alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Komunitas Ini Ajak Masyarakat dengan Bermodalkan Sepasang Sepatu

Simpel tapi Menyehatkan Ayo, Biasakan Olahraga Lari!

Mobile_AP_Rectangle 1

Meski terbilang olahraga murah, tapi manfaatnya cukup besar. Berolahraga lari secara medis manfaatnya banyak. Seperti membakar lemak, kalori, melancarkan peredaran darah, hingga membuat metabolisme tubuh seimbang. Keseimbangan kondisi tubuh itu juga berpengaruh terhadap tingkat imunitas tubuh. Terlebih di zaman Covid-19 saat ini yang menuntut agar memiliki daya tahan tubuh yang bagus untuk menangkalnya.

Kata mereka para pencinta olahraga lari ini, kuncinya hanya tekad dan kemauan. Sementara, untuk intensitas olahraga lari yang tepat dilakukan adalah sepekan dua kali. Intensitas itu juga diukur berdasarkan tingkat rutinitas sehari-hari. “Tapi, kalau untuk pemula, bisa satu kali, dengan jarak pendek. Lalu, untuk kedua sampai ketiganya, bisa ditambah intensitas dan jarak tempuhnya,” tambah Rudy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Biasanya, lanjut dia, untuk pemula saat awal kali melakukannya akan merasakan pegal-pegal pada kaki, hingga napas ngos-ngosan. Tapi tenang saja, efek samping itu hanya sesaat. Sebab, efek awal-awal itu bagian dari proses metabolisme pada tubuh yang tengah bekerja. Dalam hitungan jam, dengan istirahat yang cukup, sudah bisa pulih lagi. “Itu wajar. Kalau sudah rutin, dengan sendirinya tubuh akan beradaptasi dengan kebiasaan olahraga lari itu,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Dentistry Runners For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Meski terbilang olahraga murah, tapi manfaatnya cukup besar. Berolahraga lari secara medis manfaatnya banyak. Seperti membakar lemak, kalori, melancarkan peredaran darah, hingga membuat metabolisme tubuh seimbang. Keseimbangan kondisi tubuh itu juga berpengaruh terhadap tingkat imunitas tubuh. Terlebih di zaman Covid-19 saat ini yang menuntut agar memiliki daya tahan tubuh yang bagus untuk menangkalnya.

Kata mereka para pencinta olahraga lari ini, kuncinya hanya tekad dan kemauan. Sementara, untuk intensitas olahraga lari yang tepat dilakukan adalah sepekan dua kali. Intensitas itu juga diukur berdasarkan tingkat rutinitas sehari-hari. “Tapi, kalau untuk pemula, bisa satu kali, dengan jarak pendek. Lalu, untuk kedua sampai ketiganya, bisa ditambah intensitas dan jarak tempuhnya,” tambah Rudy.

Biasanya, lanjut dia, untuk pemula saat awal kali melakukannya akan merasakan pegal-pegal pada kaki, hingga napas ngos-ngosan. Tapi tenang saja, efek samping itu hanya sesaat. Sebab, efek awal-awal itu bagian dari proses metabolisme pada tubuh yang tengah bekerja. Dalam hitungan jam, dengan istirahat yang cukup, sudah bisa pulih lagi. “Itu wajar. Kalau sudah rutin, dengan sendirinya tubuh akan beradaptasi dengan kebiasaan olahraga lari itu,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Dentistry Runners For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

Meski terbilang olahraga murah, tapi manfaatnya cukup besar. Berolahraga lari secara medis manfaatnya banyak. Seperti membakar lemak, kalori, melancarkan peredaran darah, hingga membuat metabolisme tubuh seimbang. Keseimbangan kondisi tubuh itu juga berpengaruh terhadap tingkat imunitas tubuh. Terlebih di zaman Covid-19 saat ini yang menuntut agar memiliki daya tahan tubuh yang bagus untuk menangkalnya.

Kata mereka para pencinta olahraga lari ini, kuncinya hanya tekad dan kemauan. Sementara, untuk intensitas olahraga lari yang tepat dilakukan adalah sepekan dua kali. Intensitas itu juga diukur berdasarkan tingkat rutinitas sehari-hari. “Tapi, kalau untuk pemula, bisa satu kali, dengan jarak pendek. Lalu, untuk kedua sampai ketiganya, bisa ditambah intensitas dan jarak tempuhnya,” tambah Rudy.

Biasanya, lanjut dia, untuk pemula saat awal kali melakukannya akan merasakan pegal-pegal pada kaki, hingga napas ngos-ngosan. Tapi tenang saja, efek samping itu hanya sesaat. Sebab, efek awal-awal itu bagian dari proses metabolisme pada tubuh yang tengah bekerja. Dalam hitungan jam, dengan istirahat yang cukup, sudah bisa pulih lagi. “Itu wajar. Kalau sudah rutin, dengan sendirinya tubuh akan beradaptasi dengan kebiasaan olahraga lari itu,” pungkasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Dentistry Runners For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/