alexametrics
27.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Ratusan Penumpang Gagal Berangkat

Sejumlah KA Kembali Beroperasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak adanya aturan larangan mudik menjelang Lebaran, sebanyak 312 calon penumpang gagal menggunakan jasa transportasi kereta. Sebabnya, mereka tidak melengkapi keperluan berkas yang disyaratkan.

Vice President KAI Daop 9 Jember Broer Rizal menegaskan, masyarakat yang diberangkatkan menggunakan KA jarak jauh bukan untuk kepentingan mudik. Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan nonmudik lainnya.

“Seluruh pelanggan kami verifikasi berkas-berkasnya terlebih dahulu secara cermat dan teliti. Jika tidak lengkap, maka tidak akan kami izinkan untuk berangkat,” ujar Broer, Rabu (19/5) kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Data KAI Daop 9 Jember menunjukkan, rata-rata 400 penumpang berangkat setiap harinya. Jumlah tersebut turun signifikan dibanding jumlah pelanggan kereta jarak jauh pada masa sebelum mudik, 22 April sampai dengan 5 Mei. Pada waktu itu KAI melayani rata-rata 1.200 penumpang KA jarak jauh per hari.

Perjalanan KA jarak jauh pada masa peniadaan mudik sengaja dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. “Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan, baik di stasiun maupun kereta api, juga berjalan tertib,” ujar Plh Humas KAI Daop 9 Radhitya Mardika Putra.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak adanya aturan larangan mudik menjelang Lebaran, sebanyak 312 calon penumpang gagal menggunakan jasa transportasi kereta. Sebabnya, mereka tidak melengkapi keperluan berkas yang disyaratkan.

Vice President KAI Daop 9 Jember Broer Rizal menegaskan, masyarakat yang diberangkatkan menggunakan KA jarak jauh bukan untuk kepentingan mudik. Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan nonmudik lainnya.

“Seluruh pelanggan kami verifikasi berkas-berkasnya terlebih dahulu secara cermat dan teliti. Jika tidak lengkap, maka tidak akan kami izinkan untuk berangkat,” ujar Broer, Rabu (19/5) kemarin.

Data KAI Daop 9 Jember menunjukkan, rata-rata 400 penumpang berangkat setiap harinya. Jumlah tersebut turun signifikan dibanding jumlah pelanggan kereta jarak jauh pada masa sebelum mudik, 22 April sampai dengan 5 Mei. Pada waktu itu KAI melayani rata-rata 1.200 penumpang KA jarak jauh per hari.

Perjalanan KA jarak jauh pada masa peniadaan mudik sengaja dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. “Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan, baik di stasiun maupun kereta api, juga berjalan tertib,” ujar Plh Humas KAI Daop 9 Radhitya Mardika Putra.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak adanya aturan larangan mudik menjelang Lebaran, sebanyak 312 calon penumpang gagal menggunakan jasa transportasi kereta. Sebabnya, mereka tidak melengkapi keperluan berkas yang disyaratkan.

Vice President KAI Daop 9 Jember Broer Rizal menegaskan, masyarakat yang diberangkatkan menggunakan KA jarak jauh bukan untuk kepentingan mudik. Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan nonmudik lainnya.

“Seluruh pelanggan kami verifikasi berkas-berkasnya terlebih dahulu secara cermat dan teliti. Jika tidak lengkap, maka tidak akan kami izinkan untuk berangkat,” ujar Broer, Rabu (19/5) kemarin.

Data KAI Daop 9 Jember menunjukkan, rata-rata 400 penumpang berangkat setiap harinya. Jumlah tersebut turun signifikan dibanding jumlah pelanggan kereta jarak jauh pada masa sebelum mudik, 22 April sampai dengan 5 Mei. Pada waktu itu KAI melayani rata-rata 1.200 penumpang KA jarak jauh per hari.

Perjalanan KA jarak jauh pada masa peniadaan mudik sengaja dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. “Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan, baik di stasiun maupun kereta api, juga berjalan tertib,” ujar Plh Humas KAI Daop 9 Radhitya Mardika Putra.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/