alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Takut Tak Kebagian, Lahap Daging Mentah

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, RADARJEMBER.ID –  Ada saja keceriaan pada Hari Raya Kurban, kemarin (20/7). Bagaimana tidak, beberapa anak tampak menunggu sate kambing kurban yang tengah dibakar oleh seorang warga Jember. Begitu masak, satu per satu mereka mengambil tusuk sate daging kurban tersebut.

 

Saking penasarannya akan rasa sate kambing kurban, ada seorang anak yang tiba-tiba mengambil daging kurban yang masih mentah. Setelah menyantap satu dua iris daging kurban, dia baru menyadari jika daging kurbannya belum matang. “Tetap enak. Tapi dibakar lagi aja,” kata Bhamakerti, salah seorang anak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Santap sate daging kurban di tengah kesibukan panitia kurban memilah potongan daging kurban sudah lama dilakukan di kampung itu. Maklum, Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember, merupakan perumahan Jember yang sudah ada sekitar tahun 90-an. Orang-orang lama yang tinggal di lokasi itu sudah banyak yang memiliki cucu sehingga warganya sangat guyub.

Sate daging kurban yang dibakar sebenarnya disiapkan untuk panitia kurban yang bekerja. Namun, kehadiran anak-anak kontan membuat mereka yang kerja tak kebagian. Akhirnya, warga yang bertugas membakar menyisihkan sate daging kurban untuk mereka yang sedang memotong daging kurban. Meski disisihkan, tetap saja ada anak yang nekat mengambilnya.

Takmir Masjid Al Ikhlas Amsari mengatakan, daging kurban dari warga sekitar saja. Daging itu pun dibagikan kepada warga sekitar perumahan. Selain itu, untuk warga yang kurang mampu. “Banyak warga yang membutuhkan juga diberi. Tadi ada satu sapi dan sepuluh kambing,” tuturnya.

- Advertisement -

MANGLI, RADARJEMBER.ID –  Ada saja keceriaan pada Hari Raya Kurban, kemarin (20/7). Bagaimana tidak, beberapa anak tampak menunggu sate kambing kurban yang tengah dibakar oleh seorang warga Jember. Begitu masak, satu per satu mereka mengambil tusuk sate daging kurban tersebut.

 

Saking penasarannya akan rasa sate kambing kurban, ada seorang anak yang tiba-tiba mengambil daging kurban yang masih mentah. Setelah menyantap satu dua iris daging kurban, dia baru menyadari jika daging kurbannya belum matang. “Tetap enak. Tapi dibakar lagi aja,” kata Bhamakerti, salah seorang anak.

Santap sate daging kurban di tengah kesibukan panitia kurban memilah potongan daging kurban sudah lama dilakukan di kampung itu. Maklum, Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember, merupakan perumahan Jember yang sudah ada sekitar tahun 90-an. Orang-orang lama yang tinggal di lokasi itu sudah banyak yang memiliki cucu sehingga warganya sangat guyub.

Sate daging kurban yang dibakar sebenarnya disiapkan untuk panitia kurban yang bekerja. Namun, kehadiran anak-anak kontan membuat mereka yang kerja tak kebagian. Akhirnya, warga yang bertugas membakar menyisihkan sate daging kurban untuk mereka yang sedang memotong daging kurban. Meski disisihkan, tetap saja ada anak yang nekat mengambilnya.

Takmir Masjid Al Ikhlas Amsari mengatakan, daging kurban dari warga sekitar saja. Daging itu pun dibagikan kepada warga sekitar perumahan. Selain itu, untuk warga yang kurang mampu. “Banyak warga yang membutuhkan juga diberi. Tadi ada satu sapi dan sepuluh kambing,” tuturnya.

MANGLI, RADARJEMBER.ID –  Ada saja keceriaan pada Hari Raya Kurban, kemarin (20/7). Bagaimana tidak, beberapa anak tampak menunggu sate kambing kurban yang tengah dibakar oleh seorang warga Jember. Begitu masak, satu per satu mereka mengambil tusuk sate daging kurban tersebut.

 

Saking penasarannya akan rasa sate kambing kurban, ada seorang anak yang tiba-tiba mengambil daging kurban yang masih mentah. Setelah menyantap satu dua iris daging kurban, dia baru menyadari jika daging kurbannya belum matang. “Tetap enak. Tapi dibakar lagi aja,” kata Bhamakerti, salah seorang anak.

Santap sate daging kurban di tengah kesibukan panitia kurban memilah potongan daging kurban sudah lama dilakukan di kampung itu. Maklum, Perumahan Griya Mangli Indah, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember, merupakan perumahan Jember yang sudah ada sekitar tahun 90-an. Orang-orang lama yang tinggal di lokasi itu sudah banyak yang memiliki cucu sehingga warganya sangat guyub.

Sate daging kurban yang dibakar sebenarnya disiapkan untuk panitia kurban yang bekerja. Namun, kehadiran anak-anak kontan membuat mereka yang kerja tak kebagian. Akhirnya, warga yang bertugas membakar menyisihkan sate daging kurban untuk mereka yang sedang memotong daging kurban. Meski disisihkan, tetap saja ada anak yang nekat mengambilnya.

Takmir Masjid Al Ikhlas Amsari mengatakan, daging kurban dari warga sekitar saja. Daging itu pun dibagikan kepada warga sekitar perumahan. Selain itu, untuk warga yang kurang mampu. “Banyak warga yang membutuhkan juga diberi. Tadi ada satu sapi dan sepuluh kambing,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/