alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Komunikasi Radio hingga Papua

Mobile_AP_Rectangle 1

Keseruan JOTA ini, anggota Pramuka yang mampu berkomunikasi lewat radio hingga berlanjut menukar ID media sosial.

Sementara itu, Ajib Muzaki, pemateri dari Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari) Jember, mengatakan, dewasa ini dengan berkembangnya teknologi komunikasi, ada beberapa hal yang masyarakat salah kaprah, termasuk generasi penerus bangsa, yaitu pemuda.

Radio yang pada awalnya diciptakan sebagai alat komunikasi, justru pemuda banyak menyangka radio hanya media hiburan. Tidak bisa untuk berkomunikasi. “Mereka tahu komunikasi itu lewat telpon rumah atau umum, dan handphone,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, adanya handphone yang mampu berkomunikasi jarak jauh tersebut berawal dari sebuah gelombang sama seperti radio. “Jadi, radio itu ibarat pelajaran dasar yang harus dikuasai anak Pramuka, seperti membuat api unggun,” katanya.

Karena itu, kata dia, lewat radio ini setidaknya Pramuka menjadi pelopor cara berkomunikasi jarak jauh bila alat komunikasi seperti telepon tidak bisa digunakan lagi di seluruh dunia.

Foto: AJIB ORARI

- Advertisement -

Keseruan JOTA ini, anggota Pramuka yang mampu berkomunikasi lewat radio hingga berlanjut menukar ID media sosial.

Sementara itu, Ajib Muzaki, pemateri dari Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari) Jember, mengatakan, dewasa ini dengan berkembangnya teknologi komunikasi, ada beberapa hal yang masyarakat salah kaprah, termasuk generasi penerus bangsa, yaitu pemuda.

Radio yang pada awalnya diciptakan sebagai alat komunikasi, justru pemuda banyak menyangka radio hanya media hiburan. Tidak bisa untuk berkomunikasi. “Mereka tahu komunikasi itu lewat telpon rumah atau umum, dan handphone,” tuturnya.

Padahal, adanya handphone yang mampu berkomunikasi jarak jauh tersebut berawal dari sebuah gelombang sama seperti radio. “Jadi, radio itu ibarat pelajaran dasar yang harus dikuasai anak Pramuka, seperti membuat api unggun,” katanya.

Karena itu, kata dia, lewat radio ini setidaknya Pramuka menjadi pelopor cara berkomunikasi jarak jauh bila alat komunikasi seperti telepon tidak bisa digunakan lagi di seluruh dunia.

Foto: AJIB ORARI

Keseruan JOTA ini, anggota Pramuka yang mampu berkomunikasi lewat radio hingga berlanjut menukar ID media sosial.

Sementara itu, Ajib Muzaki, pemateri dari Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (Orari) Jember, mengatakan, dewasa ini dengan berkembangnya teknologi komunikasi, ada beberapa hal yang masyarakat salah kaprah, termasuk generasi penerus bangsa, yaitu pemuda.

Radio yang pada awalnya diciptakan sebagai alat komunikasi, justru pemuda banyak menyangka radio hanya media hiburan. Tidak bisa untuk berkomunikasi. “Mereka tahu komunikasi itu lewat telpon rumah atau umum, dan handphone,” tuturnya.

Padahal, adanya handphone yang mampu berkomunikasi jarak jauh tersebut berawal dari sebuah gelombang sama seperti radio. “Jadi, radio itu ibarat pelajaran dasar yang harus dikuasai anak Pramuka, seperti membuat api unggun,” katanya.

Karena itu, kata dia, lewat radio ini setidaknya Pramuka menjadi pelopor cara berkomunikasi jarak jauh bila alat komunikasi seperti telepon tidak bisa digunakan lagi di seluruh dunia.

Foto: AJIB ORARI

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/