alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Bebas Pandemi, Lanjutkan Perubahan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain pembangunan, keselamatan masyarakat juga menjadi prioritas paslon bupati dan wakil bupati Jember, Faida- Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Fian). Sebab, saat ini Jember masih dilanda pandemi. Pernyataan itu sekaligus menjadi awal penyampaian visi-misi pasangan ini dalam Dialog Publik yang diadakan Jawa Pos Radar Jember, akhir pekan lalu (19/9).

“Kami mengusung visi Jember Tangguh,” kata Faida, mengawali pemaparan. Fokusnya adalah bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis akibat wabah. Untuk mewujudkan tujuan besar itu, pihaknya sudah merumuskan beberapa langkah atau misi. Di antaranya, Jember Kota Sehat, Kota Tahfidz, Kota Kedaulatan Pangan, Kota Lapangan Kerja, Kota Ekonomi Rakyat, layanan publik, pemuliaan perempuan dan anak, serta tangguh bencana dan perubahan iklim.

Program Jember Kota Sehat, misalnya, pihaknya berencana memperluas pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat. Juga memperluas pelayanan operasi gratis bagi duafa, serta menyediakan jamban dan akses air bersih untuk semua rumah. Selain itu, Faida menuturkan, pihaknya bakal merenovasi 50.000 rumah tak layak huni. “Kami bakal menyediakan satu ponpes satu pos kesehatan, satu RT satu petugas kebersihan, satu desa/kelurahan satu taman olahraga, serta satu kecamatan satu sekolah sepak bola,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga akan menyediakan satu lumbung pangan untuk membangun ketahanan pangan masyarakat. Itu disebutnya merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program Jember Kota Kedaulatan Pangan. “Kami akan menyediakan brigade alat mesin pertanian (alsintan) untuk para kelompok tani. Juga membangun pasar pertanian dan perikanan terintegrasi,” ujar Faida.

Mengusung upaya meningkatkan perekonomian rakyat Jember, Faida menegaskan, pihaknya bakal menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. Selain itu, menuntaskan pengembangan pariwisata berbasis ekonomi rakyat, membangun pasar seni dan pasar UMKM Jember.

Di sisi lain, Faida menyatakan, pihaknya bakal memberikan bantuan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, ekonomi digital, start up, dan pariwisata. Juga memberikan bantuan usaha bagi industri kecil dan menengah (IKM) dengan memperluas lapangan kerja.

Lebih lanjut, Faida juga menggaungkan program Jember Kota Layanan Publik. Di antaranya, menuntaskan agenda reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). “Kami juga bakal menuntaskan status dan meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer dan tenaga harian lepas, serta menaikkan honor RT dan RW,” paparnya.

Alumus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini menyampaikan, pihaknya akan membuat Jember sebagai kota pemuliaan perempuan dan anak. Misalnya dengan memberikan bantuan usaha kepada perempuan kepala keluarga. Juga layanan persalinan dan akta gratis. Selain itu, memfasilitasi anak-anak dengan taman bermain per desa. “Juga membangun rumah perlindungan anak,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain pembangunan, keselamatan masyarakat juga menjadi prioritas paslon bupati dan wakil bupati Jember, Faida- Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Fian). Sebab, saat ini Jember masih dilanda pandemi. Pernyataan itu sekaligus menjadi awal penyampaian visi-misi pasangan ini dalam Dialog Publik yang diadakan Jawa Pos Radar Jember, akhir pekan lalu (19/9).

“Kami mengusung visi Jember Tangguh,” kata Faida, mengawali pemaparan. Fokusnya adalah bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis akibat wabah. Untuk mewujudkan tujuan besar itu, pihaknya sudah merumuskan beberapa langkah atau misi. Di antaranya, Jember Kota Sehat, Kota Tahfidz, Kota Kedaulatan Pangan, Kota Lapangan Kerja, Kota Ekonomi Rakyat, layanan publik, pemuliaan perempuan dan anak, serta tangguh bencana dan perubahan iklim.

Program Jember Kota Sehat, misalnya, pihaknya berencana memperluas pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat. Juga memperluas pelayanan operasi gratis bagi duafa, serta menyediakan jamban dan akses air bersih untuk semua rumah. Selain itu, Faida menuturkan, pihaknya bakal merenovasi 50.000 rumah tak layak huni. “Kami bakal menyediakan satu ponpes satu pos kesehatan, satu RT satu petugas kebersihan, satu desa/kelurahan satu taman olahraga, serta satu kecamatan satu sekolah sepak bola,” paparnya.

Pihaknya juga akan menyediakan satu lumbung pangan untuk membangun ketahanan pangan masyarakat. Itu disebutnya merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program Jember Kota Kedaulatan Pangan. “Kami akan menyediakan brigade alat mesin pertanian (alsintan) untuk para kelompok tani. Juga membangun pasar pertanian dan perikanan terintegrasi,” ujar Faida.

Mengusung upaya meningkatkan perekonomian rakyat Jember, Faida menegaskan, pihaknya bakal menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. Selain itu, menuntaskan pengembangan pariwisata berbasis ekonomi rakyat, membangun pasar seni dan pasar UMKM Jember.

Di sisi lain, Faida menyatakan, pihaknya bakal memberikan bantuan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, ekonomi digital, start up, dan pariwisata. Juga memberikan bantuan usaha bagi industri kecil dan menengah (IKM) dengan memperluas lapangan kerja.

Lebih lanjut, Faida juga menggaungkan program Jember Kota Layanan Publik. Di antaranya, menuntaskan agenda reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). “Kami juga bakal menuntaskan status dan meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer dan tenaga harian lepas, serta menaikkan honor RT dan RW,” paparnya.

Alumus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini menyampaikan, pihaknya akan membuat Jember sebagai kota pemuliaan perempuan dan anak. Misalnya dengan memberikan bantuan usaha kepada perempuan kepala keluarga. Juga layanan persalinan dan akta gratis. Selain itu, memfasilitasi anak-anak dengan taman bermain per desa. “Juga membangun rumah perlindungan anak,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selain pembangunan, keselamatan masyarakat juga menjadi prioritas paslon bupati dan wakil bupati Jember, Faida- Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Fian). Sebab, saat ini Jember masih dilanda pandemi. Pernyataan itu sekaligus menjadi awal penyampaian visi-misi pasangan ini dalam Dialog Publik yang diadakan Jawa Pos Radar Jember, akhir pekan lalu (19/9).

“Kami mengusung visi Jember Tangguh,” kata Faida, mengawali pemaparan. Fokusnya adalah bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis akibat wabah. Untuk mewujudkan tujuan besar itu, pihaknya sudah merumuskan beberapa langkah atau misi. Di antaranya, Jember Kota Sehat, Kota Tahfidz, Kota Kedaulatan Pangan, Kota Lapangan Kerja, Kota Ekonomi Rakyat, layanan publik, pemuliaan perempuan dan anak, serta tangguh bencana dan perubahan iklim.

Program Jember Kota Sehat, misalnya, pihaknya berencana memperluas pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat. Juga memperluas pelayanan operasi gratis bagi duafa, serta menyediakan jamban dan akses air bersih untuk semua rumah. Selain itu, Faida menuturkan, pihaknya bakal merenovasi 50.000 rumah tak layak huni. “Kami bakal menyediakan satu ponpes satu pos kesehatan, satu RT satu petugas kebersihan, satu desa/kelurahan satu taman olahraga, serta satu kecamatan satu sekolah sepak bola,” paparnya.

Pihaknya juga akan menyediakan satu lumbung pangan untuk membangun ketahanan pangan masyarakat. Itu disebutnya merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program Jember Kota Kedaulatan Pangan. “Kami akan menyediakan brigade alat mesin pertanian (alsintan) untuk para kelompok tani. Juga membangun pasar pertanian dan perikanan terintegrasi,” ujar Faida.

Mengusung upaya meningkatkan perekonomian rakyat Jember, Faida menegaskan, pihaknya bakal menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. Selain itu, menuntaskan pengembangan pariwisata berbasis ekonomi rakyat, membangun pasar seni dan pasar UMKM Jember.

Di sisi lain, Faida menyatakan, pihaknya bakal memberikan bantuan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, ekonomi digital, start up, dan pariwisata. Juga memberikan bantuan usaha bagi industri kecil dan menengah (IKM) dengan memperluas lapangan kerja.

Lebih lanjut, Faida juga menggaungkan program Jember Kota Layanan Publik. Di antaranya, menuntaskan agenda reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). “Kami juga bakal menuntaskan status dan meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer dan tenaga harian lepas, serta menaikkan honor RT dan RW,” paparnya.

Alumus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini menyampaikan, pihaknya akan membuat Jember sebagai kota pemuliaan perempuan dan anak. Misalnya dengan memberikan bantuan usaha kepada perempuan kepala keluarga. Juga layanan persalinan dan akta gratis. Selain itu, memfasilitasi anak-anak dengan taman bermain per desa. “Juga membangun rumah perlindungan anak,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/