alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Unej Lockdown Lima Hari 

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca-meninggalnya satu dosen dan satu karyawan di Universitas Jember (Unej) akibat terpapar Covid-19, Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana (TTDKB) Covid-19 Unej kembali mendata adanya 17 orang yang positif korona. Ini setelah dilakukan tracing terhadap 350 orang yang kontak erat. Penelusuran itu dilakukan kepada para dosen dan tenaga pendidikan di lingkungan Kampus Tegalboto.

Ketua TTDKB Covid-19 Unej dr Cholis Abrory mengatakan, dalam tracing ini pihaknya menganalisis keadaan masing-masing civitas dan menentukan penatalaksanaan lanjutan. Menurutnya, pada klaster besar ini pihaknya melakukan screening cepat dengan melakukan pemeriksaan rapid SARS COV2.

“Selain itu, di beberapa unit kerja kami juga melakukan tracing terarah dengan melakukan pemeriksaan swab-RT PCR SARS COV2,” paparnya melalui rilis yang disampaikan kepada awak media, kemarin (19/11). Tak hanya melakukan penelusuran, tim juga melakukan sterilisasi kawasan. Langkah ini sebagai upaya mencegah penularan virus di lingkungan kampus.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca-meninggalnya satu dosen dan satu karyawan di Universitas Jember (Unej) akibat terpapar Covid-19, Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana (TTDKB) Covid-19 Unej kembali mendata adanya 17 orang yang positif korona. Ini setelah dilakukan tracing terhadap 350 orang yang kontak erat. Penelusuran itu dilakukan kepada para dosen dan tenaga pendidikan di lingkungan Kampus Tegalboto.

Ketua TTDKB Covid-19 Unej dr Cholis Abrory mengatakan, dalam tracing ini pihaknya menganalisis keadaan masing-masing civitas dan menentukan penatalaksanaan lanjutan. Menurutnya, pada klaster besar ini pihaknya melakukan screening cepat dengan melakukan pemeriksaan rapid SARS COV2.

“Selain itu, di beberapa unit kerja kami juga melakukan tracing terarah dengan melakukan pemeriksaan swab-RT PCR SARS COV2,” paparnya melalui rilis yang disampaikan kepada awak media, kemarin (19/11). Tak hanya melakukan penelusuran, tim juga melakukan sterilisasi kawasan. Langkah ini sebagai upaya mencegah penularan virus di lingkungan kampus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca-meninggalnya satu dosen dan satu karyawan di Universitas Jember (Unej) akibat terpapar Covid-19, Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana (TTDKB) Covid-19 Unej kembali mendata adanya 17 orang yang positif korona. Ini setelah dilakukan tracing terhadap 350 orang yang kontak erat. Penelusuran itu dilakukan kepada para dosen dan tenaga pendidikan di lingkungan Kampus Tegalboto.

Ketua TTDKB Covid-19 Unej dr Cholis Abrory mengatakan, dalam tracing ini pihaknya menganalisis keadaan masing-masing civitas dan menentukan penatalaksanaan lanjutan. Menurutnya, pada klaster besar ini pihaknya melakukan screening cepat dengan melakukan pemeriksaan rapid SARS COV2.

“Selain itu, di beberapa unit kerja kami juga melakukan tracing terarah dengan melakukan pemeriksaan swab-RT PCR SARS COV2,” paparnya melalui rilis yang disampaikan kepada awak media, kemarin (19/11). Tak hanya melakukan penelusuran, tim juga melakukan sterilisasi kawasan. Langkah ini sebagai upaya mencegah penularan virus di lingkungan kampus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/