alexametrics
23.2 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Jagung Murah, Pupuk Tetap Mahal

Mobile_AP_Rectangle 1

Murahnya harga jagung, menurut dia, sudah terjadi cukup lama. Akibat harganya yang murah dibanding 2019 lalu, petani pun banyak yang tak bergairah menanam jagung. “Jagungnya murah, pupuknya tetap mahal. Jadi, kalau setiap tahun penghasilannya turun, itu wajar,” tegasnya.

Jumantoro mengusulkan agar para petani tetap menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Jika tidak, maka penurunan hasil panen jagung bisa terus terjadi. “Pupuk ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Harusnya perhatian terhadap pupuk benar-benar dikawal dan diperjuangkan pemerintah. Kalau tanaman jagung saat ini pakai pupuk nonsubsidi semua, petani bisa sangat rugi,” pungkasnya.

Sekadar informasi, produksi jagung Jember tergolong tinggi di Jawa Timur. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, total produksi jagung Jatim 2017 mencapai 6.335.252 ton. Dari total hasil panen jagung itu, produksi Jember 2017 mencapai 471.285 ton. Saat itu, menjadi yang tertinggi kedua setelah Kabupaten Tuban yang mencapai 672 ribu ton.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, pada 2019 lalu, hasil panen jagung hanya mampu mencapai 357.607 ton. Apakah pada 2020 ini bisa hasil panennya bisa meningkat? Ataukah sebaliknya, produksi jagung juga bisa terancam turun lagi?

- Advertisement -

Murahnya harga jagung, menurut dia, sudah terjadi cukup lama. Akibat harganya yang murah dibanding 2019 lalu, petani pun banyak yang tak bergairah menanam jagung. “Jagungnya murah, pupuknya tetap mahal. Jadi, kalau setiap tahun penghasilannya turun, itu wajar,” tegasnya.

Jumantoro mengusulkan agar para petani tetap menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Jika tidak, maka penurunan hasil panen jagung bisa terus terjadi. “Pupuk ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Harusnya perhatian terhadap pupuk benar-benar dikawal dan diperjuangkan pemerintah. Kalau tanaman jagung saat ini pakai pupuk nonsubsidi semua, petani bisa sangat rugi,” pungkasnya.

Sekadar informasi, produksi jagung Jember tergolong tinggi di Jawa Timur. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, total produksi jagung Jatim 2017 mencapai 6.335.252 ton. Dari total hasil panen jagung itu, produksi Jember 2017 mencapai 471.285 ton. Saat itu, menjadi yang tertinggi kedua setelah Kabupaten Tuban yang mencapai 672 ribu ton.

Sementara, pada 2019 lalu, hasil panen jagung hanya mampu mencapai 357.607 ton. Apakah pada 2020 ini bisa hasil panennya bisa meningkat? Ataukah sebaliknya, produksi jagung juga bisa terancam turun lagi?

Murahnya harga jagung, menurut dia, sudah terjadi cukup lama. Akibat harganya yang murah dibanding 2019 lalu, petani pun banyak yang tak bergairah menanam jagung. “Jagungnya murah, pupuknya tetap mahal. Jadi, kalau setiap tahun penghasilannya turun, itu wajar,” tegasnya.

Jumantoro mengusulkan agar para petani tetap menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Jika tidak, maka penurunan hasil panen jagung bisa terus terjadi. “Pupuk ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Harusnya perhatian terhadap pupuk benar-benar dikawal dan diperjuangkan pemerintah. Kalau tanaman jagung saat ini pakai pupuk nonsubsidi semua, petani bisa sangat rugi,” pungkasnya.

Sekadar informasi, produksi jagung Jember tergolong tinggi di Jawa Timur. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, total produksi jagung Jatim 2017 mencapai 6.335.252 ton. Dari total hasil panen jagung itu, produksi Jember 2017 mencapai 471.285 ton. Saat itu, menjadi yang tertinggi kedua setelah Kabupaten Tuban yang mencapai 672 ribu ton.

Sementara, pada 2019 lalu, hasil panen jagung hanya mampu mencapai 357.607 ton. Apakah pada 2020 ini bisa hasil panennya bisa meningkat? Ataukah sebaliknya, produksi jagung juga bisa terancam turun lagi?

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/