin riasan karakter, efek luka tampak begitu nyata. Seperti sesungguhnya. Bahkan, ketika merias karakter hantu, orang yang melihat bisa ketakutan. “Kalau orang lain lihat film karena ceritanya. Tapi, kalau aku lihat dari sisi artistiknya, wardrobe-nya, pakaiannya, dan make-up-nya,” ujar mahasiswa semester akhir di IAIN Jember ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – DIRGAMAYA Dewasasri, perempuan asli Banyuwangi ini telah mengenal make-up sejak SMA. Mulanya, ia hanya coba-coba untuk merias wajahnya sendiri. Untuk melatih kelihaian dalam merias, Dirga menjadikan teman sepermainannya sebagai bahan percobaan. Hingga di sekolahnya, ia menjadi populer lantaran dinilai pandai dalam ber-make-up.

Dirga pun mulai unjuk gigi dengan kemampuan meriasnya ketika ditunjuk sebagai perias peran karakter Snow White pada pergelaran teater di acara perpisahan sekolahnya. Inilah kali pertama Dirga kenal dengan make-up karakter. “Itu pertama kali aku make-up orang dengan karakter Disney. Dan itu lumayan sulit,” ungkapnya.

Tamat SMA, kecintaan merias masih berlanjut. Tak ada target khusus. Dirga hanya tekun merias wajahnya sendiri dengan berbagai tampilan yang berbeda. Tak heran ketika kuliah, Dirga sering tampil nyentrik. Ada kalanya, ia merias dirinya khas film horor dengan memakai lipstik hitam pekat. Tampilan bajunya pun disesuaikan dengan baju berwarna hitam. Ini berlangsung hingga Dirga semester tiga.

Selanjutnya, Dirga pun mulai mengikuti komunitas perfilman. Ini adalah fase terbaru ketika Dirga belajar tata rias semasa kuliah. Sejak saat ini, kebiasaan tampil nyentrik waktu kuliah mulai berkurang.

Di sana, Dirga kepincut belajar merias karakter. Riasan pertama yang dibuat adalah luka bakar pada wajah. Sejak mengikuti dunia perfilman, Dirga mengaku semakin jeli dan teliti ketika melihat riasan yang kurang pas atau kurang tertata. Kesalahan dan kekurangan ini tidak bisa dilihat oleh awam.

Jadi, ketika Dirga membikin riasan karakter, efek luka tampak begitu nyata. Seperti sesungguhnya. Bahkan, ketika merias karakter hantu, orang yang melihat bisa ketakutan. “Kalau orang lain lihat film karena ceritanya. Tapi, kalau aku lihat dari sisi artistiknya, wardrobe-nya, pakaiannya, dan make-up-nya,” ujar mahasiswa semester akhir di IAIN Jember ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – DIRGAMAYA Dewasasri, perempuan asli Banyuwangi ini telah mengenal make-up sejak SMA. Mulanya, ia hanya coba-coba untuk merias wajahnya sendiri. Untuk melatih kelihaian dalam merias, Dirga menjadikan teman sepermainannya sebagai bahan percobaan. Hingga di sekolahnya, ia menjadi populer lantaran dinilai pandai dalam ber-make-up.

Dirga pun mulai unjuk gigi dengan kemampuan meriasnya ketika ditunjuk sebagai perias peran karakter Snow White pada pergelaran teater di acara perpisahan sekolahnya. Inilah kali pertama Dirga kenal dengan make-up karakter. “Itu pertama kali aku make-up orang dengan karakter Disney. Dan itu lumayan sulit,” ungkapnya.

Tamat SMA, kecintaan merias masih berlanjut. Tak ada target khusus. Dirga hanya tekun merias wajahnya sendiri dengan berbagai tampilan yang berbeda. Tak heran ketika kuliah, Dirga sering tampil nyentrik. Ada kalanya, ia merias dirinya khas film horor dengan memakai lipstik hitam pekat. Tampilan bajunya pun disesuaikan dengan baju berwarna hitam. Ini berlangsung hingga Dirga semester tiga.

Selanjutnya, Dirga pun mulai mengikuti komunitas perfilman. Ini adalah fase terbaru ketika Dirga belajar tata rias semasa kuliah. Sejak saat ini, kebiasaan tampil nyentrik waktu kuliah mulai berkurang.

Di sana, Dirga kepincut belajar merias karakter. Riasan pertama yang dibuat adalah luka bakar pada wajah. Sejak mengikuti dunia perfilman, Dirga mengaku semakin jeli dan teliti ketika melihat riasan yang kurang pas atau kurang tertata. Kesalahan dan kekurangan ini tidak bisa dilihat oleh awam.

Jadi, ketika Dirga membikin riasan karakter, efek luka tampak begitu nyata. Seperti sesungguhnya. Bahkan, ketika merias karakter hantu, orang yang melihat bisa ketakutan. “Kalau orang lain lihat film karena ceritanya. Tapi, kalau aku lihat dari sisi artistiknya, wardrobe-nya, pakaiannya, dan make-up-nya,” ujar mahasiswa semester akhir di IAIN Jember ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/