alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Mulai Besok, Pasokan Premium Dikurangi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rencana pengurangan bahan bakar berjenis premium serentak di berbagai daerah bakal segera diberlakukan pada semua stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Jember. Ini menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI agar penggunaan bahan bakar jenis premium dibatasi untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (DPC Hiswana Migas) Daerah Besuki Soepratigto mengatakan, sebenarnya kebijakan itu sudah mulai diberlakukan sejak beberapa pekan lalu pada semua SPBU di berbagai daerah. Sementara, di daerah Tapal Kuda sendiri, lanjut dia, sudah mengawali sejak beberapa hari kemarin.

Dia menjelaskan, seperti Banyuwangi sudah diberlakukan sejak 8 November lalu, sementara Lumajang sejak 15 November. “Sedangkan untuk Jember, akan berlaku mulai 21 November (besok, Red) berbarengan dengan Kabupaten Bondowoso,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/11).

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski ada pengurangan, kata dia, sejatinya keberadaan premium sudah cukup lama ada pembatasan. Bahkan sudah beberapa tahun belakangan. “Hanya saja, pembatasan yang berlaku kali ini agar masyarakat bisa mulai beralih menggunakan bahan bakar pertalite,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rencana pengurangan bahan bakar berjenis premium serentak di berbagai daerah bakal segera diberlakukan pada semua stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Jember. Ini menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI agar penggunaan bahan bakar jenis premium dibatasi untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (DPC Hiswana Migas) Daerah Besuki Soepratigto mengatakan, sebenarnya kebijakan itu sudah mulai diberlakukan sejak beberapa pekan lalu pada semua SPBU di berbagai daerah. Sementara, di daerah Tapal Kuda sendiri, lanjut dia, sudah mengawali sejak beberapa hari kemarin.

Dia menjelaskan, seperti Banyuwangi sudah diberlakukan sejak 8 November lalu, sementara Lumajang sejak 15 November. “Sedangkan untuk Jember, akan berlaku mulai 21 November (besok, Red) berbarengan dengan Kabupaten Bondowoso,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/11).

Meski ada pengurangan, kata dia, sejatinya keberadaan premium sudah cukup lama ada pembatasan. Bahkan sudah beberapa tahun belakangan. “Hanya saja, pembatasan yang berlaku kali ini agar masyarakat bisa mulai beralih menggunakan bahan bakar pertalite,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rencana pengurangan bahan bakar berjenis premium serentak di berbagai daerah bakal segera diberlakukan pada semua stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Jember. Ini menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI agar penggunaan bahan bakar jenis premium dibatasi untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (DPC Hiswana Migas) Daerah Besuki Soepratigto mengatakan, sebenarnya kebijakan itu sudah mulai diberlakukan sejak beberapa pekan lalu pada semua SPBU di berbagai daerah. Sementara, di daerah Tapal Kuda sendiri, lanjut dia, sudah mengawali sejak beberapa hari kemarin.

Dia menjelaskan, seperti Banyuwangi sudah diberlakukan sejak 8 November lalu, sementara Lumajang sejak 15 November. “Sedangkan untuk Jember, akan berlaku mulai 21 November (besok, Red) berbarengan dengan Kabupaten Bondowoso,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/11).

Meski ada pengurangan, kata dia, sejatinya keberadaan premium sudah cukup lama ada pembatasan. Bahkan sudah beberapa tahun belakangan. “Hanya saja, pembatasan yang berlaku kali ini agar masyarakat bisa mulai beralih menggunakan bahan bakar pertalite,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/