alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Antusiasme Pendonor Tinggi, PMI Kehabisan Kantong Darah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghambat berbagai aktivitas warga, para anggota masyarakat di Desa Lempeni dan Tompokersan Lumajang, sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah.

Acara bertajuk ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri’ ini berhasil menggerakkan banyak warga sehingga petugas PMI sampai kehabisan stok kantong darah. Banyak pendonor yang akhirnya harus sabar mengantre.

Desa Lempeni dan Tompokersan menjadi dua desa yang paling awal menggelar kegiatan donor darah ini di Lumajang. Selain itu, nantinya donor darah juga akan diadakan di Desa Labruk Kidul, Papringan, dan Pasrujambe. Dua desa yang tergabung dalam Heppiii Community ini mengerahkan warganya untuk donor darah lantaran di masa pandemi Covid-19 stok darah di PMI menipis karena pendonor berkurang, sedangkan kebutuhan cukup tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami tergerak untuk ikut terlibat dalam program yang baik ini karena ingin membantu PMI juga. Alhamdulillah banyak warga dari desa-desa yang tergabung dalam Heppiii Community di Lumajang yang rela antre untuk donor darah. Luar biasa,” kata Purwanto, Koordinator Heppiii Community Lumajang, Selasa (20/10).

Di hari pertama, antusiasme warga sangat tinggi, terlebih saat donor darah di Desa Lempeni. “Berdasarkan penuturan petugas PMI, biasanya kalau kegiatan donor darah di desa-desa mentok-mentok hanya 20 orang, itu sudah maksimal jumlahnya. Tapi di Lempeni sampai 35 pendonor. PMI sampai kekurangan kantong darah,” kata Purwanto.

Beruntung, kekurangan kantong darah langsung teratasi, sehingga pendonor bisa memberikan darahnya untuk kemanusiaan. Purwanto yang memantau langsung jalannya acara bercerita, awalnya sejumlah staf desa takut karena belum pernah donor. Namun, karena semangat warga desa yang tinggi, staf desa tersebut akhirnya tergerak dan berbondong-bondong ikut menyumbangkan darahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghambat berbagai aktivitas warga, para anggota masyarakat di Desa Lempeni dan Tompokersan Lumajang, sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah.

Acara bertajuk ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri’ ini berhasil menggerakkan banyak warga sehingga petugas PMI sampai kehabisan stok kantong darah. Banyak pendonor yang akhirnya harus sabar mengantre.

Desa Lempeni dan Tompokersan menjadi dua desa yang paling awal menggelar kegiatan donor darah ini di Lumajang. Selain itu, nantinya donor darah juga akan diadakan di Desa Labruk Kidul, Papringan, dan Pasrujambe. Dua desa yang tergabung dalam Heppiii Community ini mengerahkan warganya untuk donor darah lantaran di masa pandemi Covid-19 stok darah di PMI menipis karena pendonor berkurang, sedangkan kebutuhan cukup tinggi.

“Kami tergerak untuk ikut terlibat dalam program yang baik ini karena ingin membantu PMI juga. Alhamdulillah banyak warga dari desa-desa yang tergabung dalam Heppiii Community di Lumajang yang rela antre untuk donor darah. Luar biasa,” kata Purwanto, Koordinator Heppiii Community Lumajang, Selasa (20/10).

Di hari pertama, antusiasme warga sangat tinggi, terlebih saat donor darah di Desa Lempeni. “Berdasarkan penuturan petugas PMI, biasanya kalau kegiatan donor darah di desa-desa mentok-mentok hanya 20 orang, itu sudah maksimal jumlahnya. Tapi di Lempeni sampai 35 pendonor. PMI sampai kekurangan kantong darah,” kata Purwanto.

Beruntung, kekurangan kantong darah langsung teratasi, sehingga pendonor bisa memberikan darahnya untuk kemanusiaan. Purwanto yang memantau langsung jalannya acara bercerita, awalnya sejumlah staf desa takut karena belum pernah donor. Namun, karena semangat warga desa yang tinggi, staf desa tersebut akhirnya tergerak dan berbondong-bondong ikut menyumbangkan darahnya.

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghambat berbagai aktivitas warga, para anggota masyarakat di Desa Lempeni dan Tompokersan Lumajang, sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah.

Acara bertajuk ‘Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri’ ini berhasil menggerakkan banyak warga sehingga petugas PMI sampai kehabisan stok kantong darah. Banyak pendonor yang akhirnya harus sabar mengantre.

Desa Lempeni dan Tompokersan menjadi dua desa yang paling awal menggelar kegiatan donor darah ini di Lumajang. Selain itu, nantinya donor darah juga akan diadakan di Desa Labruk Kidul, Papringan, dan Pasrujambe. Dua desa yang tergabung dalam Heppiii Community ini mengerahkan warganya untuk donor darah lantaran di masa pandemi Covid-19 stok darah di PMI menipis karena pendonor berkurang, sedangkan kebutuhan cukup tinggi.

“Kami tergerak untuk ikut terlibat dalam program yang baik ini karena ingin membantu PMI juga. Alhamdulillah banyak warga dari desa-desa yang tergabung dalam Heppiii Community di Lumajang yang rela antre untuk donor darah. Luar biasa,” kata Purwanto, Koordinator Heppiii Community Lumajang, Selasa (20/10).

Di hari pertama, antusiasme warga sangat tinggi, terlebih saat donor darah di Desa Lempeni. “Berdasarkan penuturan petugas PMI, biasanya kalau kegiatan donor darah di desa-desa mentok-mentok hanya 20 orang, itu sudah maksimal jumlahnya. Tapi di Lempeni sampai 35 pendonor. PMI sampai kekurangan kantong darah,” kata Purwanto.

Beruntung, kekurangan kantong darah langsung teratasi, sehingga pendonor bisa memberikan darahnya untuk kemanusiaan. Purwanto yang memantau langsung jalannya acara bercerita, awalnya sejumlah staf desa takut karena belum pernah donor. Namun, karena semangat warga desa yang tinggi, staf desa tersebut akhirnya tergerak dan berbondong-bondong ikut menyumbangkan darahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/