alexametrics
24.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Buat Face Shield dan Distribusikan Gratis

Wabah korona memang merugikan banyak orang, termasuk melumpuhkan berbagai sektor. Namun, hal tersebut seyogyanya membuat kita wajib bersyukur. Sebab, wabah ini memunculkan banyak pahlawan. Salah satunya adalah Agung Dwi Susilo

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penuh semangat, Agung memotongi satu per satu plastik berukuran tebal dengan menggunakan alat pemotong kertas. Matanya lihai dalam mengukur potongan plastik tersebut. Tak terasa, dia sudah memotong puluhan plastik dengan ukuran serupa.

“Plastik ini, saya gunakan sebagai alat pelindung diri (APD) face shield,” tutur Agung Dwi Susilo.

“Saya terinspirasi membuat face shield dari kakak,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan bahwa kakaknya adalah seorang perawat di salah satu rumah sakit di Jember. “Nah, kakak sempat bingung karena kekurangan APD, khususnya face shield,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Lalu, dia diminta untuk membuat face shield. “Saya minta contoh barang, lalu saya buat sendiri,” imbuhnya,

Setelah jadi, dia malah terinpirasi untuk membuat banyak face shield dan dibagikan secara gratis. Khususnya kepada tenaga kesehatan. “Apalagi banyak tenaga medis yang menggunakan helm sebagai APD,” ucapnya. Jadi, dia termotivasi untuk memproduksi banyak face shield.

“Nah, awalnya saya pakai dana mandiri, lalu keliling membagikan alat itu ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit,” papar pria yang akrab disapa Agung tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penuh semangat, Agung memotongi satu per satu plastik berukuran tebal dengan menggunakan alat pemotong kertas. Matanya lihai dalam mengukur potongan plastik tersebut. Tak terasa, dia sudah memotong puluhan plastik dengan ukuran serupa.

“Plastik ini, saya gunakan sebagai alat pelindung diri (APD) face shield,” tutur Agung Dwi Susilo.

“Saya terinspirasi membuat face shield dari kakak,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu.

Dia menjelaskan bahwa kakaknya adalah seorang perawat di salah satu rumah sakit di Jember. “Nah, kakak sempat bingung karena kekurangan APD, khususnya face shield,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Lalu, dia diminta untuk membuat face shield. “Saya minta contoh barang, lalu saya buat sendiri,” imbuhnya,

Setelah jadi, dia malah terinpirasi untuk membuat banyak face shield dan dibagikan secara gratis. Khususnya kepada tenaga kesehatan. “Apalagi banyak tenaga medis yang menggunakan helm sebagai APD,” ucapnya. Jadi, dia termotivasi untuk memproduksi banyak face shield.

“Nah, awalnya saya pakai dana mandiri, lalu keliling membagikan alat itu ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit,” papar pria yang akrab disapa Agung tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penuh semangat, Agung memotongi satu per satu plastik berukuran tebal dengan menggunakan alat pemotong kertas. Matanya lihai dalam mengukur potongan plastik tersebut. Tak terasa, dia sudah memotong puluhan plastik dengan ukuran serupa.

“Plastik ini, saya gunakan sebagai alat pelindung diri (APD) face shield,” tutur Agung Dwi Susilo.

“Saya terinspirasi membuat face shield dari kakak,” ujar warga yang mengontrak di Perumahan Tegal Besar Residence Blok C9, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, itu.

Dia menjelaskan bahwa kakaknya adalah seorang perawat di salah satu rumah sakit di Jember. “Nah, kakak sempat bingung karena kekurangan APD, khususnya face shield,” ungkap mahasiswa Manajemen Unmuh angkatan 2016 tersebut.

Lalu, dia diminta untuk membuat face shield. “Saya minta contoh barang, lalu saya buat sendiri,” imbuhnya,

Setelah jadi, dia malah terinpirasi untuk membuat banyak face shield dan dibagikan secara gratis. Khususnya kepada tenaga kesehatan. “Apalagi banyak tenaga medis yang menggunakan helm sebagai APD,” ucapnya. Jadi, dia termotivasi untuk memproduksi banyak face shield.

“Nah, awalnya saya pakai dana mandiri, lalu keliling membagikan alat itu ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit,” papar pria yang akrab disapa Agung tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/