alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pantai Payangan dan Watu Ulo Jember Resmi di Buka

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah daerah sudah memperbolehkan masyarakat mengunjungi lokasi wisata seiring Jember berstatus PPKM level 1. Keran kebebasan itu rupanya disambut gembira oleh warga. Terbukti, pada hari libur kemarin (19/9), warga menyerbu wisata Pantai Payangan Jember di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Bahkan, pengunjung yang datang bukan hanya dari daerah Jember, tapi juga berasal dari Lumajang dan Bondowoso.

Pengunjung paling banyak memadati sekitar Gunung Sruni yang masih menjadi satu kawasan dengan Pantai Payangan. Para wisatawan terlihat membeludak. Sebagian ada yang terlihat mandi. Tak hanya di Pantai Payangan, tapi juga Teluk Love dan Watu Ulo Jember yang masih berada di dusun yang sama.

Sri Mulyani, warga Ajung yang datang bersama seluruh keluarganya, mengaku senang. Sebab, biasanya, sebelum PPKM lalu, setiap dua pekan sekali dia datang ke Pantai Payangan. Karena itu, dengan dibukanya kembali lokasi wisata Pantai Payangan Jember dirinya memanfaatkan momen itu untuk pelesiran. “Setelah Jember level 1, saya bersama anak dan suami langsung ke Payangan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perempuan 34 tahun ini mengatakan, rekreasi ke wisata alam cukup penting untuk menghilangkan rasa penat akibat aktivitas harian. Apalagi hampir dua tahun sejak pandemi, warung miliknya juga tidak bisa buka. “Kalau dibawa ke pantai rasanya bisa fresh kembali. Pikiran yang sumpek juga bisa hilang,” ucapnya.

Moch Anwar, warga Kecamatan Maesan, Bondowoso, juga menyatakan hal serupa. Dia mengaku datang ke Pantai Payanga Jember karena di lokasi wisata ini tidak perlu membeli tiket masuk dan cukup membayar ongkos parkir saja. “Saya sering ke Payangan karena gratis dan tempatnya enak buat keluarga,” ujarnya.

- Advertisement -

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah daerah sudah memperbolehkan masyarakat mengunjungi lokasi wisata seiring Jember berstatus PPKM level 1. Keran kebebasan itu rupanya disambut gembira oleh warga. Terbukti, pada hari libur kemarin (19/9), warga menyerbu wisata Pantai Payangan Jember di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Bahkan, pengunjung yang datang bukan hanya dari daerah Jember, tapi juga berasal dari Lumajang dan Bondowoso.

Pengunjung paling banyak memadati sekitar Gunung Sruni yang masih menjadi satu kawasan dengan Pantai Payangan. Para wisatawan terlihat membeludak. Sebagian ada yang terlihat mandi. Tak hanya di Pantai Payangan, tapi juga Teluk Love dan Watu Ulo Jember yang masih berada di dusun yang sama.

Sri Mulyani, warga Ajung yang datang bersama seluruh keluarganya, mengaku senang. Sebab, biasanya, sebelum PPKM lalu, setiap dua pekan sekali dia datang ke Pantai Payangan. Karena itu, dengan dibukanya kembali lokasi wisata Pantai Payangan Jember dirinya memanfaatkan momen itu untuk pelesiran. “Setelah Jember level 1, saya bersama anak dan suami langsung ke Payangan,” katanya.

Perempuan 34 tahun ini mengatakan, rekreasi ke wisata alam cukup penting untuk menghilangkan rasa penat akibat aktivitas harian. Apalagi hampir dua tahun sejak pandemi, warung miliknya juga tidak bisa buka. “Kalau dibawa ke pantai rasanya bisa fresh kembali. Pikiran yang sumpek juga bisa hilang,” ucapnya.

Moch Anwar, warga Kecamatan Maesan, Bondowoso, juga menyatakan hal serupa. Dia mengaku datang ke Pantai Payanga Jember karena di lokasi wisata ini tidak perlu membeli tiket masuk dan cukup membayar ongkos parkir saja. “Saya sering ke Payangan karena gratis dan tempatnya enak buat keluarga,” ujarnya.

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah daerah sudah memperbolehkan masyarakat mengunjungi lokasi wisata seiring Jember berstatus PPKM level 1. Keran kebebasan itu rupanya disambut gembira oleh warga. Terbukti, pada hari libur kemarin (19/9), warga menyerbu wisata Pantai Payangan Jember di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Bahkan, pengunjung yang datang bukan hanya dari daerah Jember, tapi juga berasal dari Lumajang dan Bondowoso.

Pengunjung paling banyak memadati sekitar Gunung Sruni yang masih menjadi satu kawasan dengan Pantai Payangan. Para wisatawan terlihat membeludak. Sebagian ada yang terlihat mandi. Tak hanya di Pantai Payangan, tapi juga Teluk Love dan Watu Ulo Jember yang masih berada di dusun yang sama.

Sri Mulyani, warga Ajung yang datang bersama seluruh keluarganya, mengaku senang. Sebab, biasanya, sebelum PPKM lalu, setiap dua pekan sekali dia datang ke Pantai Payangan. Karena itu, dengan dibukanya kembali lokasi wisata Pantai Payangan Jember dirinya memanfaatkan momen itu untuk pelesiran. “Setelah Jember level 1, saya bersama anak dan suami langsung ke Payangan,” katanya.

Perempuan 34 tahun ini mengatakan, rekreasi ke wisata alam cukup penting untuk menghilangkan rasa penat akibat aktivitas harian. Apalagi hampir dua tahun sejak pandemi, warung miliknya juga tidak bisa buka. “Kalau dibawa ke pantai rasanya bisa fresh kembali. Pikiran yang sumpek juga bisa hilang,” ucapnya.

Moch Anwar, warga Kecamatan Maesan, Bondowoso, juga menyatakan hal serupa. Dia mengaku datang ke Pantai Payanga Jember karena di lokasi wisata ini tidak perlu membeli tiket masuk dan cukup membayar ongkos parkir saja. “Saya sering ke Payangan karena gratis dan tempatnya enak buat keluarga,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/