alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Sidang Kasus Korupsi Tanah Kas Desa Gambiran Ditunda Lagi, Ada Apa ?

Penuntut Umum Dikabarkan Belum Siap Menyampaikan Surat Tuntutannya

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RADARJEMBER.ID –Sidang kasus dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Gambiran, Kecamatan Kalisat, dengan terdakwa Dwi Purbadi (DP) tertunda lagi, kemarin (19/8). Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya terpaksa menunda sidang karena penuntut umum dikabarkan belum siap menyampaikan surat tuntutannya.

Penundaan itu merupakan kali kedua setelah sidang sebelumnya penuntut umum juga belum siap menyampaikan tuntutan kepada terdakwa, Kamis (12/8) lalu. “Sidangnya ditunda dengan alasan PU (penuntut umum, Red) belum siap. Ada administrasi yang belum terpenuhi,” kata Hasby Ash Shiddiqy, tim penasihat hukum terdakwa DP.

Karena itu, lanjut Hasby, majelis hakim akhirnya kembali menunda sidang tuntutan tersebut dan menjadwalkan ulang pada Kamis (26/8), pekan mendatang, dengan agenda yang sama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Siti Sumartiningsih belum merespons alasan ditundanya sidang pembacaan tuntutan itu. Saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya via pesan singkat, sore kemarin, dia belum menjawab.

- Advertisement -

SURABAYA, RADARJEMBER.ID –Sidang kasus dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Gambiran, Kecamatan Kalisat, dengan terdakwa Dwi Purbadi (DP) tertunda lagi, kemarin (19/8). Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya terpaksa menunda sidang karena penuntut umum dikabarkan belum siap menyampaikan surat tuntutannya.

Penundaan itu merupakan kali kedua setelah sidang sebelumnya penuntut umum juga belum siap menyampaikan tuntutan kepada terdakwa, Kamis (12/8) lalu. “Sidangnya ditunda dengan alasan PU (penuntut umum, Red) belum siap. Ada administrasi yang belum terpenuhi,” kata Hasby Ash Shiddiqy, tim penasihat hukum terdakwa DP.

Karena itu, lanjut Hasby, majelis hakim akhirnya kembali menunda sidang tuntutan tersebut dan menjadwalkan ulang pada Kamis (26/8), pekan mendatang, dengan agenda yang sama.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Siti Sumartiningsih belum merespons alasan ditundanya sidang pembacaan tuntutan itu. Saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya via pesan singkat, sore kemarin, dia belum menjawab.

SURABAYA, RADARJEMBER.ID –Sidang kasus dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Gambiran, Kecamatan Kalisat, dengan terdakwa Dwi Purbadi (DP) tertunda lagi, kemarin (19/8). Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya terpaksa menunda sidang karena penuntut umum dikabarkan belum siap menyampaikan surat tuntutannya.

Penundaan itu merupakan kali kedua setelah sidang sebelumnya penuntut umum juga belum siap menyampaikan tuntutan kepada terdakwa, Kamis (12/8) lalu. “Sidangnya ditunda dengan alasan PU (penuntut umum, Red) belum siap. Ada administrasi yang belum terpenuhi,” kata Hasby Ash Shiddiqy, tim penasihat hukum terdakwa DP.

Karena itu, lanjut Hasby, majelis hakim akhirnya kembali menunda sidang tuntutan tersebut dan menjadwalkan ulang pada Kamis (26/8), pekan mendatang, dengan agenda yang sama.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Siti Sumartiningsih belum merespons alasan ditundanya sidang pembacaan tuntutan itu. Saat Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya via pesan singkat, sore kemarin, dia belum menjawab.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/