alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Jember Antisipasi Dini Pandemi Susulan Covid-19

Prokes Ketat pada Seluruh Level PPKM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember memang mulai melandai. Bahkan, berdasarkan data asesmen yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jember masih bertengger pada penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, salah satu faktor yang menurunkan berbagai risiko penularan adalah diri masing-masing. “Kalau kita patuh, insyaallah virus lama-lama akan menghilang,” ungkapnya.

Selain membunuh virus, kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) tersebut juga diharapkan menumbuhkan pergerakan ekonomi masyarakat Jember. Karena itu, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu memberantas mata rantai persebaran Covid-19. Baik jajaran pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengendurkan berbagai penanganan pemberantasan Covid-19. “Baik masuk level berapa pun, sama-sama ketat,” paparnya. Di antaranya dengan menerjunkan sejumlah petugas ketika malam hari guna mendatangi titik keramaian dan menegur siapa pun yang tak menerapkan prokes.

Kalau ada yang terpapar, lanjutnya, pihaknya bakal melakukan penanganan yang sama bersama TNI dan Polri. Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar penularan itu bisa dideteksi lebih awal.

Selain itu, Hendy juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah membantu pemerintah dengan memberikan sejumlah bantuan. Mulai dari peralatan kesehatan hingga percepatan vaksinasi. “Terima kasih atas bantuan-bantuan yang telah diberikan. Itu sangat berharga dan pasti akan bermanfaat,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember memang mulai melandai. Bahkan, berdasarkan data asesmen yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jember masih bertengger pada penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, salah satu faktor yang menurunkan berbagai risiko penularan adalah diri masing-masing. “Kalau kita patuh, insyaallah virus lama-lama akan menghilang,” ungkapnya.

Selain membunuh virus, kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) tersebut juga diharapkan menumbuhkan pergerakan ekonomi masyarakat Jember. Karena itu, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu memberantas mata rantai persebaran Covid-19. Baik jajaran pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengendurkan berbagai penanganan pemberantasan Covid-19. “Baik masuk level berapa pun, sama-sama ketat,” paparnya. Di antaranya dengan menerjunkan sejumlah petugas ketika malam hari guna mendatangi titik keramaian dan menegur siapa pun yang tak menerapkan prokes.

Kalau ada yang terpapar, lanjutnya, pihaknya bakal melakukan penanganan yang sama bersama TNI dan Polri. Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar penularan itu bisa dideteksi lebih awal.

Selain itu, Hendy juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah membantu pemerintah dengan memberikan sejumlah bantuan. Mulai dari peralatan kesehatan hingga percepatan vaksinasi. “Terima kasih atas bantuan-bantuan yang telah diberikan. Itu sangat berharga dan pasti akan bermanfaat,” ujarnya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember memang mulai melandai. Bahkan, berdasarkan data asesmen yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jember masih bertengger pada penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, salah satu faktor yang menurunkan berbagai risiko penularan adalah diri masing-masing. “Kalau kita patuh, insyaallah virus lama-lama akan menghilang,” ungkapnya.

Selain membunuh virus, kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) tersebut juga diharapkan menumbuhkan pergerakan ekonomi masyarakat Jember. Karena itu, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu memberantas mata rantai persebaran Covid-19. Baik jajaran pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.

Meski begitu, Hendy menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengendurkan berbagai penanganan pemberantasan Covid-19. “Baik masuk level berapa pun, sama-sama ketat,” paparnya. Di antaranya dengan menerjunkan sejumlah petugas ketika malam hari guna mendatangi titik keramaian dan menegur siapa pun yang tak menerapkan prokes.

Kalau ada yang terpapar, lanjutnya, pihaknya bakal melakukan penanganan yang sama bersama TNI dan Polri. Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar penularan itu bisa dideteksi lebih awal.

Selain itu, Hendy juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah membantu pemerintah dengan memberikan sejumlah bantuan. Mulai dari peralatan kesehatan hingga percepatan vaksinasi. “Terima kasih atas bantuan-bantuan yang telah diberikan. Itu sangat berharga dan pasti akan bermanfaat,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/