alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Desain Kendaraan Berjalan Mundur dan Helm Anti-mainstream

Media sosial kerap menjadi ajang mencari sensasi. Banyak orang berlomba membikin konten menarik agar terkenal di dunia maya. Ini juga yang dilakukan Rizal Agung. Pemuda 23 tahun itu membuat motor dan helm yang terbilang unik. Kini, dia cukup populer di jagat daring.

Mobile_AP_Rectangle 1

Rizal mengaku, sejak awal dirinya memang tergolong orang yang nyentrik. Suka berpenampilan berbeda dengan yang lain. Termasuk dalam hal berkendara. Sebab, kata dia, penampilan nyeleneh itu memiliki sensasi. Terlebih, saat banyak orang yang tertarik melihat penampilannya ketika naik motor di jalan raya. “Sering ada orang naik mobil yang ambil video. Itu yang membuat saya senang,” tuturnya.

Motor hasil modifikasinya merupakan jenis Honda Grand. Tapi dirangkai dengan aksesori kendaraan tahun 70-an. Sehingga kesannya seperti motor tua. Bodinya dibiarkan tanpa dicat untuk menambah kesan jadul. Hanya saja, saat dikendarai harus berboncengan. Tak bisa sendirian. Sebab, kalau dinaiki sendiri, terlihat kurang menarik. “Jika dua orang, nanti kesannya motor berjalan mundur. Tapi kalau sendirian tidak,” ucapnya.

Sementara itu, untuk helm, dirinya memang jarang melayani pesanan. Hanya orang-orang tertentu saja, semisal orang yang sudah mengenal baik. “Soalnya, kalau banyak orang yang pakai, sudah tidak unik lagi,” timpalnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati begitu, tetap saja ada orang yang datang dari jauh dan memaksa memesan helm kepadanya. Kalau sudah begitu, Rizal tak bisa mengelak lagi. Tapi, dirinya memberikan syarat. Modelnya tak boleh sama dengan yang lain. “Biasanya yang pesan, mereka membawa sendiri helmnya. Lalu, bagian atas disambung dengan apa, saya yang memilih dan yang membeli ke pasar,” ungkapnya.

Selain motor dan helm unik, ternyata Rizal juga membikin hal nyeleneh lain. Yakni baju yang menyerupai kertas semen. Warnanya juga dibikin semirip mungkin dengan bungkus bahan bangunan itu. Karena itu, kalau dilihat dari jauh, dirinya seperti menggunakan baju berbahan kertas semen merek terkenal.

- Advertisement -

Rizal mengaku, sejak awal dirinya memang tergolong orang yang nyentrik. Suka berpenampilan berbeda dengan yang lain. Termasuk dalam hal berkendara. Sebab, kata dia, penampilan nyeleneh itu memiliki sensasi. Terlebih, saat banyak orang yang tertarik melihat penampilannya ketika naik motor di jalan raya. “Sering ada orang naik mobil yang ambil video. Itu yang membuat saya senang,” tuturnya.

Motor hasil modifikasinya merupakan jenis Honda Grand. Tapi dirangkai dengan aksesori kendaraan tahun 70-an. Sehingga kesannya seperti motor tua. Bodinya dibiarkan tanpa dicat untuk menambah kesan jadul. Hanya saja, saat dikendarai harus berboncengan. Tak bisa sendirian. Sebab, kalau dinaiki sendiri, terlihat kurang menarik. “Jika dua orang, nanti kesannya motor berjalan mundur. Tapi kalau sendirian tidak,” ucapnya.

Sementara itu, untuk helm, dirinya memang jarang melayani pesanan. Hanya orang-orang tertentu saja, semisal orang yang sudah mengenal baik. “Soalnya, kalau banyak orang yang pakai, sudah tidak unik lagi,” timpalnya.

Kendati begitu, tetap saja ada orang yang datang dari jauh dan memaksa memesan helm kepadanya. Kalau sudah begitu, Rizal tak bisa mengelak lagi. Tapi, dirinya memberikan syarat. Modelnya tak boleh sama dengan yang lain. “Biasanya yang pesan, mereka membawa sendiri helmnya. Lalu, bagian atas disambung dengan apa, saya yang memilih dan yang membeli ke pasar,” ungkapnya.

Selain motor dan helm unik, ternyata Rizal juga membikin hal nyeleneh lain. Yakni baju yang menyerupai kertas semen. Warnanya juga dibikin semirip mungkin dengan bungkus bahan bangunan itu. Karena itu, kalau dilihat dari jauh, dirinya seperti menggunakan baju berbahan kertas semen merek terkenal.

Rizal mengaku, sejak awal dirinya memang tergolong orang yang nyentrik. Suka berpenampilan berbeda dengan yang lain. Termasuk dalam hal berkendara. Sebab, kata dia, penampilan nyeleneh itu memiliki sensasi. Terlebih, saat banyak orang yang tertarik melihat penampilannya ketika naik motor di jalan raya. “Sering ada orang naik mobil yang ambil video. Itu yang membuat saya senang,” tuturnya.

Motor hasil modifikasinya merupakan jenis Honda Grand. Tapi dirangkai dengan aksesori kendaraan tahun 70-an. Sehingga kesannya seperti motor tua. Bodinya dibiarkan tanpa dicat untuk menambah kesan jadul. Hanya saja, saat dikendarai harus berboncengan. Tak bisa sendirian. Sebab, kalau dinaiki sendiri, terlihat kurang menarik. “Jika dua orang, nanti kesannya motor berjalan mundur. Tapi kalau sendirian tidak,” ucapnya.

Sementara itu, untuk helm, dirinya memang jarang melayani pesanan. Hanya orang-orang tertentu saja, semisal orang yang sudah mengenal baik. “Soalnya, kalau banyak orang yang pakai, sudah tidak unik lagi,” timpalnya.

Kendati begitu, tetap saja ada orang yang datang dari jauh dan memaksa memesan helm kepadanya. Kalau sudah begitu, Rizal tak bisa mengelak lagi. Tapi, dirinya memberikan syarat. Modelnya tak boleh sama dengan yang lain. “Biasanya yang pesan, mereka membawa sendiri helmnya. Lalu, bagian atas disambung dengan apa, saya yang memilih dan yang membeli ke pasar,” ungkapnya.

Selain motor dan helm unik, ternyata Rizal juga membikin hal nyeleneh lain. Yakni baju yang menyerupai kertas semen. Warnanya juga dibikin semirip mungkin dengan bungkus bahan bangunan itu. Karena itu, kalau dilihat dari jauh, dirinya seperti menggunakan baju berbahan kertas semen merek terkenal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/