alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pertahankan Kemudahan Pelaporan ODGJ

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Antisipasi soal orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Bondowoso memang sudah dilakukan. Namun, berbarengan dengan hal tersebut, responsibilitas dari pihak terkait perlu dipercepat. Karenanya, perlu kemudahan dalam pelaporan ODGJ terus terwujud.

Diketahui, ODGJ dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, pada Kamis (19/5), sejatinya sudah diketahui pada bulan puasa kemarin. “Pada bulan puasa kemarin sudah diketahui saat mengantarkan fidiah pada lansia di rumah itu. Waktu itu saya didampingi oleh kepala desa setempat,” terang Muzayyanah, Koordinator Relawan Pendamping Pasung Kabupaten Bondowoso.

Dalam evakuasi tersebut tidak hanya relawan, ada unsur dari Dinsos Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, Tim Jatim Social Care (JSC) dari Dinsos Jatim, UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Dinsos Jatim, dan Wakil Ketua DPRD Bondowoso.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Antisipasi soal orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Bondowoso memang sudah dilakukan. Namun, berbarengan dengan hal tersebut, responsibilitas dari pihak terkait perlu dipercepat. Karenanya, perlu kemudahan dalam pelaporan ODGJ terus terwujud.

Diketahui, ODGJ dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, pada Kamis (19/5), sejatinya sudah diketahui pada bulan puasa kemarin. “Pada bulan puasa kemarin sudah diketahui saat mengantarkan fidiah pada lansia di rumah itu. Waktu itu saya didampingi oleh kepala desa setempat,” terang Muzayyanah, Koordinator Relawan Pendamping Pasung Kabupaten Bondowoso.

Dalam evakuasi tersebut tidak hanya relawan, ada unsur dari Dinsos Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, Tim Jatim Social Care (JSC) dari Dinsos Jatim, UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Dinsos Jatim, dan Wakil Ketua DPRD Bondowoso.

TENGGARANG, Radar Ijen – Antisipasi soal orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Bondowoso memang sudah dilakukan. Namun, berbarengan dengan hal tersebut, responsibilitas dari pihak terkait perlu dipercepat. Karenanya, perlu kemudahan dalam pelaporan ODGJ terus terwujud.

Diketahui, ODGJ dan dua anak lumpuh di Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, pada Kamis (19/5), sejatinya sudah diketahui pada bulan puasa kemarin. “Pada bulan puasa kemarin sudah diketahui saat mengantarkan fidiah pada lansia di rumah itu. Waktu itu saya didampingi oleh kepala desa setempat,” terang Muzayyanah, Koordinator Relawan Pendamping Pasung Kabupaten Bondowoso.

Dalam evakuasi tersebut tidak hanya relawan, ada unsur dari Dinsos Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, Tim Jatim Social Care (JSC) dari Dinsos Jatim, UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Dinsos Jatim, dan Wakil Ketua DPRD Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/