alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Bersih-Bersih Patung Jelang Imlek

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jelang Hari Raya Imlek tanggal 25 Januari mendatang, para warga etnis Tionghoa mulai mengerjakan persiapan jelang hari besar mereka. Seperti di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, yang berada di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Sejumlah kalangan etnis Tionghoa bergotong royong membersihkan benda-benda yang ada di tempat ibadah mereka seperti patung dewa dan altar, sebagai ritual wajib menyambut tahun baru dalam sistem penanggalan tradisionalnya.

Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San Jember, mengungkapkan, pihaknya memang memiliki tradisi bersih-bersih menjelang perayaan Imlek. Membersihkan ruangan tempat mereka ibadah, halaman, dan benda-benda yang ada. “Tujuannya agar tempat ibadah ini menjadi bersih saat hari Imlek nanti,” ungkapnya.

Dalam kepercayaan Tri Dharma, ritual membersihkan patung dewa dan altar tempat mereka beribadat ini memiliki makna khusus. “Karena yang datang ke tempat ibadat ini kan tidak selalu orang baik. Bisa juga orang jahat. Namanya juga tempat ibadat, bisa didatangi siapa saja,” jelas Hery.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jelang Hari Raya Imlek tanggal 25 Januari mendatang, para warga etnis Tionghoa mulai mengerjakan persiapan jelang hari besar mereka. Seperti di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, yang berada di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Sejumlah kalangan etnis Tionghoa bergotong royong membersihkan benda-benda yang ada di tempat ibadah mereka seperti patung dewa dan altar, sebagai ritual wajib menyambut tahun baru dalam sistem penanggalan tradisionalnya.

Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San Jember, mengungkapkan, pihaknya memang memiliki tradisi bersih-bersih menjelang perayaan Imlek. Membersihkan ruangan tempat mereka ibadah, halaman, dan benda-benda yang ada. “Tujuannya agar tempat ibadah ini menjadi bersih saat hari Imlek nanti,” ungkapnya.

Dalam kepercayaan Tri Dharma, ritual membersihkan patung dewa dan altar tempat mereka beribadat ini memiliki makna khusus. “Karena yang datang ke tempat ibadat ini kan tidak selalu orang baik. Bisa juga orang jahat. Namanya juga tempat ibadat, bisa didatangi siapa saja,” jelas Hery.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jelang Hari Raya Imlek tanggal 25 Januari mendatang, para warga etnis Tionghoa mulai mengerjakan persiapan jelang hari besar mereka. Seperti di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, yang berada di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Sejumlah kalangan etnis Tionghoa bergotong royong membersihkan benda-benda yang ada di tempat ibadah mereka seperti patung dewa dan altar, sebagai ritual wajib menyambut tahun baru dalam sistem penanggalan tradisionalnya.

Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San Jember, mengungkapkan, pihaknya memang memiliki tradisi bersih-bersih menjelang perayaan Imlek. Membersihkan ruangan tempat mereka ibadah, halaman, dan benda-benda yang ada. “Tujuannya agar tempat ibadah ini menjadi bersih saat hari Imlek nanti,” ungkapnya.

Dalam kepercayaan Tri Dharma, ritual membersihkan patung dewa dan altar tempat mereka beribadat ini memiliki makna khusus. “Karena yang datang ke tempat ibadat ini kan tidak selalu orang baik. Bisa juga orang jahat. Namanya juga tempat ibadat, bisa didatangi siapa saja,” jelas Hery.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/