alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Pertahankan Kemudahan Pelaporan ODGJ

Mobile_AP_Rectangle 1

Muzayyanah menyatakan, kondisi tersebut sudah membutuhkan penanganan ekstra. “Sebelumnya sudah masuk catatan, saat ada laporan dari warga,” paparnya. Dirinya menambahkan, setelah asesmen, akhirnya dilakukan koordinasi dengan pihak UPT Bina Laras terkait penderita ODGJ dan koordinasi dengan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Pasuruan terkait penyandang disabilitas daksa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Sinung Sudrajat menyampaikan, sebelumnya juga pernah terjadi di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. “Salah satu desa yang agak terpencil, dan bahkan teman-teman relawan pada waktu itu sampai malam hari mengatasi satu orang ODGJ,” terangnya.

Dirinya menambahkan, ODGJ tersebut akhirnya bisa dibawa untuk mendapatkan perawatan. Menurutnya, saat ini pelaporan keberadaan ODGJ telah mudah. Bisa langsung mendatangi dinas terkait atau melalui telepon. Kata dia, kemudahan seperti ini menjadi solusi agar ODGJ bisa teratasi. “Kemudahan pelaporan ini harus tetap dipertahankan,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

- Advertisement -

Muzayyanah menyatakan, kondisi tersebut sudah membutuhkan penanganan ekstra. “Sebelumnya sudah masuk catatan, saat ada laporan dari warga,” paparnya. Dirinya menambahkan, setelah asesmen, akhirnya dilakukan koordinasi dengan pihak UPT Bina Laras terkait penderita ODGJ dan koordinasi dengan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Pasuruan terkait penyandang disabilitas daksa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Sinung Sudrajat menyampaikan, sebelumnya juga pernah terjadi di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. “Salah satu desa yang agak terpencil, dan bahkan teman-teman relawan pada waktu itu sampai malam hari mengatasi satu orang ODGJ,” terangnya.

Dirinya menambahkan, ODGJ tersebut akhirnya bisa dibawa untuk mendapatkan perawatan. Menurutnya, saat ini pelaporan keberadaan ODGJ telah mudah. Bisa langsung mendatangi dinas terkait atau melalui telepon. Kata dia, kemudahan seperti ini menjadi solusi agar ODGJ bisa teratasi. “Kemudahan pelaporan ini harus tetap dipertahankan,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

Muzayyanah menyatakan, kondisi tersebut sudah membutuhkan penanganan ekstra. “Sebelumnya sudah masuk catatan, saat ada laporan dari warga,” paparnya. Dirinya menambahkan, setelah asesmen, akhirnya dilakukan koordinasi dengan pihak UPT Bina Laras terkait penderita ODGJ dan koordinasi dengan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Pasuruan terkait penyandang disabilitas daksa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Sinung Sudrajat menyampaikan, sebelumnya juga pernah terjadi di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. “Salah satu desa yang agak terpencil, dan bahkan teman-teman relawan pada waktu itu sampai malam hari mengatasi satu orang ODGJ,” terangnya.

Dirinya menambahkan, ODGJ tersebut akhirnya bisa dibawa untuk mendapatkan perawatan. Menurutnya, saat ini pelaporan keberadaan ODGJ telah mudah. Bisa langsung mendatangi dinas terkait atau melalui telepon. Kata dia, kemudahan seperti ini menjadi solusi agar ODGJ bisa teratasi. “Kemudahan pelaporan ini harus tetap dipertahankan,” pungkasnya. (mg5/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/