alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Kemarin Jalan Bengawan Solo Terganggu, Ini Sebabnya

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Akibat tidak memperhatikan jumlah muatan barang yang diangkut, sebuah truk boks yang mengangkut air mineral mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bengawan Solo, tak jauh dari gedung DPRD Jember, kemarin (19/8) sekitar pukul 09.30. Kendaraan bernomor polisi L 9085 WM itu mengalami patah di bagian as roda belakang karena kelebihan beban.

Truk boks yang disopiri Arief Setiawan, 35, warga Dusun Pondoklabu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, itu tak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka. Saat petaka itu terjadi, tidak ada kendaraan lain di belakangnya atau di sampingnya.

Menurut Arief, sejak berangkat dari gudang induk tempat mengangkut air mineral di Sukorambi, tidak ada masalah pada kendaraannya. Di dalam truk itu ada 250 karton air mineral berbagai merek yang rencananya akan diangkut ke KPRI Unej di Jalan Kalimantan. Selebihnya, diantar ke tempat lainnya di wilayah Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tetapi, sesampainya di Jalan Bengawan Solo, Lingkungan Tegalboto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, sang sopir mulai merasa ada yang aneh. Tiba-tiba mobil itu berjalan miring yang diikuti dengan suara keras. “Ternyata, ban belakang sebelah kiri sudah lepas,” kata Arief kepada Jawa Pos Radar Jember di lokasi.

Truk yang penuh muatan air mineral ini masih sempat melaju hingga sekitar 10 meteran, tetapi kemudian langsung berhenti. “Beruntung, saat truk ini berhenti secara mendadak, tidak ada kendaraan lain di belakang. Setelah dicek, ternyata as patah. Mungkin tidak kuat menahan muatan yang berat ini,” tutur Arief. Seketika itu, dirinya langsung menghubungi kantor agar mendatangkan teknisi ke lokasi.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Akibat tidak memperhatikan jumlah muatan barang yang diangkut, sebuah truk boks yang mengangkut air mineral mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bengawan Solo, tak jauh dari gedung DPRD Jember, kemarin (19/8) sekitar pukul 09.30. Kendaraan bernomor polisi L 9085 WM itu mengalami patah di bagian as roda belakang karena kelebihan beban.

Truk boks yang disopiri Arief Setiawan, 35, warga Dusun Pondoklabu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, itu tak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka. Saat petaka itu terjadi, tidak ada kendaraan lain di belakangnya atau di sampingnya.

Menurut Arief, sejak berangkat dari gudang induk tempat mengangkut air mineral di Sukorambi, tidak ada masalah pada kendaraannya. Di dalam truk itu ada 250 karton air mineral berbagai merek yang rencananya akan diangkut ke KPRI Unej di Jalan Kalimantan. Selebihnya, diantar ke tempat lainnya di wilayah Jember.

Tetapi, sesampainya di Jalan Bengawan Solo, Lingkungan Tegalboto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, sang sopir mulai merasa ada yang aneh. Tiba-tiba mobil itu berjalan miring yang diikuti dengan suara keras. “Ternyata, ban belakang sebelah kiri sudah lepas,” kata Arief kepada Jawa Pos Radar Jember di lokasi.

Truk yang penuh muatan air mineral ini masih sempat melaju hingga sekitar 10 meteran, tetapi kemudian langsung berhenti. “Beruntung, saat truk ini berhenti secara mendadak, tidak ada kendaraan lain di belakang. Setelah dicek, ternyata as patah. Mungkin tidak kuat menahan muatan yang berat ini,” tutur Arief. Seketika itu, dirinya langsung menghubungi kantor agar mendatangkan teknisi ke lokasi.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Akibat tidak memperhatikan jumlah muatan barang yang diangkut, sebuah truk boks yang mengangkut air mineral mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bengawan Solo, tak jauh dari gedung DPRD Jember, kemarin (19/8) sekitar pukul 09.30. Kendaraan bernomor polisi L 9085 WM itu mengalami patah di bagian as roda belakang karena kelebihan beban.

Truk boks yang disopiri Arief Setiawan, 35, warga Dusun Pondoklabu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, itu tak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka. Saat petaka itu terjadi, tidak ada kendaraan lain di belakangnya atau di sampingnya.

Menurut Arief, sejak berangkat dari gudang induk tempat mengangkut air mineral di Sukorambi, tidak ada masalah pada kendaraannya. Di dalam truk itu ada 250 karton air mineral berbagai merek yang rencananya akan diangkut ke KPRI Unej di Jalan Kalimantan. Selebihnya, diantar ke tempat lainnya di wilayah Jember.

Tetapi, sesampainya di Jalan Bengawan Solo, Lingkungan Tegalboto, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, sang sopir mulai merasa ada yang aneh. Tiba-tiba mobil itu berjalan miring yang diikuti dengan suara keras. “Ternyata, ban belakang sebelah kiri sudah lepas,” kata Arief kepada Jawa Pos Radar Jember di lokasi.

Truk yang penuh muatan air mineral ini masih sempat melaju hingga sekitar 10 meteran, tetapi kemudian langsung berhenti. “Beruntung, saat truk ini berhenti secara mendadak, tidak ada kendaraan lain di belakang. Setelah dicek, ternyata as patah. Mungkin tidak kuat menahan muatan yang berat ini,” tutur Arief. Seketika itu, dirinya langsung menghubungi kantor agar mendatangkan teknisi ke lokasi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/