alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Alternatif Tempat Belajar Selama Pandemi

Lembaga Bimbel Jadi Pilihan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring ternyata membuat orang tua memilih menambah jam belajar anak-anak mereka. Sebab, selama masa belajar di rumah, waktu belajar lebih singkat. Para orang tua pun mengirim anaknya ke lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk menambal kekurangan materi pembelajaran.

Akademisi Universitas Jember Erwin Nur Rif’ah memprediksi, selama PJJ berlangsung banyak anak yang sudah tidak bersekolah, meski secara formal mereka tidak berhenti. Sehingga, para orang tua mengarahkan anak mereka untuk melakukan kursus bimbel. Kebanyakan adalah siswa tingkat SMP dan SMA. Situasi ini menjadi angin segar bagi lembaga bimbel untuk mengeruk cuan selama pandemi berlangsung.

Rini  Maslikhah, salah satu pengajar di lembaga bimbel di Jember, mengakui, selama pandemi jumlah peserta kursus di lembaganya terus bertambah jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peningkatannya, kata dia, lebih dari 20 persen. “Jumlahnya memang meningkat,” ungkapnya, kemarin (1/21).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring ternyata membuat orang tua memilih menambah jam belajar anak-anak mereka. Sebab, selama masa belajar di rumah, waktu belajar lebih singkat. Para orang tua pun mengirim anaknya ke lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk menambal kekurangan materi pembelajaran.

Akademisi Universitas Jember Erwin Nur Rif’ah memprediksi, selama PJJ berlangsung banyak anak yang sudah tidak bersekolah, meski secara formal mereka tidak berhenti. Sehingga, para orang tua mengarahkan anak mereka untuk melakukan kursus bimbel. Kebanyakan adalah siswa tingkat SMP dan SMA. Situasi ini menjadi angin segar bagi lembaga bimbel untuk mengeruk cuan selama pandemi berlangsung.

Rini  Maslikhah, salah satu pengajar di lembaga bimbel di Jember, mengakui, selama pandemi jumlah peserta kursus di lembaganya terus bertambah jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peningkatannya, kata dia, lebih dari 20 persen. “Jumlahnya memang meningkat,” ungkapnya, kemarin (1/21).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring ternyata membuat orang tua memilih menambah jam belajar anak-anak mereka. Sebab, selama masa belajar di rumah, waktu belajar lebih singkat. Para orang tua pun mengirim anaknya ke lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk menambal kekurangan materi pembelajaran.

Akademisi Universitas Jember Erwin Nur Rif’ah memprediksi, selama PJJ berlangsung banyak anak yang sudah tidak bersekolah, meski secara formal mereka tidak berhenti. Sehingga, para orang tua mengarahkan anak mereka untuk melakukan kursus bimbel. Kebanyakan adalah siswa tingkat SMP dan SMA. Situasi ini menjadi angin segar bagi lembaga bimbel untuk mengeruk cuan selama pandemi berlangsung.

Rini  Maslikhah, salah satu pengajar di lembaga bimbel di Jember, mengakui, selama pandemi jumlah peserta kursus di lembaganya terus bertambah jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peningkatannya, kata dia, lebih dari 20 persen. “Jumlahnya memang meningkat,” ungkapnya, kemarin (1/21).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/