alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Kamar Mandinya Satu, Digunakan untuk Semua Pengunjung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seperti diketahui, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember menjadi salah satu kantor pemerintah yang paling banyak dikunjungi warga setiap harinya. Akan tetapi, kantor ini hanya menyediakan satu toilet. Alhasil, pria dan wanita kadang-kadang harus antre di depan lokasi yang ditandai dengan petunjuk bahwa laki-laki dan perempuan toiletnya sama.

Penyediaan toilet untuk semua warga yang berkunjung ke Dispendukcapil itu dirasa kurang banyak oleh pengunjung. Betapa tidak, dulu sebelum ada wabah korona, warga yang berkunjung untuk mengurus administrasi kependudukan bisa mencapai seribu orang lebih per harinya. Sementara, sekarang hanya ada puluhan hingga ratusan orang, karena banyak warga yang masih takut korona.

Keberadaan toilet di Dispendukcapil yakni di sisi kanan kantor. Di dinding depan tempat kamar kecil itu, sebuah penunjuk mini memperlihatkan tempat lelaki dan perempuan menjadi satu. Tak heran, meski bangunannya cukup bagus, namun banyaknya warga yang masuk ke dalam satu toilet secara bergantian membuat tempat itu menjadi tak sedap dipandang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tiara, warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, yang sempat datang ke Dispendukcapil, menyempatkan diri untuk memasuki kamar mandi. Begitu keluar, Tiara pun memberikan keterangan saat ditanya Jawa Pos Radar Jember. “Kamar mandinya kotor,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seperti diketahui, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember menjadi salah satu kantor pemerintah yang paling banyak dikunjungi warga setiap harinya. Akan tetapi, kantor ini hanya menyediakan satu toilet. Alhasil, pria dan wanita kadang-kadang harus antre di depan lokasi yang ditandai dengan petunjuk bahwa laki-laki dan perempuan toiletnya sama.

Penyediaan toilet untuk semua warga yang berkunjung ke Dispendukcapil itu dirasa kurang banyak oleh pengunjung. Betapa tidak, dulu sebelum ada wabah korona, warga yang berkunjung untuk mengurus administrasi kependudukan bisa mencapai seribu orang lebih per harinya. Sementara, sekarang hanya ada puluhan hingga ratusan orang, karena banyak warga yang masih takut korona.

Keberadaan toilet di Dispendukcapil yakni di sisi kanan kantor. Di dinding depan tempat kamar kecil itu, sebuah penunjuk mini memperlihatkan tempat lelaki dan perempuan menjadi satu. Tak heran, meski bangunannya cukup bagus, namun banyaknya warga yang masuk ke dalam satu toilet secara bergantian membuat tempat itu menjadi tak sedap dipandang.

Tiara, warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, yang sempat datang ke Dispendukcapil, menyempatkan diri untuk memasuki kamar mandi. Begitu keluar, Tiara pun memberikan keterangan saat ditanya Jawa Pos Radar Jember. “Kamar mandinya kotor,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Seperti diketahui, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember menjadi salah satu kantor pemerintah yang paling banyak dikunjungi warga setiap harinya. Akan tetapi, kantor ini hanya menyediakan satu toilet. Alhasil, pria dan wanita kadang-kadang harus antre di depan lokasi yang ditandai dengan petunjuk bahwa laki-laki dan perempuan toiletnya sama.

Penyediaan toilet untuk semua warga yang berkunjung ke Dispendukcapil itu dirasa kurang banyak oleh pengunjung. Betapa tidak, dulu sebelum ada wabah korona, warga yang berkunjung untuk mengurus administrasi kependudukan bisa mencapai seribu orang lebih per harinya. Sementara, sekarang hanya ada puluhan hingga ratusan orang, karena banyak warga yang masih takut korona.

Keberadaan toilet di Dispendukcapil yakni di sisi kanan kantor. Di dinding depan tempat kamar kecil itu, sebuah penunjuk mini memperlihatkan tempat lelaki dan perempuan menjadi satu. Tak heran, meski bangunannya cukup bagus, namun banyaknya warga yang masuk ke dalam satu toilet secara bergantian membuat tempat itu menjadi tak sedap dipandang.

Tiara, warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, yang sempat datang ke Dispendukcapil, menyempatkan diri untuk memasuki kamar mandi. Begitu keluar, Tiara pun memberikan keterangan saat ditanya Jawa Pos Radar Jember. “Kamar mandinya kotor,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/