alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Salam untuk DPRD Jember: Raperda Menumpuk, Kapan Digarap?

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Tanda-tanda penyelesaian belasan rancangan peraturan daerah (raperda) masih abu-abu. Dengan waktu yang tersisa empat bulan lebih dikit, dikhawatirkan tidak seluruhnya selesai. Lantas, kapan digarap?

Sekretaris Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menjelaskan, raperda yang telah disepakati posisinya menunggu hasil fasilitasi dari Pemprov Jatim. “Ada tambahan usulan tiga. Raperda tambahan itu yang masih menunggu pemprov,” katanya, belum lama ini.

Seperti diketahui, tiga raperda tambahan yakni raperda tentang perusahaan daerah perkebunan (PDP), perusahaan daerah air minum (PDAM), dan tentang sampah. Sementara yang lain, ada 11 raperda, termasuk ada yang rutin seperti Raperda APBD 2022. “Selain yang rutin, disepakati akan dibahas setelah tiga raperda usulan baru selesai difasilitasi pemprov,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Politisi Partai Gerinda ini mengingatkan agar tim Bapemperda Pemkab Jember menyiapkan segala sesuatunya agar pada saatnya nanti, pembahasan bisa cepat dilakukan. Misalnya draf rancangan atau hal lain yang diperlukan.

Ditanya bagaimana jika belasan raperda yang direncanakan tidak selesai sesuai tenggat, Alfian menyebut, bukan menjadi persoalan. “Bisa dilanjutkan di tahun berikutnya. Tetapi, nantinya tetap ada prioritas,” ulasnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Tanda-tanda penyelesaian belasan rancangan peraturan daerah (raperda) masih abu-abu. Dengan waktu yang tersisa empat bulan lebih dikit, dikhawatirkan tidak seluruhnya selesai. Lantas, kapan digarap?

Sekretaris Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menjelaskan, raperda yang telah disepakati posisinya menunggu hasil fasilitasi dari Pemprov Jatim. “Ada tambahan usulan tiga. Raperda tambahan itu yang masih menunggu pemprov,” katanya, belum lama ini.

Seperti diketahui, tiga raperda tambahan yakni raperda tentang perusahaan daerah perkebunan (PDP), perusahaan daerah air minum (PDAM), dan tentang sampah. Sementara yang lain, ada 11 raperda, termasuk ada yang rutin seperti Raperda APBD 2022. “Selain yang rutin, disepakati akan dibahas setelah tiga raperda usulan baru selesai difasilitasi pemprov,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerinda ini mengingatkan agar tim Bapemperda Pemkab Jember menyiapkan segala sesuatunya agar pada saatnya nanti, pembahasan bisa cepat dilakukan. Misalnya draf rancangan atau hal lain yang diperlukan.

Ditanya bagaimana jika belasan raperda yang direncanakan tidak selesai sesuai tenggat, Alfian menyebut, bukan menjadi persoalan. “Bisa dilanjutkan di tahun berikutnya. Tetapi, nantinya tetap ada prioritas,” ulasnya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Tanda-tanda penyelesaian belasan rancangan peraturan daerah (raperda) masih abu-abu. Dengan waktu yang tersisa empat bulan lebih dikit, dikhawatirkan tidak seluruhnya selesai. Lantas, kapan digarap?

Sekretaris Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Jember Alfian Andri Wijaya menjelaskan, raperda yang telah disepakati posisinya menunggu hasil fasilitasi dari Pemprov Jatim. “Ada tambahan usulan tiga. Raperda tambahan itu yang masih menunggu pemprov,” katanya, belum lama ini.

Seperti diketahui, tiga raperda tambahan yakni raperda tentang perusahaan daerah perkebunan (PDP), perusahaan daerah air minum (PDAM), dan tentang sampah. Sementara yang lain, ada 11 raperda, termasuk ada yang rutin seperti Raperda APBD 2022. “Selain yang rutin, disepakati akan dibahas setelah tiga raperda usulan baru selesai difasilitasi pemprov,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerinda ini mengingatkan agar tim Bapemperda Pemkab Jember menyiapkan segala sesuatunya agar pada saatnya nanti, pembahasan bisa cepat dilakukan. Misalnya draf rancangan atau hal lain yang diperlukan.

Ditanya bagaimana jika belasan raperda yang direncanakan tidak selesai sesuai tenggat, Alfian menyebut, bukan menjadi persoalan. “Bisa dilanjutkan di tahun berikutnya. Tetapi, nantinya tetap ada prioritas,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/