alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Strategi Petenis Jember Ambil Juara Porprov

Atlet Tenis Mulai Panaskan Mesin

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Cabor tenis langsung tancap gas seusai menyelesaikan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Sebanyak 16 atlet tenis dari hasil seleksi tersebut bakal mengikuti kejuaraan tenis di Surabaya. Ajang tersebut akan jadi evaluasi pelatih sebelum masuk training center (TC).

Kejuaraan Tenis Disway di Surabaya yang berlangsung 23–29 September mendatang akan menjadi kompetisi pertama bagi petenis Jember sejak pandemi Covid-19. Sebelumnya, sejumlah petenis andalan Jember dilarang untuk mengikuti kompetisi persahabatan yang digelar kabupaten lain. “Sebelumnya, kami memang larang anak-anak mengikuti laga persahabatan. Karena kami tuan rumah dan memiliki materi bagus, maka rawan dicuri informasinya,” ucap Heri Riono, pelatih tenis Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember.

SIAP BERTANDING: Sejumlah petenis hasil seleksi bakal bersiap menuju Surabaya untuk mengikuti kompetisi. Ajang tersebut dijadikan tolok ukur kemampuan sekaligus mengintip kekuatan tim tenis dari daerah lain yang disiapkan untuk Porprov Jatim 2022 mendatang.

Alasan mengapa 16 atlet yang lolos seleksi tersebut bakal terjun semua di Surabaya tersebut, tidak lain karena petenis yang disiapkan untuk Porprov turun semua. Sehingga tujuan utama mengikuti kompetisi tersebut adalah mengukur sejauh mana kualitas petenis Jember. “Dari kompetisi di sana, kami bisa memantau petenis dari daerah lain,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara matematis, di atas kertas petenis Jember, khususnya putri, lebih diunggulkan. Namun, sebagai pelatih, dia juga ingin menumbuhkan kembali atmosfer pertandingan dan mengetahui kelemahan yang dimiliki atletnya. “Dari pertandingan itu kami akan evaluasi, khususnya kelemahan, dan masih ada waktu untuk memperbaiki,” tuturnya.

Menurutnya, daerah yang juga dijadikan perhatian oleh Heri adalah Blitar. “Kalau Blitar itu rata kualitasnya. Makanya, saya juga ingin tahu lebih dekat bagaimana kualitas petenis dari Blitar,” tuturnya.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Cabor tenis langsung tancap gas seusai menyelesaikan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Sebanyak 16 atlet tenis dari hasil seleksi tersebut bakal mengikuti kejuaraan tenis di Surabaya. Ajang tersebut akan jadi evaluasi pelatih sebelum masuk training center (TC).

Kejuaraan Tenis Disway di Surabaya yang berlangsung 23–29 September mendatang akan menjadi kompetisi pertama bagi petenis Jember sejak pandemi Covid-19. Sebelumnya, sejumlah petenis andalan Jember dilarang untuk mengikuti kompetisi persahabatan yang digelar kabupaten lain. “Sebelumnya, kami memang larang anak-anak mengikuti laga persahabatan. Karena kami tuan rumah dan memiliki materi bagus, maka rawan dicuri informasinya,” ucap Heri Riono, pelatih tenis Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember.

SIAP BERTANDING: Sejumlah petenis hasil seleksi bakal bersiap menuju Surabaya untuk mengikuti kompetisi. Ajang tersebut dijadikan tolok ukur kemampuan sekaligus mengintip kekuatan tim tenis dari daerah lain yang disiapkan untuk Porprov Jatim 2022 mendatang.

Alasan mengapa 16 atlet yang lolos seleksi tersebut bakal terjun semua di Surabaya tersebut, tidak lain karena petenis yang disiapkan untuk Porprov turun semua. Sehingga tujuan utama mengikuti kompetisi tersebut adalah mengukur sejauh mana kualitas petenis Jember. “Dari kompetisi di sana, kami bisa memantau petenis dari daerah lain,” imbuhnya.

Secara matematis, di atas kertas petenis Jember, khususnya putri, lebih diunggulkan. Namun, sebagai pelatih, dia juga ingin menumbuhkan kembali atmosfer pertandingan dan mengetahui kelemahan yang dimiliki atletnya. “Dari pertandingan itu kami akan evaluasi, khususnya kelemahan, dan masih ada waktu untuk memperbaiki,” tuturnya.

Menurutnya, daerah yang juga dijadikan perhatian oleh Heri adalah Blitar. “Kalau Blitar itu rata kualitasnya. Makanya, saya juga ingin tahu lebih dekat bagaimana kualitas petenis dari Blitar,” tuturnya.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Cabor tenis langsung tancap gas seusai menyelesaikan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Sebanyak 16 atlet tenis dari hasil seleksi tersebut bakal mengikuti kejuaraan tenis di Surabaya. Ajang tersebut akan jadi evaluasi pelatih sebelum masuk training center (TC).

Kejuaraan Tenis Disway di Surabaya yang berlangsung 23–29 September mendatang akan menjadi kompetisi pertama bagi petenis Jember sejak pandemi Covid-19. Sebelumnya, sejumlah petenis andalan Jember dilarang untuk mengikuti kompetisi persahabatan yang digelar kabupaten lain. “Sebelumnya, kami memang larang anak-anak mengikuti laga persahabatan. Karena kami tuan rumah dan memiliki materi bagus, maka rawan dicuri informasinya,” ucap Heri Riono, pelatih tenis Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember.

SIAP BERTANDING: Sejumlah petenis hasil seleksi bakal bersiap menuju Surabaya untuk mengikuti kompetisi. Ajang tersebut dijadikan tolok ukur kemampuan sekaligus mengintip kekuatan tim tenis dari daerah lain yang disiapkan untuk Porprov Jatim 2022 mendatang.

Alasan mengapa 16 atlet yang lolos seleksi tersebut bakal terjun semua di Surabaya tersebut, tidak lain karena petenis yang disiapkan untuk Porprov turun semua. Sehingga tujuan utama mengikuti kompetisi tersebut adalah mengukur sejauh mana kualitas petenis Jember. “Dari kompetisi di sana, kami bisa memantau petenis dari daerah lain,” imbuhnya.

Secara matematis, di atas kertas petenis Jember, khususnya putri, lebih diunggulkan. Namun, sebagai pelatih, dia juga ingin menumbuhkan kembali atmosfer pertandingan dan mengetahui kelemahan yang dimiliki atletnya. “Dari pertandingan itu kami akan evaluasi, khususnya kelemahan, dan masih ada waktu untuk memperbaiki,” tuturnya.

Menurutnya, daerah yang juga dijadikan perhatian oleh Heri adalah Blitar. “Kalau Blitar itu rata kualitasnya. Makanya, saya juga ingin tahu lebih dekat bagaimana kualitas petenis dari Blitar,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/