alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Segera Terjunkan Bansos untuk Masyarakat Jember, Ini Jumlahnya

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Sebentar lagi, 20 ribu bantuan berupa sembako bakal mulai disebar di seluruh penjuru Kabupaten Jember. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah atas dampak yang dialami setiap warga Jember akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, prosesnya memang harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Dilaksanakan secara tertutup di Aula Bawah Pemkab Jember, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano memimpin rapat lanjutan persiapan pendistribusian bantuan sosial (bansos), kemarin (20/8) pagi. Dia menjelaskan bahwa agenda tersebut membahas tentang kelanjutan persiapan pendistribusian Bansos kepada masyarakat.

Mirfano menjelaskan, terdapat tiga tahapan verifikasi bansos kepada masyarakat. Yakni verifikasi dari Dinas Sosial, verifikasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menjaga jaminan NIK, dan terakhir validasi di wilayah kecamatan dengan desa. Dia menegaskan bahwa verifikasi dan validasi tersebut tidak main-main. “Data bansos sudah valid, bahkan super valid,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa data bansos yang sudah valid di tahap 1 berjumlah 20 ribu bantuan. Karena itu, pendistribusiannya nanti juga membutuhkan pengawalan yang super ketat.

Dia mengharapkan agar seluruh kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) menyiapkan petunjuk pelaksanaan teknis (juknis) dan jadwal pendistribusian bansos itu. “Jadikan pekerjaan distribusi bansos pekerjaan yang mulia. Kita tidak main-main untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Sebentar lagi, 20 ribu bantuan berupa sembako bakal mulai disebar di seluruh penjuru Kabupaten Jember. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah atas dampak yang dialami setiap warga Jember akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, prosesnya memang harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Dilaksanakan secara tertutup di Aula Bawah Pemkab Jember, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano memimpin rapat lanjutan persiapan pendistribusian bantuan sosial (bansos), kemarin (20/8) pagi. Dia menjelaskan bahwa agenda tersebut membahas tentang kelanjutan persiapan pendistribusian Bansos kepada masyarakat.

Mirfano menjelaskan, terdapat tiga tahapan verifikasi bansos kepada masyarakat. Yakni verifikasi dari Dinas Sosial, verifikasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menjaga jaminan NIK, dan terakhir validasi di wilayah kecamatan dengan desa. Dia menegaskan bahwa verifikasi dan validasi tersebut tidak main-main. “Data bansos sudah valid, bahkan super valid,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa data bansos yang sudah valid di tahap 1 berjumlah 20 ribu bantuan. Karena itu, pendistribusiannya nanti juga membutuhkan pengawalan yang super ketat.

Dia mengharapkan agar seluruh kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) menyiapkan petunjuk pelaksanaan teknis (juknis) dan jadwal pendistribusian bansos itu. “Jadikan pekerjaan distribusi bansos pekerjaan yang mulia. Kita tidak main-main untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Sebentar lagi, 20 ribu bantuan berupa sembako bakal mulai disebar di seluruh penjuru Kabupaten Jember. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah atas dampak yang dialami setiap warga Jember akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, prosesnya memang harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Dilaksanakan secara tertutup di Aula Bawah Pemkab Jember, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember Mirfano memimpin rapat lanjutan persiapan pendistribusian bantuan sosial (bansos), kemarin (20/8) pagi. Dia menjelaskan bahwa agenda tersebut membahas tentang kelanjutan persiapan pendistribusian Bansos kepada masyarakat.

Mirfano menjelaskan, terdapat tiga tahapan verifikasi bansos kepada masyarakat. Yakni verifikasi dari Dinas Sosial, verifikasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menjaga jaminan NIK, dan terakhir validasi di wilayah kecamatan dengan desa. Dia menegaskan bahwa verifikasi dan validasi tersebut tidak main-main. “Data bansos sudah valid, bahkan super valid,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa data bansos yang sudah valid di tahap 1 berjumlah 20 ribu bantuan. Karena itu, pendistribusiannya nanti juga membutuhkan pengawalan yang super ketat.

Dia mengharapkan agar seluruh kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) menyiapkan petunjuk pelaksanaan teknis (juknis) dan jadwal pendistribusian bansos itu. “Jadikan pekerjaan distribusi bansos pekerjaan yang mulia. Kita tidak main-main untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/