alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Jalan Sepi, Rawan Jambret

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Wilayah yang sepi dan remang-remang kerap menjadi sasaran empuk bagi para penjambret untuk melakukan aksinya. Salah satunya di sekitar jalan menuju Cadika, tepatnya jelang Perumahan Dharma Alam, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Seringnya aksi pelaku jambret di kawasan tersebut membuat pengguna jalan dan warga setempat resah. Bahkan, dalam waktu berdekatan, sudah empat kali penjambretan terjadi di kawasan tersebut.

Biasanya korban adalah pengendara motor yang melintas dan warga yang tinggal di Perumahan Dharma Alam. Pada kasus pertama, pelaku melakukan aksinya di jalan yang menikung. Sayangnya, pelaku berhasil kabur saat korban berteriak meminta pertolongan.

Aksi serupa juga sempat terekam CCTV milik warga, sekitar satu bulan lalu. Dalam video tersebut tampak terjadi aksi tarik-menarik antara pelaku dengan korban. Namun, pelaku berhasil kabur ke arah utara dan meninggalkan korban. “Lalu yang ketiga menimpa pengguna jalan yang melintas di sekitar Cadika Sempusari. Pelakunya sepertinya sama,” ujar Tony, 35, warga perumahan Dharma Alam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Baru pada aksi keempat, pelaku penjambretan berhasil ditangkap. Bahkan, karena warga yang emosi sempat menghakimi pelaku sebelum akhirnya petugas berwajib mengamankannya. “Pelaku membuntuti korban sejak dari Roxy Mall, mereka juga ikut masuk ke dalam perumahan. Pelaku sempat dikejar saat merampas HP milik driver ojek online dan lari ke gang yang memang ada portalnya,” ujar Tony.

Pelaku yang diketahui bernama Buhori Muslim, 23, warga Dusun Barat Sawah, Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, terpaksa merasakan bogem mentah setelah dihajar massa. Dia pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, serta sebuah ponsel, diamankan petugas sebagai barang bukti.

Informasi di lapangan, korban penjambretan adalah Nadhira Salsa Aurelia, 19, warga Perumahan Griya Gebang Permai, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Saat itu, Nadhira dibonceng Mohammad Dito Pratama hendak mengantar barang pesanan online kepada konsumen di Perumahan Dharma Alam.

Tiba-tiba, dari arah kanan muncul tersangka mengendarai sepeda motor dan mencoba merampas ponsel yang dipegang korban. Korban sempat mempertahankan ponselnya dan terjadi aksi saling tarik-menarik. Namun, karena kalah kuat, akhirnya tersangka berhasil merampas ponsel tersebut.

Saat itu juga, korban yang masih dibonceng Dito melakukan pengejaran. Bahkan, selama pengejaran itu korban terus berteriak maling. Hal itu memancing perhatian warga sekitar dan ikut membantu melakukan pengejaran. Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap di kawasan perumahan Dharma Alam. Tanpa dikomando, tersangka langsung dihajar hingga babak belur.

Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi menuturkan, dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru sekali ini menjalankan aksinya. “Tapi kita tidak percaya begitu saja dan kasusnya kita kembangkan. Bisa saja tersangka pernah melakukan aksinya di TKP yang lain,” ujarnya. (*)

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Wilayah yang sepi dan remang-remang kerap menjadi sasaran empuk bagi para penjambret untuk melakukan aksinya. Salah satunya di sekitar jalan menuju Cadika, tepatnya jelang Perumahan Dharma Alam, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Seringnya aksi pelaku jambret di kawasan tersebut membuat pengguna jalan dan warga setempat resah. Bahkan, dalam waktu berdekatan, sudah empat kali penjambretan terjadi di kawasan tersebut.

Biasanya korban adalah pengendara motor yang melintas dan warga yang tinggal di Perumahan Dharma Alam. Pada kasus pertama, pelaku melakukan aksinya di jalan yang menikung. Sayangnya, pelaku berhasil kabur saat korban berteriak meminta pertolongan.

Aksi serupa juga sempat terekam CCTV milik warga, sekitar satu bulan lalu. Dalam video tersebut tampak terjadi aksi tarik-menarik antara pelaku dengan korban. Namun, pelaku berhasil kabur ke arah utara dan meninggalkan korban. “Lalu yang ketiga menimpa pengguna jalan yang melintas di sekitar Cadika Sempusari. Pelakunya sepertinya sama,” ujar Tony, 35, warga perumahan Dharma Alam.

Baru pada aksi keempat, pelaku penjambretan berhasil ditangkap. Bahkan, karena warga yang emosi sempat menghakimi pelaku sebelum akhirnya petugas berwajib mengamankannya. “Pelaku membuntuti korban sejak dari Roxy Mall, mereka juga ikut masuk ke dalam perumahan. Pelaku sempat dikejar saat merampas HP milik driver ojek online dan lari ke gang yang memang ada portalnya,” ujar Tony.

Pelaku yang diketahui bernama Buhori Muslim, 23, warga Dusun Barat Sawah, Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, terpaksa merasakan bogem mentah setelah dihajar massa. Dia pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, serta sebuah ponsel, diamankan petugas sebagai barang bukti.

Informasi di lapangan, korban penjambretan adalah Nadhira Salsa Aurelia, 19, warga Perumahan Griya Gebang Permai, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Saat itu, Nadhira dibonceng Mohammad Dito Pratama hendak mengantar barang pesanan online kepada konsumen di Perumahan Dharma Alam.

Tiba-tiba, dari arah kanan muncul tersangka mengendarai sepeda motor dan mencoba merampas ponsel yang dipegang korban. Korban sempat mempertahankan ponselnya dan terjadi aksi saling tarik-menarik. Namun, karena kalah kuat, akhirnya tersangka berhasil merampas ponsel tersebut.

Saat itu juga, korban yang masih dibonceng Dito melakukan pengejaran. Bahkan, selama pengejaran itu korban terus berteriak maling. Hal itu memancing perhatian warga sekitar dan ikut membantu melakukan pengejaran. Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap di kawasan perumahan Dharma Alam. Tanpa dikomando, tersangka langsung dihajar hingga babak belur.

Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi menuturkan, dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru sekali ini menjalankan aksinya. “Tapi kita tidak percaya begitu saja dan kasusnya kita kembangkan. Bisa saja tersangka pernah melakukan aksinya di TKP yang lain,” ujarnya. (*)

RADAR JEMBER.ID – Wilayah yang sepi dan remang-remang kerap menjadi sasaran empuk bagi para penjambret untuk melakukan aksinya. Salah satunya di sekitar jalan menuju Cadika, tepatnya jelang Perumahan Dharma Alam, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Seringnya aksi pelaku jambret di kawasan tersebut membuat pengguna jalan dan warga setempat resah. Bahkan, dalam waktu berdekatan, sudah empat kali penjambretan terjadi di kawasan tersebut.

Biasanya korban adalah pengendara motor yang melintas dan warga yang tinggal di Perumahan Dharma Alam. Pada kasus pertama, pelaku melakukan aksinya di jalan yang menikung. Sayangnya, pelaku berhasil kabur saat korban berteriak meminta pertolongan.

Aksi serupa juga sempat terekam CCTV milik warga, sekitar satu bulan lalu. Dalam video tersebut tampak terjadi aksi tarik-menarik antara pelaku dengan korban. Namun, pelaku berhasil kabur ke arah utara dan meninggalkan korban. “Lalu yang ketiga menimpa pengguna jalan yang melintas di sekitar Cadika Sempusari. Pelakunya sepertinya sama,” ujar Tony, 35, warga perumahan Dharma Alam.

Baru pada aksi keempat, pelaku penjambretan berhasil ditangkap. Bahkan, karena warga yang emosi sempat menghakimi pelaku sebelum akhirnya petugas berwajib mengamankannya. “Pelaku membuntuti korban sejak dari Roxy Mall, mereka juga ikut masuk ke dalam perumahan. Pelaku sempat dikejar saat merampas HP milik driver ojek online dan lari ke gang yang memang ada portalnya,” ujar Tony.

Pelaku yang diketahui bernama Buhori Muslim, 23, warga Dusun Barat Sawah, Desa Rowosari, Kecamatan Sumberjambe, terpaksa merasakan bogem mentah setelah dihajar massa. Dia pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, serta sebuah ponsel, diamankan petugas sebagai barang bukti.

Informasi di lapangan, korban penjambretan adalah Nadhira Salsa Aurelia, 19, warga Perumahan Griya Gebang Permai, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Saat itu, Nadhira dibonceng Mohammad Dito Pratama hendak mengantar barang pesanan online kepada konsumen di Perumahan Dharma Alam.

Tiba-tiba, dari arah kanan muncul tersangka mengendarai sepeda motor dan mencoba merampas ponsel yang dipegang korban. Korban sempat mempertahankan ponselnya dan terjadi aksi saling tarik-menarik. Namun, karena kalah kuat, akhirnya tersangka berhasil merampas ponsel tersebut.

Saat itu juga, korban yang masih dibonceng Dito melakukan pengejaran. Bahkan, selama pengejaran itu korban terus berteriak maling. Hal itu memancing perhatian warga sekitar dan ikut membantu melakukan pengejaran. Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap di kawasan perumahan Dharma Alam. Tanpa dikomando, tersangka langsung dihajar hingga babak belur.

Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi menuturkan, dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru sekali ini menjalankan aksinya. “Tapi kita tidak percaya begitu saja dan kasusnya kita kembangkan. Bisa saja tersangka pernah melakukan aksinya di TKP yang lain,” ujarnya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/