alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Lagi, Polisi Bubarkan Balapan Liar

Puluhan Sepeda Motor Diamankan

Mobile_AP_Rectangle 1

Pihaknya bersama anggota Polsek Puger dan dibantu anggota koramil terus berupaya agar aksi balap liar di JLS benar-benar berhenti. Hal ini karena sudah meresahkan dan merugikan orang banyak, khususnya warga yang melintas di JLS tersebut.

Bahkan, kali ini mereka yang terjaring berasal dari luar Kota Jember, seperti Lumajang dan Banyuwangi. Start balapan liar ini dimulai dari mercusuar menuju ke JLS Pantai Taman Samudra Desa Mojosari, hingga ke JLS Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. “Awalnya, mereka iseng dan hanya menyalurkan bakat dan hobinya saja. Tetapi yang dilakukan ini sudah melanggar hukum. Apalagi sekarang ini pemerintah lagi giat memutus mata rantai virus korona,” ujarnya.

Polisi juga mengamankan dua mobil yang tidak dilengkapi dengan STNK. Ribut menegaskan, pemilik motor yang ingin mengambil motornya harus menunjukkan STNK. Pemilik yang tidak bisa menunjukkan surat-surat asli, maka tidak diperbolehkan diambil. Demikian juga dengan motor yang sudah dimodifikasi. Pemilik harus mengembalikan seperti semula. “Seperti knalpot brong, ban depan diganti kecil, tidak menggunakan lampu dan spion harus diganti yang asli,” lanjut Ribut.

- Advertisement -

Pihaknya bersama anggota Polsek Puger dan dibantu anggota koramil terus berupaya agar aksi balap liar di JLS benar-benar berhenti. Hal ini karena sudah meresahkan dan merugikan orang banyak, khususnya warga yang melintas di JLS tersebut.

Bahkan, kali ini mereka yang terjaring berasal dari luar Kota Jember, seperti Lumajang dan Banyuwangi. Start balapan liar ini dimulai dari mercusuar menuju ke JLS Pantai Taman Samudra Desa Mojosari, hingga ke JLS Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. “Awalnya, mereka iseng dan hanya menyalurkan bakat dan hobinya saja. Tetapi yang dilakukan ini sudah melanggar hukum. Apalagi sekarang ini pemerintah lagi giat memutus mata rantai virus korona,” ujarnya.

Polisi juga mengamankan dua mobil yang tidak dilengkapi dengan STNK. Ribut menegaskan, pemilik motor yang ingin mengambil motornya harus menunjukkan STNK. Pemilik yang tidak bisa menunjukkan surat-surat asli, maka tidak diperbolehkan diambil. Demikian juga dengan motor yang sudah dimodifikasi. Pemilik harus mengembalikan seperti semula. “Seperti knalpot brong, ban depan diganti kecil, tidak menggunakan lampu dan spion harus diganti yang asli,” lanjut Ribut.

Pihaknya bersama anggota Polsek Puger dan dibantu anggota koramil terus berupaya agar aksi balap liar di JLS benar-benar berhenti. Hal ini karena sudah meresahkan dan merugikan orang banyak, khususnya warga yang melintas di JLS tersebut.

Bahkan, kali ini mereka yang terjaring berasal dari luar Kota Jember, seperti Lumajang dan Banyuwangi. Start balapan liar ini dimulai dari mercusuar menuju ke JLS Pantai Taman Samudra Desa Mojosari, hingga ke JLS Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger. “Awalnya, mereka iseng dan hanya menyalurkan bakat dan hobinya saja. Tetapi yang dilakukan ini sudah melanggar hukum. Apalagi sekarang ini pemerintah lagi giat memutus mata rantai virus korona,” ujarnya.

Polisi juga mengamankan dua mobil yang tidak dilengkapi dengan STNK. Ribut menegaskan, pemilik motor yang ingin mengambil motornya harus menunjukkan STNK. Pemilik yang tidak bisa menunjukkan surat-surat asli, maka tidak diperbolehkan diambil. Demikian juga dengan motor yang sudah dimodifikasi. Pemilik harus mengembalikan seperti semula. “Seperti knalpot brong, ban depan diganti kecil, tidak menggunakan lampu dan spion harus diganti yang asli,” lanjut Ribut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/