alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Tertantang Turun di Couple, meski Perlu Adaptasi dengan Pasangan

Sejak usia dini, Dinda Putri sudah menggeluti olahraga senam. Bahkan, dia berhasil naik podium sewaktu kelas 2 SD. Kini, dirinya sudah mahasiswa. Tantangan besar pun dirasakan ketika harus membimbing juniornya dalam sebuah kejuaraan saat bermain bersama.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) senam memang masih belum menjadi cabor unggulan dalam sebuah kejuaraan untuk mendulang medali. Namun, bagi Dinda Putri Toybah, cabor senam sudah menjadi olahraga kegemarannya sejak usia dini.

Apalagi deretan prestasi berhasil dia raih di kejuaraan senam tingkat regional sampai provinsi. Perempuan yang akrab disapa Dinda ini ternyata sudah berprestasi sejak kecil. Dinda sudah berhasil naik podium menerima medali sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia berhasil menyabet medali perak kategori single dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 silam.

Potensi besar sebenarnya memang ada pada diri Dinda. Cabor senam Jember tentu memiliki atlet andalan pada diri Dinda. Dan itu terbukti, Dinda menjadi salah satu atlet penyumbang medali rutin bagi Jember dalam ajang Porprov. Tercatat, pada Porprov 2009 dia meraih medali perak dan perunggu, Porprov 2012 medali emas dan perak, sedangkan Porprov 2019 Dinda mampu mendapat medali perunggu. Total lima medali dia genggam dalam tiga kali keikutsertaannya di Porprov Jatim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, bagi Dinda, Porprov tahun lalu cukup menantang bagi dirinya. Dinda bermain di kategori beregu, mix pair couple. Dua orang atlet senam pria dan wanitaberpasangan. “Baru di Porprov kemarin main di kategori couple. Biasanya saya main di single,” tutur mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jember ini.

Dinda berpasangan dengan Hilman Faiz. Menurut Dinda, dirinya sudah mulai klop berpasangan dengan Hilman. Selain itu, dia juga ingin mencoba bermain di kategori couple. “Saya juga ingin coba main di couple. Tidak turun di single, karena di single juga sudah diisi sama dua atlet adik tingkat saya,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) senam memang masih belum menjadi cabor unggulan dalam sebuah kejuaraan untuk mendulang medali. Namun, bagi Dinda Putri Toybah, cabor senam sudah menjadi olahraga kegemarannya sejak usia dini.

Apalagi deretan prestasi berhasil dia raih di kejuaraan senam tingkat regional sampai provinsi. Perempuan yang akrab disapa Dinda ini ternyata sudah berprestasi sejak kecil. Dinda sudah berhasil naik podium menerima medali sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia berhasil menyabet medali perak kategori single dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 silam.

Potensi besar sebenarnya memang ada pada diri Dinda. Cabor senam Jember tentu memiliki atlet andalan pada diri Dinda. Dan itu terbukti, Dinda menjadi salah satu atlet penyumbang medali rutin bagi Jember dalam ajang Porprov. Tercatat, pada Porprov 2009 dia meraih medali perak dan perunggu, Porprov 2012 medali emas dan perak, sedangkan Porprov 2019 Dinda mampu mendapat medali perunggu. Total lima medali dia genggam dalam tiga kali keikutsertaannya di Porprov Jatim.

Namun, bagi Dinda, Porprov tahun lalu cukup menantang bagi dirinya. Dinda bermain di kategori beregu, mix pair couple. Dua orang atlet senam pria dan wanitaberpasangan. “Baru di Porprov kemarin main di kategori couple. Biasanya saya main di single,” tutur mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jember ini.

Dinda berpasangan dengan Hilman Faiz. Menurut Dinda, dirinya sudah mulai klop berpasangan dengan Hilman. Selain itu, dia juga ingin mencoba bermain di kategori couple. “Saya juga ingin coba main di couple. Tidak turun di single, karena di single juga sudah diisi sama dua atlet adik tingkat saya,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) senam memang masih belum menjadi cabor unggulan dalam sebuah kejuaraan untuk mendulang medali. Namun, bagi Dinda Putri Toybah, cabor senam sudah menjadi olahraga kegemarannya sejak usia dini.

Apalagi deretan prestasi berhasil dia raih di kejuaraan senam tingkat regional sampai provinsi. Perempuan yang akrab disapa Dinda ini ternyata sudah berprestasi sejak kecil. Dinda sudah berhasil naik podium menerima medali sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia berhasil menyabet medali perak kategori single dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 silam.

Potensi besar sebenarnya memang ada pada diri Dinda. Cabor senam Jember tentu memiliki atlet andalan pada diri Dinda. Dan itu terbukti, Dinda menjadi salah satu atlet penyumbang medali rutin bagi Jember dalam ajang Porprov. Tercatat, pada Porprov 2009 dia meraih medali perak dan perunggu, Porprov 2012 medali emas dan perak, sedangkan Porprov 2019 Dinda mampu mendapat medali perunggu. Total lima medali dia genggam dalam tiga kali keikutsertaannya di Porprov Jatim.

Namun, bagi Dinda, Porprov tahun lalu cukup menantang bagi dirinya. Dinda bermain di kategori beregu, mix pair couple. Dua orang atlet senam pria dan wanitaberpasangan. “Baru di Porprov kemarin main di kategori couple. Biasanya saya main di single,” tutur mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jember ini.

Dinda berpasangan dengan Hilman Faiz. Menurut Dinda, dirinya sudah mulai klop berpasangan dengan Hilman. Selain itu, dia juga ingin mencoba bermain di kategori couple. “Saya juga ingin coba main di couple. Tidak turun di single, karena di single juga sudah diisi sama dua atlet adik tingkat saya,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/